4 November

​Bismillah…

Hari ini sejumlah orang tengah melakukan aksi damai di jakarta…

Ada apa dengan aksi damai 4 november ?

Tiada sesuatu pun yang terjadi di muka bumi ini, cuma muncul secara kebetulan.

Tiada yang kebetulan. Semua terjadi atas kehendak-Nya.

Bukan uang yang menyatukan umat Islam untuk hadir bersama ke Ibukota Jakarta. Bukan karena satu aliran atau satu golongan, yang telah menggerakkan kaki-kaki kaum Muslimin itu bergerak menuju ibukota.

Bukan karena partai, bukan masalah politik, bukan karena masalah ketidaksukaan pada orang lain, bukan cuma karena seruan, bukan pula karena sekadar kepatuhan pada ulama…

Namun semua karena Allah yang telah menggerakkan…

4 Nov bukan terjadi secara kebetulan.

Semoga ini menjadi pertanda, sebuah moment… Bahwa Islam hadir ke negeri ini untuk menjadi rahmat bagi semesta alam, bagi Indonesia Raya.

4 Nov menjadi bukti, bahwa kami tak rela ayat-ayat suci kami dinistakan untuk kepentingan kekuasaan. Semoga akan ada keadilan yang ditegakkan.

#4nov #jakarta #aksidamai

Untaian kata Andy Sukma Lubis

Ya, segala sesuatu atas kehendakNya…

Kami yang tidak ikut hanya dapat mendukung lewat untaian kata dan doa..

Semoga setiap langkah, peluh dan juga pengorbanan waktu dan finansial, allah swt ganti dengan yang lebih baik…

Semoga apa-apa yang sahabat lakukan mendapat respon positif dan menjadi tonggak persatuan.. 

Karena atas izinNya…

4 November menjadi hari yang tak akan terlupakan…

#JumatBerkah

Ya Allah masukkan kami dalam golongan pejuang Mu meski kami berjuang dengan cara yang kami mampu. 

Dan hari ini aku sedang tidak bersama saudara-saudaraku yang turun kejalan. 

Teriring doa untuk saudara-saudaraku di jalan, semoga Allah memberkahi perjuangan kita dan melindungi antum semua agar senantiasa dalan kebaikan…

Solusi Atasi Masalah Gizi Anak

Bismillah
Indonesia masih mengalami permasalahan beban ganda gizi di semua kelompok umur. Beban ganda ini maksudnya adalah di satu sisi masih banyak yang mengalami masalah kekurangan gizi dan di sisi lain terdapat pula yang kelebihan gizi sehingga mengalami masalah kegemukan…

Rantai masalah gizi bermula dari balita, usia sekolah hingga remaja, mereka mengalami berbagai masalah gizi seperti anemia, kurang gizi dan juga obesitas. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013, sebanyak 19,6% anak balita masih mengalami kekurangan gizi, 37,3% anak balita mengalami pendek (stunting), dan sekitar 20% usia di atas 18 tahun mengalami kegemukan.

solusi-atasi-masalah-gizi-anak-stunting

Faktor-faktor yang menyebabkan masalah gizi ganda di Indonesia:
1. Rendahnya pengetahuan terkait gizi dan kesehatan
2. Kurangnya konsumsi vitamin dan mineral yang bersumber dari sayur dan buah-buahan
Hasil Riskesdas 2010 memperlihatkan 93,5% penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun kurang mengonsumsi buah dan sayur. Artinya, hanya 6,5% penduduk yang cukup mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu, Laporan Survei Diet Total (SDT) 2015 menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia hanya mencapai 57,1 gram dan 33,5 gram per orang dalam satu hari.
3. Keamanan pangan terutama pangan jajanan anak sekolah.

Pentingkah mengatasi masalah gizi anak ?
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan 50% kematian bayi disebabkan masalah gizi. Jadi jangan anggap sepele ya…

Lalu, Bagaimana Solusi Atasi Masalah Gizi Anak ? 
1. Konsumsi sayur, buah, dan pangan hewani yang berkualitas;

2. Sanitasi lingkungan yang memadai;

3. Pola hidup sehat yang dijalankan oleh seluruh anggota keluarga;

4. Aktivitas fisik yang rutin dan mencukupi kebutuhan harian;

5. Pantau berat badan setiap bulan.

@nurlienda

#ODOPfor99days
#day59

Mengenal Nutricosmetic

Bismillah…

Kecantikan adalah hal yang ingin digapai banyak wanita. Berbagai cara dan banyak uang rela dikeluarkan untuk meraih kecantikan. Berbagai produk diklaim membantu meraih kecantikan. Produk herbal, aneka teh, ekstrak buah dan sayur, fitosterol dan kolagen menjadi produk dengan pasar terbesar. Mari kita cermati penjelasan berikut :

Mengenal Nutricosmetic

Sumber : The Nutricosmetics Market: A Global Health & Wellness Megatrend

Untuk jelasnya, mari kita pahami terlebih dahulu, Apakah nutricosmetic itu ?

Nutricosmetics adalah makanan yang memiliki efek kepada kecantikan. Nutricosmetics sekarang banyak dipasarkan dalam bentuk suplemen. Lalu, Perlukah mengonsumsi nutricosmetics? Jika kita menerapkan prinsip gizi seimbang, maka sebenarnya tidak perlu untuk mengonsumsi suplemen nutricosmetic loh… Pada kenyataannya, saat ini agak sulit untuk menerapkan diet seimbang, sehingga nutricosmetics sekarang banyak sekali dikonsumsi oleh orang-orang. Coba deh cek orang di sekitar kita, adakah yang mengonsumsi nutricosmetics ?

Jenis-jenis nutricosmetics 

1. Karotenoid

Salah satu contoh nutricosmetics yang paling terkenal. Adapun jenis karotenoid seperti lycopene, beta karoten, dan lutein. Karotenoid bekerja sebagai antioksidan di dalam tubuh. Karotenoid juga berfungsi melindungi kulit terhadap radiasi cahaya intensif. Karotenoid bekerja lebih efektif apabila dikombinasikan dengan alfa tokoferol atau vitamin C.

2. Isoflavon

Zat yang terkandung dalam kedelai ini terbukti dapat mencegah kulit mengalami penuaan dini.

3. Kolagen

4. Cocoa polyphenol (epicatechin) dan derivat teh hijau

Berguna untuk densitas kulit.

5. Ekstrak buah dan sayur

Terbukti dapat meningkatkan mikrosirkulasi oksigen dan juga meningkatkan hidrasi dan densitas kulit loh…

Yuk konsumsi minimal 3 porsi sayur dan 2 porsi buah setiap hari…. Sehingga makanan tak hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk kecantikan…

 

Referensi :

E-jurnal BIMGI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia)

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day66

 

10 Karakter Pengusaha Sukses

Bismillah…

Menjadi pengusaha sukses adalah keinginan banyak orang yang berada di sekitar kita. Waktu yang lebih fleksibel dengan penghasilan yang menggiurkan menjadi alasan untuk menggapai status pengusaha sukses. Lalu, bagaimanakah cara jadi pengusaha sukses ? Berikut 10 karakter yang melekat pada pengusaha sukses :

1. Memiliki motivasi tinggi

Ketika memiliki motivasi yang kuat, apapun tantangan dan rintangannya maka ia akan berdiri kokoh mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

2. Memiliki intuisi bisnis

Intuisi itu bukan hanya berhubungan dengan bakat, akan tetapi dapat diasah dan dipertajam. Cara paling ampuh untuk mengasah intuisi bisnis adalah dengan cara belajar pada ahlinya dengan sistem mentoring, ikuti kelas-kelas bisnis, seminar atau trainingnya atau minimal dengan baca bukunya. Selain itu terjun langsung dalam dunia bisnis akan menumbuhkan intuisi bisnis secara perlahan tapi pasti loh…

3. Memiliki visi yang jelas

Visi merupakan bahan bakar melesat dalam dunia bisnis. Ketika memiliki visi jangka pendek dan jangka panjang, maka langkahnya akan lebih mudah, lebih terarah dan lebih bersemangat untuk berkecimpung di dalamnya. Memiliki visi yang jelas menjadi bekal untuk memiliki kemampuan melihat apa yang tidak dapat dilihat orang lain.

4. Inovator

Berkreasi dan mencoba hal yang baru adalah cara untuk menumbuhkan ide-ide inovasi. Prinsip ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) dapat diterapkan untuk peroleh berbagai masukan dan ide segar untuk wujudkan produk dan jasa yang dibutuhkan pasar.

5. Tidak cepat puas

Sebuah rasa yang perlu ditanamkan sejak awal. Mempunyai rasa syukur atas apa yang telah diperoleh itu harus. Namun jangan cepat puas.. Karena merasa cepat puas akan berujung pada zona nyaman, hambat pengembangan diri dan bisnis itu sendiri…. Menahan rasa puas jangka pendek akan lahirkan kesuksesan jangka panjang, insya allah

6. Risk taker

10-karakter-pengusaha-sukses

Berani mengambil risiko, semakin besar risiko yang diambil maka peluang raih kesuksesan akan semakin lebar dan lapang…

7. Determined

Mantapkan hati dan diri serta miliki bulat tekad dan bertawakallah. Seperti yang allah swt perintahkan dalam firmanNya : “Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.”

(QS Ali Imron ayat 159-160)

8. Persistant 

Sifat yang perlu kita pupuk dan asah yakni gigih, pantang menyerah dan tidak lemah.

9. Problem solver

Jadilah penyelesai masalah yakni jadilah solusi untuk para konsumen kita, maka bisnis yang dirintis akan tumbuh dengan kokoh dan berkelanjutan…

10. Pembelajar

Seorang yang ingin sukses, perlu menjadi pribadi pembelajar. Berusaha untuk terus mencari ilmu di sekitarnya.. Pantang merasa cukup, karena pada hakikatnya mencari ilmu itu tiada batas expirednya, kecuali di liang lahat….

Let’s becoming an entrepreneur,
Start with a little experience today…

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day58

#ODOPfor99days Putaran Kedua

Bismillah…

#OneDayOnePost sebuah wadah menulis yang menantang untuk diri sendiri… Setelah belajar untuk konsisten menulis selama 33 hari di etape pertama, berikut cuplikan #ODOPfor99days etape kedua :

#day70 Kegemukan dan 7 Cara Diet Sehat & Cepat Berhasil 
#day69 Makna Hari Kesehatan SeDunia Bagi Kita 
#day68 Membuat Boneka Jari bersama Nenek 
#day67 7 Tips Gizi Pranikah untuk Wanita 
#day66 Nutricosmetic  *

#day65 Cerita dibalik berhijab praktis 
#day64 5 Mitos Makanan Peningkat Kesuburan 
#day63 Berbagi itu Menyenangkan dan NAGIH loh
#day62 Membuat Boneka Jari bersama Nenek
#day61 Yuk Siapkan Gizi Pranikah 

#day60 Bahagia itu Sederhana
#day59 Solusi atasi Masalah Gizi Anak  *
#day58 10 Karakter Pengusaha Sukses
#day57 Happy Blogging 
#day56 Pengalaman Terlibat di Kelas Inspirasi Bandung 4 

#day55 Mengenal Serat Lebih Dekat 
#day54 EdukASI Kepada Para Penyintas Banjir Bandung Selatan Bagian 2 
#day53 EdukASI Kepada Para Penyintas Banjir Bandung Selatan
#day52 Yuk Lindungi Bayi dan Anak dalam Kondisi Darurat 
#day51 Memahami Tipe Keluarga

#day50 #ODOPfor99days Kompetisi Melawan Diri Sendiri
#day49 Belajar memahami diri
#day48 Ini dia cara membuat kue menggunakan penanak nasi
#day47 Pengantar Diet Menurunkan berat badan dengan Diet REST
#day46 Memaknai sederhana tapi bermakna

#day45 Cara Memaksimalkan Waktu
#day44 Menulis itu Seni
#day43 #ODOPfor99days Putaran Pertama 
#day42 Haruskah cantik untuk mencintai dan dicintai ? 
#day41 Apa makna International Women Days ? 

#day40 Yuk Sambut Gerhana Matahari 
#day39 Stay Away from Hedonic Treadmill
#day38 Belajar Menjadi Relawan, Niat Baik Saja Cukupkah? 
#day37 97 Days Goes to Ramadan 
#day36 Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun yang Menyenangkan 
#day35 99 Days Goes to Ramadan 
#day34 Apa Hakikat Hidup Untukmu ? 

odopfor99days-putaran-kedua

Dan episode yang tertinggal..

Wait ya….
#day99
#day98
#day97
#day96
#day95 Karena kematian adalah sebuah kepastian
#day94
#day93 4 Jenis Makanan Wajib Saat Sahur
#day92 There is No FAIL 
#day91 7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui 

#day90 4 Cara Latihan Mindfullness for Writing 
#day89 3 Alasan Mematikan Gadget Sebelum Tidur
#day88
#day87
#day86 Arti Hari Pendidikan Nasional 

#day85 10 Model Cinta Keluarga Bahagia 
#day84
#day83 8 Kunci Utama dalam Menulis 
#day82
#day81 3 Aturan Menjadi Penulis Bagi Pemula 

A great ideas, How To Solve The Biggest Problems With Nutrition

#day80 7 Langkah Nyata pada Hari Bumi 
#day79 Mocaf vs terigu bagian kedua
#day78
#day77
#day76 Why We Love Nutrition (And You Should, Too!)

#day75
#day74
#day73
#day72 Cara Brainstorming Online untuk Hasilkan Banyak Ide 
#day71 3 Tips Gizi Pranikah untuk Pria 

If i waited till i felt like writing, I’d never write at all-Anne Tyler

@nurlienda

There is No FAIL

Bismillah…

FAIL sebuah kata yang mungkin sempat hadir ketika keinginan tak sejalan dengan harapan…

Sering kita diingatkan untuk bangkit dan terus bergerak ketika sedang berada dalam zona FAIL

Saya pun pernah mengalaminya…

Dahulu di suatu masa, ketika sedang meletup-letup semangat untuk melanjutkan kuliah…

Beragam upaya dilakukan untuk mendapat beasiswa… Mulai dari mengumpulkan berbagai informasi tempat kuliah yang memberikan beasiswa baik di dalam dan luar negeri… Mengikuti berbagai tahapan untuk apply jurusan yang diminati dan terkadang mengikuti seminar tentang melanjutkan studi dengan beasiswa…

Setahap demi setahap persyaratan untuk melanjutkan studi pun mulai dilengkapi… Mulai dari syarat sertifikat bahasa menggunakan tes TOEFL ITP hingga berulang kali karena mengandalkan belajar otodidak… Membuat essai tentang diri sendiri dan rencana studi hingga meminta rekomendasi dari dosen pembimbing skripsi…

Awal mula terjun menjadi pejuang beasiswa, saya coba untuk mengikuti seleksi pada sebuah kampus di negeri Taiwan. Berbekal informasi dari kakak kelas, saya pun mengirimkan aplikasi… Alhamdulillah.. saya diterima di kampus tersebut… Namun karena 1 dan lain hal saya tak dapat mengambil kesempatan tersebut…

Bagaimana perasaan saya saat itu ? 

Campur aduk, sedih sekaligus bahagia.. Sedih karena tak dapat melanjutkan studi di kampus yang diidam-idamkan namun ada rasa bahagia, karena saya menjadi salah seorang yang diterima dari beratus pelamar…

FAIL

mungkin itu yang orang lihat…

Tapi bagi saya, itu adalah titik tolak untuk lebih bersungguh-sungguh…

If you fail, never give up because F.A.I.L. means First Attempt In Learning. End is not the end, if fact E.N.D. means Effort Never Dies. If you get No as an answer, remember N.O. means Next Opportunity –Abdul Kalam

Setelah beberapa saat, saya pun mulai mencari celah untuk dapat melanjutkan studi. Berbekal googling dan bertanya.. Saya mengusahakan untuk melamar S2 dalam negeri yang memiliki program beasiswa, afiliasi DAAD. Sebuah jurusan yang mengharuskan berbahasa inggris sebagai bahasa pengantarnya. Gelar yang diraih pun berupa gelar luar dan dalam negeri.. Padahal kuliahnya di Salemba… Menggiurkan… Tahapan seleksinya begitu ketat, tak hanya tes administrasi, tes tulis dan wawacara pun dilakukan… Wawancara yang bikin keringetan sepanjang sesi. Berasa sedang sidang… Tiga orang interviewer menggunakan bahasa inggris… Bertanya mulai dari pengalaman riset, aktivitas sehari-hari, cara mengatasi masalah ketika studi hingga rencana 5 tahun pasca lulus pun ditanyakan… What a complete session ! Sesi wawancara pun usai, agak pesimis dengan hasilnya tapi berpasrah hanya kepadaNya.. Toh selama dalam sesi itu, saya merasa sudah memberikan jawaban sebaik yang bisa saya lakukan, walau sempat agak terbata-bata dan menggunakan mixed language hihi

Satu bulan telah berlalu, dan penantian pengumuman aplikasi di kampus yang luar biasa itu pun siap diakses.. Komat-kamit berdoa sebelum melihat akun resminya.. Dan tadaaa… alhamdulillah lolos. Rasa senang seketika penuhi qalbu.. Segera kabari mama dan bapak… Itu yang ada di benak saya… Pada malam harinya, kami pun berdiskusi.. Tahun itu bertepatan dengan adik bungsu yang juga tengah menyiapkan diri untuk registrasi studi S1 di UNPAD. Saya sampaikan mengenai adanya celah mendapat beasiswa dari kampus.. Namun untuk jelasnya, saya perlu ke Jakarta… Menghadap ke bagian administrasi prodi dan ketua jurusan… Keesokan harinya, saya memberanikan diri sendiri untuk menemui mereka… Mengkonfirmasi mengenai beasiswa.. Setelah berbincang.. ternyata beasiswa itu bisa diberikan di semester 3…. Bukan di awal semester… Glek.. terbayang wajah adik yang juga tengah membutuhkan biaya bersamaan… Apalagi registrasi awal S2 di kampus ini memerlukan dana sekitar 27 juta… dan adik saya memerlukan sekitar 16 juta… Padahal bapak saya baru pensiun dan ibu seorang guru… Tak kuasa air mata menetes saat mendengar penjelasan tersebut. Pihak kampus menawarkan untuk menunda studi 1 tahun, untuk mencari beasiswa… Saya pun berusaha optimis dengan mengiyakan untuk menunda studi… Setelah sepakat dengan pihak kampus, saya pun berusaha lebih keras untuk mencari beasiswa… Tahun itu beasiswa LPDP perdana hadir, saya pun tertarik untuk melamar. Namun setelah mencari informasi lengkapnya mereka tidak mendanai bidang kesehatan…. Belum rezeki, itulah yang ada dalam benak saya. Kesempatan untuk melanjutkan studi pun terasa gagal alias FAIL di masa itu…

Putus asa ?

Tentu tidak… Sambil berusaha mendapatkan informasi mengenai beasiswa lanjutan, saya pun bekerja… Sayang rasanya jika waktu terbuang begitu saja dan larut dalam kesedihan… Pekerjaan dan aktivitas yang dijalani ini secara perlahan membuka jalan untuk menghidupkan kembali mimpi melanjutkan studi. Ya, di awal tahun 2015 saya mendapatkan informasi mengenai beasiswa LPDP untuk bidang kesehatan… Sebuah angin segar…. Namun persyaratan yang dulu siap, seiring berjalannya waktu menjadi kadaluarsa… Artinya saya harus memulai dari awal kembali… Menyiapkan sertifikat TOEFL ITP dengan skor yang telah ditentukan bukanlah hal yang mudah… Saya mengikuti hingga 3x tes loh… Meluangkan waktu di antara aktivitas bekerja untuk belajar bahasa inggris online itu merupakan ujian tersendiri… Ujian kesabaran dan ketekunan…. Mengumpulkan berbagai dokumen sebagai syarat awal beasiswa LPDP merupakan sebuah catatan perjalanan tersendiri… Pengalaman perdana mengikuti seleksi LPDP dan alhamdulillah lolos sebagai awardee. Berpadu dengan para awardee lain saat Persiapan Keberangkatan (PK-47) bersama kelompok BIMA adalah momen berharga…

There is No FAIL

There is No FAIL… Insya allah… Ketika diri yakin dengan kemampuan diri sendiri dan allah swt. Itulah yang saya rasakan dan alami…

So, saat sahabat berada dalam kondisi yang dianggap sebagai zona FAIL, segera bangkit…

F.A.I.L. means First Attempt In Learning. End is not the end, if fact E.N.D. means Effort Never Dies 

Bagaimana dengan pengalamanmu, Sobat ?

 

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day92

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Bismillah…
Olahraga merupakan salah satu kebutuhan manusia pada setiap fase kehidupan. Tak terkecuali ibu hamil dan menyusui. Namun, faktanya tidak sedikit Ibu menyusui yang tidak mau berolahraga karena berbagai alasan. Alasan utama yang diungkapkan adalah kekhawatiran akan ASInya. Ada yang beranggapan berolahraga dapat mempengaruhi komposisi ASI & rasa ASI. Sehingga khawatir bayi akan menolak menyusu.

Penelitian-penelitian laktasi terkini membuktikan bahwa olahraga ringan hingga sedang tidak mempengaruhi komposisi ASI. American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan bahwa olahraga sedang meningkatkan kesehatan jantung tanpa memengaruhi kadar antibody Immunoglobulin A (IgA), protein laktoferin dan enzim lysozyme dalam ASI. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga sedang yang dilakukan oleh Ibu menyusui tidak akan mempengaruhi :
• Produksi ASI
• Faktor imunitas dalam ASI yaitu antibody IgA (Immunoglobulin A), protein Laktoferin dan enzim lysozyme
• Mineral dalam ASI seperti kalsium, phosphor, magnesium, potassium dan sodium
• Zat gizi utama dalam ASI yaitu lemak, protein dan laktosa
• pH ASI.

Lalu, Apa manfaat berolahraga bagi Ibu menyusui ?
• Meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung
• Meningkatkan kesehatan mental, mengurangi stress dan mencegah depresi
• Menjaga berat badan (Tujuan Ibu berolahraga sebaiknya bukan untuk menurunkan berat badan secara drastis karena dikhawatirkan Ibu cenderung akan melakukan olahraga berat)
• Meningkatkan kekuatan tulang dan otot
• Memberi contoh hidup sehat sedini mungkin kepada anak-anak dan keluarga.

Kapan Ibu boleh mulai berolahraga pasca melahirkan?
American College of Obstetricins and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa Ibu dapat memulai berolahraga ringan bertahap ketika Ibu merasa pulih. Umumnya 6 minggu pasca persalinan dan diperiksa terlebih dahulu kondisi fisik Ibu. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil penilaian kesiapan tubuh Ibu.

Jika selama kehamilan rutin berolahraga dan melahirkan secara persalinan normal (per vaginal) tanpa komplikasi maka Ibu dapat mulai berolahraga ringan seperti peregangan dan jalan kaki jarak pendek beberapa hari setelah persalinan. Ketika Ibu makin pulih dan kuat maka Ibu dapat mulai meningkatkan low impact aerobic seperti jalan kaki dengan jarak bertahap lebih jauh.

Apabila Ibu melahirkan melalui SC (Sectio Caesarea) tunggu sekitar 6 minggu) hingga luka operasi pulih, tapi… bukan berarti Ibu hanya berbaring dan tidak melakukan aktivitas ya…. Jalan kaki secara perlahan sangat dianjurkan agar mempercepat pemulihan dan mencegah penggumpalan darah dan komplikasi pasca SC lainnya. Sendi dan jaringan ikat di tubuh Ibu pasca persalinan akan lebih kendur hingga 3 – 5 bulan pasca persalinan, oleh karena itu Ibu perlu berhati-hati bila berolahraga jangan sampai terbentur dan terjatuh ya…

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Sumber gambar disini

7 Tips Olahraga Untuk Ibu Menyusui :
1. Susui bayi atau perah ASI sebelum Ibu berolahraga terutama olahraga high impact seperti berlari. Hal ini dapat mengurangi ketidaknyamanan karena payudara penuh dan juga bayi sudah terpenuhi kebutuhan menyusunya
2. Gunakan bra yang dapat menyangga payudara dengan baik dan nyaman. Beberapa Ibu mengenakan dobel bra yaitu bra untuk menyusui lalu di luarnya bra untuk olahraga (sport bra). Kenakan breast pad/bantalan payudara supaya mencegah ASI merembes saat Ibu berolahraga
3. Pastikan cukup minum selama dan setelah berolahraga. Biasakan membawa botol minum yang mudah diraih ketika berolahraga untuk cegah dehidrasi
4. Setelah berolahraga keringkan badan terutama payudara. Kemudian mandilah, bayi tidak menyukai badan dan payudara Ibu yang berkeringat dan akan terasa asin🙂
5. Lakukan olahraga secara perlahan dan bertahap, aturlah intensitasnya. Seiring meningkatnya intensitas olahraga, pastikan tidak sampai membuat Ibu kelelahan. Ibu dapat melakukan latihan aerobik ringan-sedang seperti jalan kaki, berenang selama 45 menit per hari, 5x seminggu. Department of Health and Human Services dan WHO merekomendasikan durasi olahraga paling tidak 150 menit per minggu
6. Libatkan bayi dalam berolahraga. Lakukan olahraga bersama dengan anak dan bayi ketika melakukan peregangan, senam, berjalan kaki dan lain-lain
7. Stop olahraga jika Ibu merasakan nyeri dan segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan terdekat.

Jadi tak perlu ragu untuk berolahraga saat menyusui ya… Semoga tulisan ini bermanfaat dan Para Ibu menyusui semangat untuk berolahraga…. Bagaimana dengan pengalaman berolahraga Ibu saat menyusui ? 

@nurlienda

Happy Breastfeeding, Stay Fit and Keep Healthy

#ODOPfor99days

#day91

 

Referensi :

Disadur dari Fatimah Berliana Monik-Konselor Laktasi

https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/exercise-and-breastfeeding

http://kellymom.com/bf/can-i-breastfeed/lifestyle/mom-exercise/