Love

Bismillah…

 

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat dan peradaban, namun memliki arti yang sangat besar.

Dalam keluarga proses pendidikan dan transformasi manusia terwujud dalam bentuk yang sederhana namun ampuh.

Di dalam keluarga pula manusia menerima untuk pertama kalinya nilai-nilai dasar untuk kemudian dipahami, diresapi dan diejawantahkan. Proses pendidikan dalam keluarga tidak akan bisa dilakukan oleh sekolah, akademi, maupun universitas. Peran orang tua sebagai edukator tidak mungkin tergantikan oleh seorang Sarjana, Master, PhD ataupun Profesor. Nilai-nilai humanitas seperti kejujuran, kemandirian, kesetiaan, tanggung jawab, integritas, profesionalisme, akan menjadi nyata ketika ia diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari plus teladan yang baik. Penerapan dan teladan yang paling optimal adalah dalam keluarga.

Al Qur’an merupakan Hadiah dari Sang Pencipta yang menjadi petunjuk dan penerang bagi orang-orang yang bertakwa. Al Qur’an mempertimbangkan sekaligus memberi pengaturan terhadap segala aspek kehidupan manusia, dari yang paling sederhana sampai yand paling kompleks. Dari persoalan individual sampai persoalan kemasyarakatan dan peradaban. Dengan mengikuti seluruh petunjuk Al Qur’an, semua kegalauan akan sirna, segala permasalahan akan terselesaikan, dan kebahagiaan hakiki akan diraih.

Alangkah indahnya apabila keluarga dibina berdasarkan petunjuk Al Qur’an. Nilai-nilai yang ditanamkan adalah nilai Qur’ani. Akhlak yang diteladani adalah akhlak Qur’ani. Keluarga Qur’ani menjadi prototype masyarakat madani, berkeadilan, berintegritas dan profesional. Masyarakat yang makmur lagi mencintai Kebenaran. Masyarakat yang membenci kemungkaran dan penyelewengan. Masyarakat yang membangun peradaban paripurna, sebagai bayangan surga di muka bumi.

***

Didiklah keluargamu dengan Al Qur’an sejak dini
Berilah teladan dengan Akhlak Qur’ani
Karena Al Qur’an petunjuk yang mustahil mati

Keluarga Qur’ani keluarga impian
Keluarga Qur’ani tidak pernah usang ditelan zaman
Keluarga Qur’ani model paripurnanya peradaban

***

Keluarga Qur’ani dimulai dengan rasa saling mencintai…

Mencintai terhadap penciptaNya… terhadap rasulNya dan KitabNya, al-qur’an…

Jika Anda mencintai keluarga, maka bentuklah keluargamu menjadi keluarga qur’ani…

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan kasih sayang dan berakhir dengan rasa rindu…

 

Berbagai sumber,

Semoga bermanfaat

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s