There is No FAIL

Bismillah…

FAIL sebuah kata yang mungkin sempat hadir ketika keinginan tak sejalan dengan harapan…

Sering kita diingatkan untuk bangkit dan terus bergerak ketika sedang berada dalam zona FAIL

Saya pun pernah mengalaminya…

Dahulu di suatu masa, ketika sedang meletup-letup semangat untuk melanjutkan kuliah…

Beragam upaya dilakukan untuk mendapat beasiswa… Mulai dari mengumpulkan berbagai informasi tempat kuliah yang memberikan beasiswa baik di dalam dan luar negeri… Mengikuti berbagai tahapan untuk apply jurusan yang diminati dan terkadang mengikuti seminar tentang melanjutkan studi dengan beasiswa…

Setahap demi setahap persyaratan untuk melanjutkan studi pun mulai dilengkapi… Mulai dari syarat sertifikat bahasa menggunakan tes TOEFL ITP hingga berulang kali karena mengandalkan belajar otodidak… Membuat essai tentang diri sendiri dan rencana studi hingga meminta rekomendasi dari dosen pembimbing skripsi…

Awal mula terjun menjadi pejuang beasiswa, saya coba untuk mengikuti seleksi pada sebuah kampus di negeri Taiwan. Berbekal informasi dari kakak kelas, saya pun mengirimkan aplikasi… Alhamdulillah.. saya diterima di kampus tersebut… Namun karena 1 dan lain hal saya tak dapat mengambil kesempatan tersebut…

Bagaimana perasaan saya saat itu ? 

Campur aduk, sedih sekaligus bahagia.. Sedih karena tak dapat melanjutkan studi di kampus yang diidam-idamkan namun ada rasa bahagia, karena saya menjadi salah seorang yang diterima dari beratus pelamar…

FAIL

mungkin itu yang orang lihat…

Tapi bagi saya, itu adalah titik tolak untuk lebih bersungguh-sungguh…

If you fail, never give up because F.A.I.L. means First Attempt In Learning. End is not the end, if fact E.N.D. means Effort Never Dies. If you get No as an answer, remember N.O. means Next Opportunity –Abdul Kalam

Setelah beberapa saat, saya pun mulai mencari celah untuk dapat melanjutkan studi. Berbekal googling dan bertanya.. Saya mengusahakan untuk melamar S2 dalam negeri yang memiliki program beasiswa, afiliasi DAAD. Sebuah jurusan yang mengharuskan berbahasa inggris sebagai bahasa pengantarnya. Gelar yang diraih pun berupa gelar luar dan dalam negeri.. Padahal kuliahnya di Salemba… Menggiurkan… Tahapan seleksinya begitu ketat, tak hanya tes administrasi, tes tulis dan wawacara pun dilakukan… Wawancara yang bikin keringetan sepanjang sesi. Berasa sedang sidang… Tiga orang interviewer menggunakan bahasa inggris… Bertanya mulai dari pengalaman riset, aktivitas sehari-hari, cara mengatasi masalah ketika studi hingga rencana 5 tahun pasca lulus pun ditanyakan… What a complete session ! Sesi wawancara pun usai, agak pesimis dengan hasilnya tapi berpasrah hanya kepadaNya.. Toh selama dalam sesi itu, saya merasa sudah memberikan jawaban sebaik yang bisa saya lakukan, walau sempat agak terbata-bata dan menggunakan mixed language hihi

Satu bulan telah berlalu, dan penantian pengumuman aplikasi di kampus yang luar biasa itu pun siap diakses.. Komat-kamit berdoa sebelum melihat akun resminya.. Dan tadaaa… alhamdulillah lolos. Rasa senang seketika penuhi qalbu.. Segera kabari mama dan bapak… Itu yang ada di benak saya… Pada malam harinya, kami pun berdiskusi.. Tahun itu bertepatan dengan adik bungsu yang juga tengah menyiapkan diri untuk registrasi studi S1 di UNPAD. Saya sampaikan mengenai adanya celah mendapat beasiswa dari kampus.. Namun untuk jelasnya, saya perlu ke Jakarta… Menghadap ke bagian administrasi prodi dan ketua jurusan… Keesokan harinya, saya memberanikan diri sendiri untuk menemui mereka… Mengkonfirmasi mengenai beasiswa.. Setelah berbincang.. ternyata beasiswa itu bisa diberikan di semester 3…. Bukan di awal semester… Glek.. terbayang wajah adik yang juga tengah membutuhkan biaya bersamaan… Apalagi registrasi awal S2 di kampus ini memerlukan dana sekitar 27 juta… dan adik saya memerlukan sekitar 16 juta… Padahal bapak saya baru pensiun dan ibu seorang guru… Tak kuasa air mata menetes saat mendengar penjelasan tersebut. Pihak kampus menawarkan untuk menunda studi 1 tahun, untuk mencari beasiswa… Saya pun berusaha optimis dengan mengiyakan untuk menunda studi… Setelah sepakat dengan pihak kampus, saya pun berusaha lebih keras untuk mencari beasiswa… Tahun itu beasiswa LPDP perdana hadir, saya pun tertarik untuk melamar. Namun setelah mencari informasi lengkapnya mereka tidak mendanai bidang kesehatan…. Belum rezeki, itulah yang ada dalam benak saya. Kesempatan untuk melanjutkan studi pun terasa gagal alias FAIL di masa itu…

Putus asa ?

Tentu tidak… Sambil berusaha mendapatkan informasi mengenai beasiswa lanjutan, saya pun bekerja… Sayang rasanya jika waktu terbuang begitu saja dan larut dalam kesedihan… Pekerjaan dan aktivitas yang dijalani ini secara perlahan membuka jalan untuk menghidupkan kembali mimpi melanjutkan studi. Ya, di awal tahun 2015 saya mendapatkan informasi mengenai beasiswa LPDP untuk bidang kesehatan… Sebuah angin segar…. Namun persyaratan yang dulu siap, seiring berjalannya waktu menjadi kadaluarsa… Artinya saya harus memulai dari awal kembali… Menyiapkan sertifikat TOEFL ITP dengan skor yang telah ditentukan bukanlah hal yang mudah… Saya mengikuti hingga 3x tes loh… Meluangkan waktu di antara aktivitas bekerja untuk belajar bahasa inggris online itu merupakan ujian tersendiri… Ujian kesabaran dan ketekunan…. Mengumpulkan berbagai dokumen sebagai syarat awal beasiswa LPDP merupakan sebuah catatan perjalanan tersendiri… Pengalaman perdana mengikuti seleksi LPDP dan alhamdulillah lolos sebagai awardee. Berpadu dengan para awardee lain saat Persiapan Keberangkatan (PK-47) bersama kelompok BIMA adalah momen berharga…

There is No FAIL

There is No FAIL… Insya allah… Ketika diri yakin dengan kemampuan diri sendiri dan allah swt. Itulah yang saya rasakan dan alami…

So, saat sahabat berada dalam kondisi yang dianggap sebagai zona FAIL, segera bangkit…

F.A.I.L. means First Attempt In Learning. End is not the end, if fact E.N.D. means Effort Never Dies 

Bagaimana dengan pengalamanmu, Sobat ?

 

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day92

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Bismillah…
Olahraga merupakan salah satu kebutuhan manusia pada setiap fase kehidupan. Tak terkecuali ibu hamil dan menyusui. Namun, faktanya tidak sedikit Ibu menyusui yang tidak mau berolahraga karena berbagai alasan. Alasan utama yang diungkapkan adalah kekhawatiran akan ASInya. Ada yang beranggapan berolahraga dapat mempengaruhi komposisi ASI & rasa ASI. Sehingga khawatir bayi akan menolak menyusu.

Penelitian-penelitian laktasi terkini membuktikan bahwa olahraga ringan hingga sedang tidak mempengaruhi komposisi ASI. American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan bahwa olahraga sedang meningkatkan kesehatan jantung tanpa memengaruhi kadar antibody Immunoglobulin A (IgA), protein laktoferin dan enzim lysozyme dalam ASI. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga sedang yang dilakukan oleh Ibu menyusui tidak akan mempengaruhi :
• Produksi ASI
• Faktor imunitas dalam ASI yaitu antibody IgA (Immunoglobulin A), protein Laktoferin dan enzim lysozyme
• Mineral dalam ASI seperti kalsium, phosphor, magnesium, potassium dan sodium
• Zat gizi utama dalam ASI yaitu lemak, protein dan laktosa
• pH ASI.

Lalu, Apa manfaat berolahraga bagi Ibu menyusui ?
• Meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung
• Meningkatkan kesehatan mental, mengurangi stress dan mencegah depresi
• Menjaga berat badan (Tujuan Ibu berolahraga sebaiknya bukan untuk menurunkan berat badan secara drastis karena dikhawatirkan Ibu cenderung akan melakukan olahraga berat)
• Meningkatkan kekuatan tulang dan otot
• Memberi contoh hidup sehat sedini mungkin kepada anak-anak dan keluarga.

Kapan Ibu boleh mulai berolahraga pasca melahirkan?
American College of Obstetricins and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa Ibu dapat memulai berolahraga ringan bertahap ketika Ibu merasa pulih. Umumnya 6 minggu pasca persalinan dan diperiksa terlebih dahulu kondisi fisik Ibu. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil penilaian kesiapan tubuh Ibu.

Jika selama kehamilan rutin berolahraga dan melahirkan secara persalinan normal (per vaginal) tanpa komplikasi maka Ibu dapat mulai berolahraga ringan seperti peregangan dan jalan kaki jarak pendek beberapa hari setelah persalinan. Ketika Ibu makin pulih dan kuat maka Ibu dapat mulai meningkatkan low impact aerobic seperti jalan kaki dengan jarak bertahap lebih jauh.

Apabila Ibu melahirkan melalui SC (Sectio Caesarea) tunggu sekitar 6 minggu) hingga luka operasi pulih, tapi… bukan berarti Ibu hanya berbaring dan tidak melakukan aktivitas ya…. Jalan kaki secara perlahan sangat dianjurkan agar mempercepat pemulihan dan mencegah penggumpalan darah dan komplikasi pasca SC lainnya. Sendi dan jaringan ikat di tubuh Ibu pasca persalinan akan lebih kendur hingga 3 – 5 bulan pasca persalinan, oleh karena itu Ibu perlu berhati-hati bila berolahraga jangan sampai terbentur dan terjatuh ya…

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Sumber gambar disini

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui :
1. Susui bayi atau perah ASI sebelum Ibu berolahraga terutama olahraga high impact seperti berlari. Hal ini dapat mengurangi ketidaknyamanan karena payudara penuh dan juga bayi sudah terpenuhi kebutuhan menyusunya
2. Gunakan bra yang dapat menyangga payudara dengan baik dan nyaman. Beberapa Ibu mengenakan dobel bra yaitu bra untuk menyusui lalu di luarnya bra untuk olahraga (sport bra). Kenakan breast pad/bantalan payudara supaya mencegah ASI merembes saat Ibu berolahraga
3. Pastikan cukup minum selama dan setelah berolahraga. Biasakan membawa botol minum yang mudah diraih ketika berolahraga untuk cegah dehidrasi
4. Setelah berolahraga keringkan badan terutama payudara. Kemudian mandilah, bayi tidak menyukai badan dan payudara Ibu yang berkeringat dan akan terasa asin🙂
5. Lakukan olahraga secara perlahan dan bertahap, aturlah intensitasnya. Seiring meningkatnya intensitas olahraga, pastikan tidak sampai membuat Ibu kelelahan. Ibu dapat melakukan latihan aerobik ringan-sedang seperti jalan kaki, berenang selama 45 menit per hari, 5x seminggu. Department of Health and Human Services dan WHO merekomendasikan durasi olahraga paling tidak 150 menit per minggu
6. Libatkan bayi dalam berolahraga. Lakukan olahraga bersama dengan anak dan bayi ketika melakukan peregangan, senam, berjalan kaki dan lain-lain
7. Stop olahraga jika Ibu merasakan nyeri dan segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan terdekat.

Jadi tak perlu ragu untuk berolahraga saat menyusui ya… Semoga tulisan ini bermanfaat dan Para Ibu menyusui semangat untuk berolahraga…. Bagaimana dengan pengalaman berolahraga Ibu saat menyusui ? 

@nurlienda

Happy Breastfeeding, Stay Fit and Keep Healthy

#ODOPfor99days

#day91

 

Referensi :

Disadur dari Fatimah Berliana Monik-Konselor Laktasi

https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/exercise-and-breastfeeding

http://kellymom.com/bf/can-i-breastfeed/lifestyle/mom-exercise/

 

Cara Mudah Miliki Tabungan Emas Pegadaian

Bismillah
Emas merupakan salah satu bentuk investasi yang sedang digemari. Saya pribadi ingin dimiliki sedari dulu. Dalam benak saya jika ingin memiliki emas setidaknya dengan membeli secara langsung mulai dari 5 gram. Tentunya jumlah uang yang harus disiapkan pun cukup besar untuk berinvestasi emas. Sehingga saya menunda keinginan untuk memiliki emas…

Pucuk dicinta ulam pun tiba

Sebuah pepatah yang pas dengan kondisi saya saat itu.
Mengapa? Karena pada tanggal 14 Mei 2016, saya berkesempatan mengikuti #RoadBlog10cities di Bandung. Pegadaian menjadi salah satu pengisinya loh… Mereka menjelaskan Pegadaian Tabungan Emas. Layanan penjualan dan pembelian emas dengan fasilitas titipan. Saya baru tau kalau di Pegadaian ternyata bisa menabung emas hehehe… Selama ini kita mengenal pegadaian identik dengan urusan “gadai”, tempat yang diandalkan ketika seseorang dalam keadaan terdesak membutuhkan sejumlah dana tunai. Faktanya kita bisa menabung emas mulai 5 ribuan saja..

Bagaimana cara miliki Tabungan Emas Pegadaian ?
Ada 3 cara mudah miliki Tabungan Emas Pegadaian yaitu :
1. Datang ke Kantor Cabang Pegadaian hanya dengan membawa identitas diri (KTP/ SIM/ Passpor) yang masih berlaku.
2. Mengisi formulir pembukaan rekening serta membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5.000,- dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp. 30.000,-. Adapun rincian biaya transaksi :

3. Proses pembelian emas dapat dilakukan dengan kelipatan 0.01 gram atau senilai Rp. 5.550,- (5000an) untuk tanggal hari ini (17 Mei 2016). Jika ingin membeli 1 gram, maka harganya adalah Rp. 555.000,- . Saldo minimal rekening adalah 0.1 gram, cukup ringan kan🙂

Bagaimana, Mudah kan? Yuk mulai sisihkan uang jajan untuk menambah saldo tabungan emas.
Selagi muda tapi tabungannya dong… Tabungan Emas!

Bagaimana jika butuh dana tunai ?
Pencairan emasnya mudah, saldo titipan emas kita bisa dijual kembali (buyback) ke Pegadaian dengan minimal penjualan 1 gram. Kita menerima uang tunai sebesar Rp. 538.000,- untuk tanggal 17-05-2016.
Jika ingin memiliki fisik emas batangan, Kita dapat melakukan order cetak dengan pilihan keping (5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram) dengan membayar biaya cetak sesuai dengan kepingan yang dipilih.

Perlu diketahui bahwa transaksi penjualan emas kepada Pegadaian dan pencetakan emas batangan, saat ini hanya dapat dilayani di Kantor Cabang tempat pembukaan rekening dengan menunjukan Buku Tabungan dan identitas diri yang asli ya…

Pencerahan Tabungan Emas Pegadaian ini membuat diri ingin segera memilikinya..
Tak perlu repot untuk datang ke kantor cabang Pegadaian, ada booth khusus untuk membuka rekening tabungan emas pegadaian. Olala.. Senangnya…
Saya pun membawa identitas diri untuk langsung ke boothnya ketika coffee break.
Petugasnya ramah dan saya mendapat voucher 50.000 rupiah, alhamdulillah.
Saya diminta mengisi formulir pembukaan rekening…

pegadaian tabungan emas, formulir

Sambil mengisi formulir, Petugas Pegadaian dengan sigap mengcopy KTP saya. Saat formulir lengkap terisi, KTP pun dikembalikan. Saya diminta mengambil Buku Tabungan Emas Pegadaian di Kantor Cabang Pungkur dalam 2-3 hari yang akan datang.

Tak perlu menunggu hingga 3 hari. Pagi ini, tepatnya tanggal 17 Mei 2015 saya mendapat sms yang mengabarkan bahwa Buku Tabungan Emas Pegadaian saya sudah bisa diambil.

Tabungan Emas Pegadaian, konfirmasi Buku Tabungan

Sekitar jam 10 pagi, saya mendatangi kantor cabang Pegadaian di Jalan Pungkur. Kantor Cabang ini memiliki Galeri 24 Jam juga loh… Waw, layanan yang memanjakan ya…

Tabungan Emas Pegadaian di Kantor Cabang Jalan Pungkur Bandung

Kantor Cabang Pegadaian di Jalan Pungkur no 125, Bandung

Tak perlu menunggu lama, saya pun menemui customer servicenya. Dengan hangat beliau menyapa dan menanyakan keperluan saya. Saya sampaikan ingin mengambil buku tabungan emas yang telah diinfokan sebelumnya. Beliau pun mengecek tabungan saya diantara tumpukan buku tabungan yang siap diambil si Empunya🙂

Tabungan Emas Pegadaian, Buku Tabungan Emas

Tadaaa, inilah penampakan Buku Tabungan Emas Pegadaiannya. Saya pun diminta untuk mengecek identitas yang tertera, apakah benar atau perlu koreksi. Alhamdulillah tak salah ketik nama, clear

Tabungan Emas Pegadaian

Setelah itu, saya ingin menabung sebesar 100 ribu rupiah. Petugas Customer Service dengan cekatan memasukkan data ke dalam komputernya. Dalam hitungan detik, setoran sudah tercetak🙂

Tabungan Emas Pegadaian, Tampilan Isi Buku Rekening

Hohoho, ternyata begini tampilan Tabungan Emas Pegadaian… Lumayanlah untuk awalan, setidaknya sudah punya tabungan emas seberat 0.18 gram. Siapa tau besok-lusa akan menyusul gram-gram lainnya. Yuk, buka Tabungan Emas Pegadaian dari sekarang dan mulai sisihkan pendapatan bulanan kita biar saldo emasnya terus bertambah. Mau ajak teman, tetangga dan saudara untuk gabung juga bisa…

Jika penasaran dengan layanan Pegadaian yang tak hanya gadai, silahkan akses situsnya disini.  Mau info lebih banyak seputar wirausaha, emas, investasi, keuangan dan berbagai inspirasi bisa mampir ke #SahabatPegadaian 

4 Cara Latihan Mindfullness for Writing

Bismillah
Setiap hari kita dibekali waktu yang sama, 24 jam.
Namun pernahkah merasa tak cukup atas waktu yang kita punya ?
Atau merasa kurang fokus ketika melakukan sesuatu ?
Rencananya mengerjakan A, tapi ketika melakukan A malah terpikirkan aktivitas B, C atau F sekaligus…
Hal ini tentunya membuat diri tak nyaman, kurang fokus dan bahkan terkadang jadi terasa hampa.

Lalu, bagaimanakah cara agar kita bisa melakukan sesuatu dengan tepat ?
Lakukanlah aktivitas dengan mindfulness. Termasuk ketika menulis…
Apa sih mindfulness itu ?
Mindful berarti kondisi pikiran menyadari penuh yang terjadi sekarang.
Self-control jadi salah satu manfaat dari berlatih mindfulness.
Pengendalian emosi dengan baik berarti mempraktekkan mindfulness.
Mindfulness melatih diri untuk tidak terlalu khawatir akan masa depan. Toh masa depan belum pasti terjadi seperti apa, masih misteri. Dengan bekal kondisi seperti ini, maka perencanaan akan masa depan lebih matang, keputusan yang diambil lebih tepat.

Praktisi-praktisi mindfulness di bidang bisnis mendulang kesuksesan karena strategi dan perencanaan yang kreatif dan tepat sasaran. Mindfulness melatih diri bukan untuk berinovasi (cepat), tapi lebih ke kaizen (perlahan tapi pasti). Tujuan jangka panjang dibreakdown sedetail mungkin sampai aneh jika tidak mampu melakukannya. Misal: tujuan jangka panjang – menulis buku 500 halaman.
Dibreakdown tujuan jangka pendek – menulis satu kalimat setiap jam.
Tak perlu terlalu cemas akan tujuan jangka panjang, fokus yang ada di sini-kini dulu saja.

4 Cara Latihan Mindfullness for Writing

Agar lebih terbiasa, berikut 4 Cara Latihan Mindfulness for Writing :
1. Breathe
Berlatih mindfulness diawali dengan menyadari napas. Bernafas dengan tenang tak terburu-buru dan relax sejenak, lalu bertahap menjadi menyadari pikiran sendiri dan lingkungan sekitar.

2. Focus
Setiap manusia, semua, punya waktu 1 hari 24 jam. Kegiatan yang ingin dilakukan dalam 1 hari berdurasi lebih dari 24 jam. Jadi solusinya adalah kurangi kegiatan, kurangi keinginan.

Saat menulis 1 hal dan muncul gangguan, apapun itu, berhenti sejenak, sadari penuh hal itu, lalu lepaskan, tak perlu dilayani. Jika memang berkaitan dengan ide, bisa kita tuliskan keywordsnya di note, lalu balik ke tulisan yang menjadi fokus. Tak perlu takut kalau ide yang datang, godaan yang menggiurkan tidak segera ditindaklanjuti.

Pentingkah manajemen waktu agar fokus ?

Manajemen waktu berdampak baik kalau dilandasi kesadaran penuh, benar-benar paham mengapa harus seperti itu. Akan menjadi berdampak negatif kalau melakukannya dengan dilandasi ketakutan.
Dengan kesadaran penuh biasanya malah menjadi tidak bermalas-malasan.
Kita bisa meluaskan cakupan fokus dan kesadaran.
Tapi…. perlu latihan mindfulness dengan tekun dan sabar. Perlu waktu…

3. Simple
Menulis itu sederhana. Sampaikan apa yang kita ingin sampaikan, rasakan dan kita inginkan. Tak perlu membandingkan dengan orang lain. Tak perlu sibuk dengan penilaian orang lain. Perbaikan itu keharusan namun bukanlah beban. Nikmati proses dalam menulis. Hayati dan kaji apa yang tengah berkecamuk di pikiran.. Dan luapkan dengan kata-kata sederhana…

4. Practicing
Berlatih dan terus berlatih. Latihlah untuk tidak menunda menulis.
Awalilah dengan mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan kepada diri kita masing-masing,
“Mengapa kamu menulis?”
Jawaban dari pertanyaan ini menjadi langkah awal dan bekal untuk tidak menunda menulis.
Pertanyaan dan jawaban, “Mengapa kamu menulis?”
lebih penting daripada
“Apa yang akan kamu tulis?”
Jawabannya diingat setiap kali menunda menulis.
Biasanya membantu supaya tidak menunda menulis.

Mengapa kamu menulis sebagai awal, masih banyak langkah yang saya lakukan supaya tak menunda menulis-Adjie Silarus

#Jleb

Sebuah quote yang tepat sasaran. Ya, saya sering kali menunda menulis. Semoga bahasan artikel ini menjadi tonggak untuk membebaskan diri dari menunda-nunda tulisan… Semangat para #ODOPers🙂

#ODOPfor99days

#day90

@nurlienda

3 Alasan Mematikan Gadget Sebelum Tidur

Bismillah
Gadget merupakan salah satu benda yang membersamai kita hampir sepanjang hari. Mulai dari pagi hari hingga menjelang tidur. Sebagian dari kita bahkan masih menggunakan gadget ketika berada di tempat tidur. Namun, apakah menggunakan gadget sebelum tidur atau bahkan tertidur ketika menggunakannya memiliki dampak terhadap kesehatan ? Mari kita simak selengkapnya pada kesempatan ini.

Kenapa gadget harus dimatikan sebelum tidur ?
#1. Kualitas tidur terganggu

Jika kita masih asyik bergadget di tempat tidur, maka waktu untuk mendapatkan tidur yang berkualitas pun berkurang. Mata dan otak yang terpapar gadget itu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa terpejam loh… Padahal “cukup tidur” bukan diartikan dengan berapa lama waktu yang dihabiskan di tempat tidur, melainkan kualitas tidur yang didapat.

3 alasan mematikan gadget sebelum tidur

#2. Badan “terasa” kurang fit ketika bangun tidur

Penggunaan gadget sebelum tidur membuat otak bekerja lebih keras. Dengan membuka gadget untuk memeriksa pesan setidaknya ia akan mengecek pesan yang belum terjawab. Berdasarkan penelitian, seseorang biasanya memiliki kebiasaan menulis pesan teks lebih dari 85 pesan dalam sehari, dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan smartphone loh… Waktu bergulir tak terasa ketika kita membuka pesan instan, apalagi dengan grup-grup chatting yang penuh dengan informasi. Tanpa disadari, waktu tidur jadi berkurang dan masih memikirkan sesuatu hingga terkadang terbawa ke alam mimpi. Jika ini dibiarkan, maka akan berdampak pada tubuh. Badan “terasa” kurang fit ketika bangun tidur

#3. Beresiko memiliki perasaan tidak tenang

Membaca status tak berkenan, tulisan atau tayangan yang tak layak kadang kita temukan saat bergadget. Jika hal ini dilakukan menjelang tidur maka akan beresiko memiliki perasaan tidak tenang. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi loh..

Lalu, bagaimana cara mengatasinya ?

Yuk matikan semua perangkat elektronik atau gadget setidaknya 2 jam sebelum waktu tidur. Cahaya biru dari perangkat tersebut mengurangi produksi melatonin.

alasan mematikan gadget sebelum tidur, animasi

Yuk bijak dalam menggunakan teknologi seperti gadget yang kita miliki. Biasakanlah menjalankan gaya hidup sehat dan gizi seimbang setiap hari🙂

Bagaimana denganmu, Sudahkan mematikan gadget sebelum tidur ?

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day89

Arti Hari Pendidikan Nasional

Bismillah…

Hari ini, tanggal 2 Mei merupakan Hari Pendidikan Nasional. Sebuah hari yang mengingatkan kita akan tonggak pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hadjar Dewantara. Dengan slogannya “Ing ngarso sung tolodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani” yang memiliki arti di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan. Sebuah slogan yang utuh dan mencerminkan tenaga pendidik maupun pendidikan itu sendiri, saya rasa.

Apa sih pendidikan itu ?
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan yang ditransfer dari satu generasi ke generasi. Itu merupakan definisi pendidikan dari wikipedia. Pendidikan bukan persiapan untuk hidup, pendidikan adalah hidup itu sendiri…

Lalu, apa arti pendidikan bagi kita ?

Pendidikan adalah senjata yang paling ampuh yang bisa Anda gunakan untuk mengubah dunia-Nelson Mandela

Education is not just a tradition, but the meaning of education is a measure of progress of the nations !
Bagiku, pendidikan adalah pintu gerbang untukmenjalani kehidupan. Ia adalah sarana untuk memahami diri, memiliki cita dan juga tujuan yang hendak dicapai. Bersyukurlah kawan, jika kita telah mengenyam pendidikan yang memadai. Begitu banyak orang yang tak dapat memiliki kesempatan emas itu. Dan perlu diingat, hasil pendidikan yang terbaik bukanlah gelar tetapi sejauh mana ilmumu memberi manfaat. Sebuah pesan mendalam dari Jamil Azzaini.

arti hari pendidikan nasional

Jika saat ini, kita tengah berada dalam lautan ilmu bernama jenjang pendidikan atau sedang mengusahakan pendidikan. Cuplikan tulisan Pak Anies ini perlu diresapi dan dimaknai :

Lampu belajar masih menemani. Buku masih terbuka. Berjam-jam duduk di meja belajar. Mata terus membaca, tangan mencatat di buku tulis. Di kamar yang mungil, jauh dari kampung halaman.
Ribuan, bahkan ratusan ribu anak muda tinggalkan kampung halaman, jauh dari Ibu, Ayah, dan saudara mereka. Kampung halaman yang penuh kenangan masa kecil itu mereka tinggalkan untuk satu tujuan: pendidikan.

Semua pasti masih ingat saat keluarga mengantarkan, melepas bersekolah jauh. Kristal butiran air mata Ibu saat melepas anak berangkat seakan cermin jernihnya cinta. Anak adalah cinta berbalut harapan. Ibu melepaskan anak untuk merantau jauh demi pendidikan yang lebih baik; melepaskannya dengan cinta, mengalunginya dengan harapan, dan menyematkannya doa tanpa akhir.

Buat anak-anak muda yang sedang di rantau, jauh dari Ibu, Ayah dan saudara, pada malam menjelang Hari Pendidikan ini, saya ucapkan selamat berjuang, selamat belajar.
Rute perjalanan yang kalian tempuh adalah rute yang telah mengantarkan jutaan anak muda negeri ini meraih kehidupan yang lebih baik. Jaga stamina!

Yakinlah bahwa pendidikan akan bisa mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik. Pendidikan jadi tangga untuk menuju cita-cita, menuju harapan. Tiap hari satu anak tangga dilewati.

Anak muda memang seharusnya pilih jalan mendaki. Jalan berat penuh tantangan tapi bisa mengantarkan ke puncak. Jadikan perpisahan dengan keluarga itu sebagai awal perjumpaan dengan cita-cita.

Pada tiap lembar bacaan, ada doa Ibu dan Ayah. Pada tiap karya tulis dan pekerjaan dari guru atau dosen, ada harapan dari Ibu dan Ayah. Mereka mungkin tidak tahu satu per satu yang dikerjakan anaknya, tapi mereka tak pernah berhenti hibahkan semua yang mereka miliki untuk kebaikan dan kebahagiaan anak mereka.

Teruslah belajar. Jangan biarkan waktu bergulir tanpa makna. Buka hari dengan cerahnya mata hati, dan tutup hari dengan tuntasnya asupan ilmu dan pengetahuan baru.
Janjilah kepada Ibu dan Ayah, suatu hari nanti mereka akan melihat anak mereka pulang membawa ilmu, membawa makna dan menjawab semua doa dengan melampaui harapan Ibu dan Ayah mereka. Izinkan mereka kelak menyongsongmu dengan rasa bangga dan syukur. Doa tulusnya dijawab oleh keberhasilan anaknya.

Selamat Hari Pendidikan, selamat memasuki Bulan Pendidikan, selamat meneruskan belajar, dan selamat melampaui cita-cita!

Salam,

Anies Baswedan
Cilandak, 1 Mei 2016, 23.07

Karena kekayaan terbesar sebuah bangsa adalah manusianya bukan sumber daya alamnya-Anies Baswedan

Sebuah penyemangat disaat diri merasa lemah dan lelah. Laa haula wala quwwata illa billah, Let’s break the limits!

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day86

10 Model Cinta Keluarga Bahagia

Bismillah…

Cinta merupakan rasa yang allah swt anugerahkan kepada semua makhlukNya. Rasa cinta setiap makhluk tercermin dari apa yang ia lakukan, diucapkan, maupun yang dilantunkan dalam qalbu. Namun sebenarnya, adakah model-model dalam cinta itu ? Impian semua orang ingin menjadi keluarga bahagia. Tapi, Bagaimanakah cara membentuk keluarga bahagia ? Hmmm, berbagai pikiran hinggap di kepala, membayangkan berbagai kemungkinannya…. Alhamdulillah, saya menemukan jawabannya melalui ustadzah Haneen. Beliau menyampaikan 10 model cinta keluarga bahagia :

10 model cinta keluarga bahagia

#1. Cinta yang memaafkan

Setiap orang memiliki khilaf dan kesalahan, tak ada yang sempurna. Cinta yang memaafkan menjadi pembuka hambatan dan menghilangkan hambatan dalam berkasih sayang. Jika ada yang terputus karena kesalahan, ia memaafkan dan menyambungkannya kembali. Hingga terjalinlah rasa cinta yang seutuhnya tanpa terselubung dendam maupun kebencian,

#2. Cinta yang merayakan

Mensyukuri apa yang dimiliki merupakan bukti nyata dari cinta yang merayakan. Saling merayakan atas kebersamaan dengan hal sederhana pun bisa dilakukan misalnya dapat makan bersama dan sebagainya… Tak perlu merayakan hanya pada momen-momen tertentu namun bisa dilakukan setiap hari… Karena sesungguhnya, bersyukur merupakan keran pembuka rezeki dan kebahagiaan…

#3. Cinta yang mendukung

Senantiasa mendukung hal-hal baik yang dilakukan pasangan, baik suami maupun istri. Bagi suami, kehormatan merupakan segalanya sedangkan bagi istri, hati merupakan dasar dalam penilaian🙂

#4. Cinta yang always listening always understanding

Bukan iklan loh ya… Pahami bahasa tubuh, non-verbal yang diberikan oleh pasangan kita. Jadilah pendengar yang baik sehingga kita bisa memahami apa yang tengah ia rasakan dan hadapi. Dan berusahalah memahaminya melalui sudut pandang pasangan kita pula, jangan hanya menggunakan sudut pandang kita-nantinya seperti menggunakan kaca mata kuda, tak luwes dalam memandang sesuatu

#5. Cinta yang menjauhkan dari prahara

Jika kita dihadapkan dalam diskusi yang bisa memancing prahara, stop. Mengalahlah dan diskusikan kembali ketika sudah tenang… Jangan bicara ketika sedang emosi karena malah akan mengeluarkan kata maupun tindakan yang bisa menyakitkan. Saat salah satu dari anggota keluarga tengah berada dalam kesulitan, bantulah. Jangan membuat gesekan kecil, yang menjadi bumbu dalam kehidupan berumah tangga, menjadi sesuatu yang membesar karena ketidaksabaran dalam merespons maupun bertutur kata.

#6. Cinta yang harmoni dan selaras

Suami dan istri diciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain. Jika yang satu dilanda kesedihan, hiburlah. Jika yang satu tengah kesal, bantulah untuk meredakan kekesalannya. Membangun harmoni dan selaras dalam visi, aksi dan mimpi merupakan fondasi keluarga bahagia

#7. Cinta yang membantunya dalam urusan agama

Mulailah dari diri sendiri untuk memperbaiki diri dalam urusan agama, meningkatkan kualitas dalam beribadah dan kehidupan spiritual lainnya. Mintalah kepada Sang Penggenggam hati dan janganlah bergantung pada manusia, karena bisa kecewa jika tak sesuai dengan harapan🙂

#8. Cinta yang penuhi segala kebutuhan

Kebutuhan ini bersifat fisik maupun non-fisik. Penuhilah kebutuhannya masing-masing. Karena keluarga bahagia itu memiliki setidaknya 3 elemen dasar, sakinah : nyaman, tenang dan relax berada di dalamnya; mawaddah yaitu bentuk cinta di masa senang dan warahmah yakni bentuk cinta di masa sulit

#9. Cinta yang selalu menemukan sisi baik

Cinta yang agung dan hakiki ketika kita dapat menemukan sisi baik seseorang dalam kondisi apapun

#10. Cinta yang komunikatif

Jadilah pasangan dengan sistem komunikasi yang hangat dan terbuka satu sama lain. Be elegant not emotional 🙂

Yuk kita bangun keluarga bahagia dengan 10 model cinta

Apabila seorang wanita sholat 5 waktu, berpuasa di bulan ramadan, menjaga kemaluannya dari yang haram dan menaati suaminya niscaya akan dikatakan padanya : ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau’-Hadist riwayat Ahmad

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day85