Thanks for All of Your Kindness

Bismillah…

(Tuhan) Yang Maha Pemurah, Yang telah mengajarkan Al quran, Dia menciptakan manusia,

Mengajarnya pandai berbicara, Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan,

Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya,

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu,

Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu…

Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk- (Nya)

di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang…

Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan…

Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu…

antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing

(QS. 55: 1-20)

Sesuai namanya Ar Rahman ( Yang Maha Pengasih). Sekilas dari namanya mungkin kita membayangkan bahwa surat Ar Rahman bercerita tentang kemurahan dan sifat penyayang Tuhan.

Dalam membaca Al qur’an memang sebaiknya selalu diikuti dengan membaca artinya dan kemudian memahami maknanya…. Mengapa surat Ar Rahman sangat bagus bila dibaca setiap hari…?

Sebenarnya banyak hal yang diajarkan didalam surat Ar Rahman ini. Khususnya mengenai rasa syukur yang harus kita lakukan setiap saat. Bahkan di dalam surat Ar Rahman disebutkan sampai berkali-kali ” Fa Bi ayyi Ala irobbikuma Tukadzdziban” yang artinya “nikmat Tuhan Yang manakah yang engkau dustakan”. Ayat tersebut ternyata bisa berulang kali terbaca hingga 31 kali banyaknya. Anda bisa mendapatkannya di ayat ke-13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77.

Ini seolah-olah Tuhan begitu pemurah dan selalu mengingatkan kepada manusia untuk selalu bersyukur dan bersyukur. Tidak cukup hanya sekali…tetapi berkali-kali. Apakah Tuhan tidak Maha Pemurah….. Tuhan begitu sabar dan telaten kepada umatnya. Sampai berkali-kali mengingatkan ..untuk selalu bersyukur. Coba kalau kita…ada teman yang salah …paling-paling kita hanya sekedar mengingatkan…1 kali atau 2 kali. Setelah itu ya sudah…terserah. Tetapi Tuhan Maha Pemurah kepada manusia. Dan tentu saja tidak setiap manusia yang bisa mengambil hikmah…hanya manusia yang terbuka hatinya saja ….yang dapat menangkap hidayah. So….bukalah hatimu….agar dapat hidayah.

Jika kita semua bisa mampu bersabar dan mudah bersyukur akan apa yang Allah berikan, insya Allah, akan kita tangkap kebesaran Allah dan menjadi rasa nikmat yang kita rasakan. Terkadang, apa yang Allah berikan saat mungkin berupa kenikmatan, ujian, atau cobaan yang sedang kita terima, bisa menjadi sebentuk kekaguman kita, kenikmatan tiada tara bagi kita, jika kita bisa melihatnya sebagai bentuk kebesaran Allah.

Secara numerologi

Surat Ar Rahman di dalam Al Quran adalah surat ke-55. Jika dijumlahkan, 5 ditambah 5, kita bisa menemukan angka 10. Dan, cobalah buka surat ke-10 dalam Al Quran yaitu Surat Yunus, lalu bukalah ayat ke-10. Subhanallah… ketakjuban lain saya temukan dalam surat tersebut!

“Doa mereka di dalamnya ialah,”Subhanakallahumma” (Maha Suci Engkau, ya Tuhan Kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “Salam (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, “Al-hamdu lillahi Rabbil ‘alamin,” (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam).

Mungkin jika Anda hanya langsung membaca ayat ini saja, Anda bisa jadi bingung dengan kata-kata awal, “Doa mereka.” Siapakah yang dimaksud “mereka” itu? Silakan baca ayat sebelumnya dari ayat tersebut yang berbunyi seperti ini…

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Lagi-lagi, kita menemukan kata “nikmat” di dalamnya. Nikmat ini bisa dirasakan oleh mereka yang berada di dalam surga dengan sungai-sungai yang mengalir di dalamnya. Terlepas keberadaan surga atau neraka di dunia nanti yang akan kita jalani, dunia tempat kita hidup sekarang ini pun bisa berupa surga dan neraka.

Surga bisa kita sebut jika kita dapat hidup dekat dengan sungai. Sejak masa purbakala saja, manusia kerap terbukti membuat sebuah komunitas kehidupan yang berada di sepanjang sungai. In tak lain karena sungai merupakan bagian dari sumber kehidupan. Air yang tawar dan aneka makhluk air yang ada di dalamnya, bisa menjadi sumber kehidupan untuk manusia.

Kata surga pun sering diidentikkan dengan kenikmatan. Analoginya, nikmat bukan jika kita bisa hidup di tepi sungai, hidup di dekat alam yang bisa kita tuai segalanya untuk kelangsungan hidup kita?

Dalam ayat ke-9 Surat Yunus, mereka yang bisa merasakan kenikmatan surga itu adalah orang-orang yang beriman, yang melakukan kebajikan, sehingga diberi petunjuk oleh Tuhan. Tidak ada kenikmatan memang dalam hidup ini, jikalau kita berada dalam sesuatu dan bisa mendapatkan petunjuk dari Allah.

Dan dalam surat tersebut kita bisa memetik janji Allah, jika kita beriman dan melakukan kebajikan, niscaya Allah akan memberikan petunjuk untuk kita. Cobalah saja kita renungkan, apa sih yang kita miliki sekarang ini? Meskipun harta melimpah, memiliki anak yang pintar, cantik, atau bagus rupanya, pekerjaan yang terhormat, telahkah kita merasakan bahagia? Atau justru ada yang terasa kosong pada diri kita?

Sungguh berbeda jika kita mendapatkan petunjuk dari Allah. Apapun kondisi kita yang mungkin terlihat tidak ‘wah’ di mata masyarakat umum, namun kita bahagia, insya Allah, sepertinya kita sudah mendapatkan petunjuk dari Allah. Dan tentu saja, itu nikmat bukan?

Sebuah surat yang berkali-kali bertanya kepada kita, nikmat Tuhan yang mana sih yang mau kita dustakan? Seperti arti Ar Rahman itu sendiri yang berarti ‘Yang Maha Pemurah’, sungguh, Allah Tuhan kita itu adalah Tuhan yang memang Maha Pemurah, yang gemar memberi nikmat untuk makhluknya. Saking murahnya, sebetulnya begitu banyak nikmat yang bisa kita rasakan.

Tentunya berkali-kali ayat “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” itu bisa ada dalam Al Quran, dalam Surat Ar Rahman, karena memang demikianlah keadaan kita manusia dari zaman dulu hingga sekarang yang kerap mendustakan kenikmatan dari Tuhan. Surat Ar Rahman ini membuat kita sadar, mengingatkan kita, ayo, kita cari nikmat apa yang sebetulnya sudah kita miliki, yang bisa kita lihat atau rasakan, yang memang sudah diberikan Tuhan untuk kita!

Mengapa kita diminta bersyukur..?

Karena rasa syukur adalah pangkal segala kebahagiaan hidup. Orang yang mudah bersyukur kepada Tuhan….maka orang itu akan mudah memperoleh hidayah. Akibatnya hidupnya menjadi tenang dan tenteram. Kebahagiaan akan menyelimuti hidupnya. Hidup menjadi ringan dan tidak terlalu stress.

Jadi..bila anda ingin hidup bahagia …maka rajin-rajinlah bersyukur kepada Tuhan….

Demikian sedikit gambaran tentang rahasia dibalik surat ar rahman…..yaitu rasa syukur.Semoga bermanfaat.

Dan alhamdulillah Ya Rabb, Syukurku hanya dapat terucap lewat lisanku… dan inginkugerakkan lewat karya2 yang bisa bermanfaat di dunia dan akhirat dan mendapat ridhoMu…

Engkau mudahkan hamba untuk menyelesaikan program Sarjana dengan hasil yang sangat memuaskan, melampaui target IPK 3,61 dan menjadi runner-up the best IPK FKUB in this graduation period..

Jzk khoir kepada semua pihak yang telah membantu secara materil dan non-materil, jzk khoir teruntuk ayah dan ibu yang telah memberikan izin utk merantau, mensupport dg sgala upaya dan doa, adik2 tercinta akhbar candra mulyana dan dita fakhrunnisa… ayo lebih semangat dalam mencari ilmu… kepada ukhti fillah yang tidak bisa disebutkan satu per satu.. dan ikhwahfillah semua.. tiada perjumpaan dan perpisahan selain kehendakNya.. jzk atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan… mohon maaf atas segala khilaf baik yang disengaja maupun tidak… Mohon doa agar menjadi muslimah yang lebih baik dari waktu ke waktu…

Pelajarilah olehmu akan ilmu sebab mempelajari ilmu itu akan memberikan rasa takut kepada Allah Azza wajalla, menuntutnya merupakan ibadah, mengulang – ulangnya merupakan tasbih, membahasnya merupakan jihad, mengajarkan yang belum mengetahuinya merupakan sedekah, dan menyerahkan kepada ahlinya merupakan pendekatan diri kepada Allah

(HR. Ibnu Abduh)

Ya Allah sesungguhnya ilmuMu adalah cahaya

Dan keberkahannya adalah keniscayaan jika Engkau ridhoi,

Jalan yang Kau tunjukkan begitu indah,

Mengejar mimpi, meraih asa dengan segenap proses yang membuat hamba semakin dewasa, Subhanallah…

Engkaulah penggenggam hati

Tiada kuasa, tanpa izinMu

Tiada keraguan, atas petunjuk yang Kau berikan hingga saat ini

dan akhir hayat kelak, insya allah….

Dengan tangan, kaki dan hati hamba kerahkan hanya untuk mendapat ridhoMu

Dengan mata, mulut dan pikiran hamba berjuang,

Dan Engkau sebaik-baik penyempurna segala rencana dan harapan

Semoga ini akan bermanfaat dan menjadi salah satu amal jariah yang Kau ridhoi

Dan tak ada yang dapat kupersembahkan melainkan segala amalan dan urusan dalam kehidupan….

Semoga Engkau selalu membahagiakanku dengan rahasia huruf-huruf-Mu,

Senantiasa memberikan penerangan dalam qalbu, pendengaran, penglihatan dan ucapan.

Dan mudahkanlah bagiku untuk mempelajari dan memahami kalamMu,

Shalawat serta salam untuk Sang KekasihMu, Baginda Muhammad SAW, semua keluarga dan para sahabatnya.

Untuk setiap helaan nafas, denyut yang kian berdetak, rezeki, kesempatan, kekuatan, dan kasih sayang

Untuk sesuatu yang tak mampu kutulis & kuungkapkan

Untuk segala hal yang tak mampu kubayangkan,

Untuk namaMu Dzat yang memilikiku sepenuhnya :

ALLAH  S.W.T

Terima kasih karena telah menganugerahkan :

¨Orang-orang yang senantiasa mencintaiku karenaMu… dan Engkau pertemukan di Bumi Arema yang kusayangi…

Love you all,

FAMILY= Father And Mother I Love You

Don’t forget this relationship will never ending…

Like a circle!

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s