PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG INDONESIA

Bismillah…

PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG, Apaan tuh?

Kenal istilah 4 Sehat 5 Sempurna ?

Pasti kenal, tapi istilah ini sudah lama tidak gunakan lagi. Indonesia kini menggunakan Pedoman Umum Gizi Seimbang untuk menyiapkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia menghadapi tantangan kelebihan gizi. Sebenarnya pedoman umum gizi seimbang ini merupakan pengembangan dari konsep 4 sehat 5 sempurna. Apa sih perbedaannya?

Prinsip 4 sehat 5 sempurna menyamaratakan kebutuhan gizi semua orang yang berusia di atas 2 tahun. Sedangkan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) berprinsip, tiap golongan usia, status, kesehatan dan aktivitas fisik memerlukan PUGS berbeda yang sesuai.

Menurut Prof.Soekirman, ahli gizi sekaligus guru besar dari Institut Pertanian Bogor (IPB), bila pola makan kita hanya berdasarkan pada susunan makanan yang terdiri dari 4 kelompok tanpa mempertimbangkan apakah jenis zat gizinya sesuai dengan kebutuhan, maka pola makan itu dianggap tidak sehat.

Isi dari 13 Pesan Umum Gizi Seimbang :

1. Makanlah aneka ragam makanan,

yaitu makanan sumber zat tenaga (karbohidrat), zat pembangun (protein), serta zat pengatur (vitamin dan mineral).

2. Makanlah makanan untuk memenuhi kebutuhan energi.

Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari tiga sumber utama, yaitu karbohidrat, protein dan lemak. 1 gram karbohidrat akan menghasilkan 4 kcal energi, 1 gram protein akan menghasilkan 4 kcal energi, sedangkan 1 gram lemak akan menghasilkan 9 kcal energi. Sumber energi dari lemak merupaka sumber terbesar dan ini yang sering tidak kita sadari ..

3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi.

WHO (1990) menganjurkan agar 55 – 75% konsumsi energi total berasal dari karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, mie dsb (lihat gambar tumpeng gizi untuk lengkapnya ^^) dan paling banyak hanya 10% berasal dari gula sederhana.

4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi.

Mengkonsumsi lemak hewani secara berlebihan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantung koroner.

5. Gunakan garam beriodium untuk mencegah timbulnya Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI).

GAKI dapat menghambat perkembangan tingkat kecerdasan anak, penyakit gondok, dan kretin (kerdil). Dianjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram (1 sendok teh) per hari untuk mencegah penyakit darah tinggi dan cardiovaskular lainnya.

6. Makanlah makanan sumber zat besi untuk mencegah anemia.

Sumber yang baik adalah sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, hati, telur dan daging. Tapi utamanya dari lauk hewani. Why? Karena zat besi dalam lauk hewani dalam bentuk heme (diserap 5x lebih tinggi daripada nonheme).

7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai berumur 6 bulan.

Pemberian ASI secara eksklusif ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Setelah itu perlu diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Info lengkap tunggu artikel slanjutnya ya…

8. Biasakan makan pagi (sarapan)

untuk memelihara ketahanan fisik dan meningkatkan produktivitas kerja. Jangan bilang lagi diet (ngurusin badan) buat alasan ngga sarapan, karena penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidak sarapan justru meningkatkan suatu hormon yang memicu pertambahan berat badan. Ditambah lagi tidak makan pagi memberi efek “kelaparan” sehingga makan siang jadi double size, ‘tul ngga?

9. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya,

yaitu minimal 2 liter atau setara dengan 8 gelas setiap harinya, agar proses faali dalam tubuh dapat berlangsung dengan lancar dan seimbang.

10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur

untuk mencapai berat badan normal dan mengimbangi konsumsi energi yang berlebihan. Olahraga teratur ini meliputi durasi yakni lebih dari 30 menit dan frekuensi yakni minimal 3x per minggu.

Olahraga bisa dimulai dari jalan cepat, jogging, bersepeda, senam dsb. Jika anda pemula, durasi dan frekuensinya bisa ditingkatkan secara bertahap, lihat kondisi Anda, Anda bisa memulainya dengan berolahraga 1x/ minggu @ 15 menit dan ditingkatkan secara bertahap, ringankan? Gak perlu jadi atlet kok klo pengen sehat, Tapi jika Anda berbakat, Why not? ^^

11. Hindari minum minuman beralkohol.

Anda yang suka minum minuman beralkohol, ingat bahwa liver (hati) Anda itu beresiko terkena kanker!

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan,

yaitu bebas dari cemaran bahan kimia dan mikroba berbahaya, yang dapat menyebabkan sakit. Waspadalah dalam memilih makanan, apalagi makanan jajanan anak; perhatikan warnanya, apabila terlalu ngejreng, bisa jadi pewarna yang digunakan bukan pewarna makanan.

Jangan mudah kepincut makanan hanya dari warna, rasa dan penampilannya, Anda harus lebih selektif…

13. Bacalah label pada makanan yang dikemas,

untuk mengetahui komposisi bahan penyusun (ingridient), komposisi gizi, serta tanggal kadaluarsa. Bagi yang ingin tahu apa saja yang dikonsumsi oleh anak Anda, coba perhatikan kandungan snack yang dimakannya. Anda paham Monosodium Glutamat alias MSG kan? Too much of it, kecerdasan anak Anda bisa menurun.

Untuk ingredient yang sama, Anda yang darah tinggi juga mesti hati-hati. Sodium = natrium. Anda ingat rumus kimia garam dapur kan? Benar, Nacl atau Natrium Chlorida. Sifat natrium atau sodium ini adalah menyerap / mengikat air. Apabila jaringan Anda tinggi natrium, air akan terserap ke jaringan; air dalam pembuluh darah berkurang, darah semakin kental. Inilah faktor dominan darah tinggi. Jadi, buat Anda yang diet rendah garam, si natrium ini perlu dikurangi; termasuk yang ada pada makanan instan dan makanan awetan, penyedap rasa, kecap, saus, sambal kemasan dan keju. Hati-hati ya, Jangan terjebak rasa maupun nafsu sesaat ^^.

Beberapa singkatan yang lazim digunakan dalam label antara lain :

– MD = makanan yang dibuat di dalam negeri

– ML = makanan luar negeri (import)

– Exp = tanggal kadaluarsa, artinya batas waktu makanan tersebut masih layak dikonsumsi. Sesudah tanggal tersebut, makanan tidak layak dikonsumsi

– SNI = Standard Nasional Indonesia, yakni keterangan bahwa mutu makanan telah sesuai dengan persyaratan

– SP = Sertifikat Penyuluhan.

Nah, itulah PUGS-nya Indonesia. Sekarang udah kenal kan? Sekarang waktunya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari…. Untuk Pedoman Gizi Seimbang yang terbaru disini

Wallahu’alam Bishawab,

@nurlienda

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s