Yuk Cek Label Makanan di Sekitar Kita

Bismillah,

makanan kalengan tinggi kandungan natrium

Makanan kemasan semakin banyak yang datang dan membanjiri produk makanan. Mereka hadir dengan cara yang menarik  untuk membuat makanan lebih murah, lebih nyaman untuk mengkonsumsi, dan lezat. Dengan bahan yang tidak familiar, minim gizi….. Konsumen pun kebanyakan kurang paham atas apa yang akan mereka konsumsi….

Bila Anda tidak mengerti apa yang Anda konsumsi, Anda mempertaruhkan kesehatan Anda. Misalnya: tidak mengetahui isi snack yang menyatakan “50 kalori per porsi” berarti Anda harus menggandakan porsi untuk mengetahui jumlah kalori, bukan berarti bahwa “per porsi” berarti “per ukuran, ada ukuran snack yang isinya 2-3 porsi loh”.

Dengan meningkatnya asupan makanan rata-rata, demikian juga persepsi pada apa yang berarti ukuran saji. Hal ini mengejutkan banyak orang  tentang  1 ukuran saji adalah satu, ternyata sekitar dua atau tiga porsi dalam kenyataan!

Kemampuan untuk membaca label makanan adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menentukant pilihan makanan yang baik. Ini merinci jumlah dan jenis zat gizi dalam makanan per porsi. Label makanan  memiliki beberapa istilah yaitu :

1. Ukuran saji

Amerika memiliki portion size yang jelas lengkap beserta jumlah gizi per porsi. Jika Anda mengikuti ukuran saji, Anda memperoleh jumlah nutrisi pada produk negara-negara yang memiliki label dalam hitungan “per porsi”.

Misalnya, jika Anda membaca “satu porsi sama dengan 5 buah keripik kentang”,  dan mengandung 50 kalori per porsi, makan 5 buah keripik kentang akan memberi Anda 50 kalori. Makan 10 buah keripik kentang akan memberikan Anda 100 kalori, dan sebagainya. Jika kemasan tsb mengatakan bahwa isinya mengandung 5 porsi, Anda akan mengkonsumsi 50 kalori  dikalikan dengan 5 untuk mengetahui jumlah total kalori yang telah dikonsumsi.

2. Informasi Nilai Gizi

Nilai gizi biasanya didasarkan pada jumlah makanan sehari-hari  (biasanya berdasarkan diet 2.000 atau 2.500 kalori). Kebanyakan di Indonesia menerapkan 2.000 kalori. Untuk memahami berapa besar pemenuhan kebutuhan nutrisi Anda berdasarkan makanan yang dikonsumsi, kita anggap sesuai dengan  2.000 kalori. Jika Anda membeli sesuatu yang berbeda dari diet 2.000 kalori, membagi jumlah sebesar 2.000 dan Anda akan menemukan nilai harian dalam bentuk persentase untuk memenuhi gizi. Anda menemukannya dalam Informasi Nilai Gizi pada makanan kemasan.

Contoh:

Informasi Nilai Gizi biasanya terdapat di bagian samping atau bagian belakang kemasan.

3. Bahan yang terkandung dalam makanan

Semua produk kemasan seharusnya mencantumkan daftar semua item yang digunakan dalam produk tersebut. Daftar ini biasanya dimulai dengan bahan yang paling banyak digunakan, dan turun ke dalam bahan yang paling sedikit digunakan dalam produk tersebut. Dari sini Anda bisa memilah, apakah bahan ini menggunakan pewarna, perasa, pengawet, pengemulsi, dan bahan tambahan makanan (BTM) lainnya. Bijaklah dalam memilihnya.. semakin banyak Anda mengkonsumsi BTM, maka semakin bayak unsur kimia yang dimasukkan ke tubuh Anda, penguraiaanya lama bahkan ada beberapa yang tidak bisa dicerna ditubuh dan ini akan mengakibatkan efek samping apabila Anda mengkonsumsi dalam jumlah besar maupun sedikit tapi dengan frekuensi yang sering, sehingga melewati batas aman tubuh…

Penting: Perhatikan Takaran Saji

Memperhatikan takaran saji sangatlah penting. Makanan yang memiliki nilai total 500 kkal tetapi pada bagian takaran saji (atau Serving Size) untuk 5 saji, berarti produk tersebut dapat dimakan 5 kali dengan jumlah kalori tiap kali makan adalah 100 kalori. Hal ini tentunya akan berbeda seandainya jumlah total kalori 500 kkal tetapi untuk 2 kali serving. Biasanya hal ini perlu diperhatikan untuk makanan seperti biskuit, chips, jus dalam kemasan besar, permen, dan sebagainya. Be careful and let’s eat smart.

Memahami label makanan adalah hal yang sangat baik untuk belajar dan melakukan. Ini penting untuk menjaga tubuh Anda, dengan memperhatikan apa yang Anda konsumsi, dan pintar memilih sehingga Anda akan tetap sehat. Sekali Anda memahami cara membaca label makanan, Anda memiliki kekuatan untuk mengurus diri sendiri.

Memang, membaca label makanan bisa sangat membosankan dan membingungkan. Namun demikian, setelah Anda memahami itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperhatikan pola makan Anda karena Anda sudah bisa mengontrol jumlah makanan yang Anda lakukan.

Yuk memilih dengan bijak dan cerdas, untuk hidup lebih sehat…

Wallahu’alam, Semoga bermanfaat…..

@nurlienda

Referensi :
1. Journal of the American Dietetic Association 99 (1): 45–53 (1999)
2. Journal of the American Dietetic Association 110 (7): 1094–1097 (2010).

Advertisements

7 thoughts on “Yuk Cek Label Makanan di Sekitar Kita

  1. Pingback: Manis yang Menyesatkan, Asin dan Lemak yang Bikin Ketagihan Bagian 2 | Family Nutrition

  2. Pingback: Yuk Cermati Label Makanan | Family Nutrition

  3. Pingback: 5 Tips Cerdas Membaca Label Makanan | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s