Hijab Day?

Bismillah,

Akhir 2005,

Ekspedisi Jejak Rasul, kegiatan perdana outdoor bernuansa islami yang kental. Sebuah titik tolak akan pencitraan diri dan perkenalan awal mengenai hijab…

Pertengahan 2006,

Sebuah keputusan besar untuk menggunakan hijab…

Setelah berbulan-bulan mencari asal muasal dan makna hakiki dari hijab, Keinginan untuk menutup aurat (Hidayah-red) itu datang, dalam muhasabah panjang dan berbagai pemikiran2.. Berdiskusi dengan keluarga dan teman yang lebih dulu menggunakan hijab menambah spirit untuk menggunakannya, alhamdulillah…

Juli 2006

First time use hijab to school, a lil bit difficult but i’m happy to use it.

A lot of myfriends asking me, why i using it…

When i said myreason, they just say that they will have hijab in their soul for now, and it’s enough…

Padahal menurutku… Hijab TAK SEKEDAR HIJAB HATI.

Sebuah Kisah Tentang Hijab Tak Sekedar Hijab Hati :

Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah. Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya, Ia tak mau berjilbab. Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab :  ”Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab. ”

Sudah banyak orang menanyakan maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama. Hingga di suatu malam. Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas dipinggir taman.

Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya. Ia tak sendiri. Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat bersih seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

“Assalamu’alaikum, saudariku….” “Wa’alaikum salam. Selamat datang saudariku”

“Terima kasih. Apakah ini surga?”

Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga”

“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini. ”

Wanita itu tersenyum lagi ”Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku ?”

“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah. ” “Alhamdulillah..”

Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka.

Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di Taman mulai memasukinya satu-persatu.

“Ayo kita ikuti mereka” kata wanita itu setengah berlari.

“Apa di balik pintu itu?” Katanya sambil mengikuti wanita itu

“Tentu saja surga saudariku” larinya semakin cepat

“Tunggu..tunggu aku..” dia berlari namun tetap tertinggal

Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenyum kepadanya. Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak :  “Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu ringan ?”

“Sama dengan engkau saudariku.” jawab wanita itu sambil tersenyum

Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu :

 “Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan ?”

Wanita itu menatapnya dan tersenyum. Lalu berkata “Apakah kau tak memperhatikan dirimu, apa yang membedakan dengan diriku?”

Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.

 “Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke Surga-NYa tanpa jilbab menutup auratmu ?”

Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata : ”Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati.”

Ia tertegun.. lalu terbangun.. beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat malam. Menangis dan menyesali perkataanya dulu.. berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.

Hijab bukanlah hanya sekedar kewajiban… Seperti yang terkandung dalam Quran Surat Al-Ahzab ayat 59 yang artinya : “Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang”.

Ia merupakan sarana yang Allah swt berikan untuk menghargai dan melindungi wanita…

History of International Hijab Solidarity Day merupakan momentum untuk mengkaji niatan dan tujuan kita berhijab.. Semoga kian istiqamah dalam menjalankan perintahNya dalam menutup aurat ya…

Jika ingin mengetahui ketentuan penggunaan hijab berdasarkan syariat disini

Wallahu’alam Bishawab

@nurlienda

Advertisements

One thought on “Hijab Day?

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s