The Story Begin Here

Bismillah,

A letter of Dreams

 

Perkenalkan saya Lienda. Fresh Graduate Ilmu Gizi Kesehatan, Universitas Brawijaya, Malang – Jawa Timur. Anak Pertama dari 3 bersaudara. Saya ingin mengikuti sebuah training bisnis yang memiliki visi yang sama dengan saya, called MMB.

Saya mengenal Madrasah Mujahid Bisnis (MMB) pertama kali ketika masih kuliah di Malang, saat itu saya sangat ingin bergabung, namun kondisi tidak memungkinkan karena jarak dan saat itu saya tengah praktek kerja lapangan sekaligus mengerjakan skripsi. Saya mendengarnya dari kajian MP3 Darusy Syabab. It’s so awesome to hear it last week that MMB will be held in several days.

Mengapa saya sangat ingin ikut MMB3?

  1. Saya ingin belajar dan langsung praktek pada ahlinya

Ketika mengikuti PraMMB, saya jadi paham mekanisme and rules of MMB and it’s so interesting.. selama ini mulai dari SMA hingga kuliah, saya belajar jadi pengusaha kecil-kecilan dengan menjadi distributor donat ketika di SMAN 2, hingga dijuluki miss donat, agen pulsa dan cetak buku inti kuliah selama di poltekkes hingga menjadi marketer fotografi teman ketika di brawijaya.. all I done otodidak, but it’s interesting.

Gak PD, dicemooh, dipandang sebelah mata pernah saya alami ketika menjalankannya, sempet down beberapa saat tapi saya pikir ketika kita terlalu memikirkan pandangan orang lain terhadap kita akan melelahkan kita.. Dan saat itu kondisinya memang saya terdesak untuk membeli kalkulator dan HP, yang hilang diangkot ketika SMA, jadi mau gak mau harus dijalanin.. dan Alhamdulillah terbeli juga setelah 6 bulan berjualan, LEGA, beli barang yang dibutuhin dg uang sendiri. Dari sana saya belajar pentingnya menghargai rupiah demi rupiah… mengerti akan pentingnya kerja keras dan cerdas.. juga pentingnya komunikasi efektif dan promosi…

And now, I want to be an entrepreneur, seriously ^__^

  1. Saya ingin menjadi muslimah social entrepreneur

Saya sangat ingin menjadi seorang istri dan ibu yang menjadi madrasah bagi anak2nya.. becoming social entrepreneur is the right choice, in myopinion… She will make her schedule, can be so close to her child and husband and be part of social society.. if we realize, money can buy anything and make life easier.. But it isnot the goal. I wanna be an entrepreneur.. that needs a lot of employees and it will help them to raise their needed and make community to close to allah swt. I really want to make corporate that using syariah as it base. I have a lil bit project with myfriends at CV. Nufiza Tatacara Anugerah.. an office of consultant that focused in food service management and nutrition itself. We have the same visions both the employees and the owner of company… But the system insufficient for syariah.  So it would be used as basis of company…   And I wanna have regular “sedekah”… Saat ini saya sedang memiliki kegiatan amal di Ponpes Yatim dan Dhuafa Al-Ikhlas YASA bersama teman2 gizi brawijaya dalam hal pemberdayaan penyelenggaraan makan di ponpes tsb.. and it needs continues foundation.. I wanna do that regularly and haveit in Bandung.. Becoming entrepreneur is the realest way, I think!

  1. Saya ingin menjadi lebih baik

Hampir 5 taun saya bergelut di bidang gizi dan kesehatan. Ketika praktek di lapangan, akar masalah gizi dan kesehatan bermula dari kondisi ekonomi.. dan ini memprihatinkan… melihat realita tersebut, jika sebelumnya saya hanya ingin bermanfaat dan membahagiakan keluarga, saya rasa, akan lebih baik jika kita aware terhadap lingkungan sekitar dan menjadi bagian di dalamnya..

Saya pernah mendengar bahwa jika kita ingin memperbaiki kondisi suatu Negara.. yang diubah adalah diri kita sendiri.. and I try to make it.. start from myself, a little things, NOW. Do it with Action!

 

Saya akan sangat berterima kasih menjadi bagian dari MMB 3 ini. Sebuah kesempatan yang mungkin hadir hanya sesekali.. a big thanks to Rendy Saputra…

I pray, i can graduate from this madrasah…

 

aamiin

 

Mohon maaf ada kata-kata yang tidak berkenan, bahasa gado-gado dan acak2an…

Jadi sarana curhat…

Jzk khoir atas perhatiannya….

 

 

Yaa Rohmaan yaa Rohiim, ampunilah seluruh dosa-dosa kami, dosa besar dosa kecil, sengaja maupun tidak disengaja, terang-terangan maupun yang kami sembunyikan selama ini, yang lalu bahkan yang akan datang, dari mulai aqil baligh hingga akhir hayat kami. Aamiin…

Advertisements

3 thoughts on “The Story Begin Here

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s