Perut Buncit?

Bismillah…

Perut Buncit, keluhan para ibu dan bapak-bapak yang banyak saya temukan sekarang ini…

Entah bawaan atau gaya hidup yang mempengaruhinya.. Namun yang pasti ada sesuatu yang membuatnya..

Bagaimana proses terbentuknya perut buncit ?

Sebuah penelitian oleh Lawson Health Research Institute menyebutkan, hormon perangsang nafsu makan dan pengatur proporsi energi yang disimpan dalam bentuk lemak, neuropeptide-Y (NPY) juga diproduksi oleh lemak perut. NPY ini menghasilkan ulang sel-sel perkusor sel lemak, yang kemudian berubah menjadi sel-sel lemak.

Sehingga kegemukan menjadi semacam lingkaran setan, dimana seseorang menjadi makan lebih banyak karena hormon NPY yang dihasilkan oleh lemak perutnya. Padahal NPY juga menghasilkan sel-sel lemak lebih banyak untuk ditumpuk menjadi lemak perut.

Nah, bagaimana cara meminimalisir dan menghilangkan perut buncit yang efektif?

Cara mengecilkan perut buncit dengan gaya hidup sehat

Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan perut buncit baik pada pria maupun wanita, yakni :

1. Minum air
Air dapat mencairkan konsentrasi natrium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem. Sehingga dengan minum lebih banyak dapat menjamin fungsi empedu efektif dalam mengeluarkan sampah yang ada di dalam perut. Bagi yang sedang diet jangan merubah konsumsi air (mengurangi) karena dapat membantu mengeluarkan banyak bahan yang sulit dicerna.

2. Makan perlahan-lahan
Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Karena makanan yang tidak terkunyah dapat menjadi bagian-bagian kecil yang kemudian menghasilkan banyak gas dan menimbulkan penggelembungan pada perut. Dikutip dari Timesonline.co.uk menyebutkan bahwa seseorang tak perlu mengunyah hingga 32 kali tapi cukup sebanyak 10-12 kali setiap kali suap. Memang jumlah ini bervariasi pada setiap orang, tergantung dari ukuran makanan, jenis kelamin, usia dan faktor lainnya yang mempengaruhi produksi air liur. Tapi mengunyah sebanyak 12 kali cukup bisa ditoleransi oleh sistem pencernaan. Kegiatan mengunyah adalah memecah molekul makanan yang besar menjadi partikel yang lebih kecil yang membuat proses pencernaan menjadi baik. Mengunyah adalah proses kontak antara makanan dengan air liur yang ada di mulut.

Kontak makanan dengan air liur tidak hanya membantu melumasi makanan sehingga lebih mudah ditelan dan melewati kerongkongan, enzim yang terdapat di dalam air liur berkontribusi terhadap proses pencernaan. Enzim di dalam air liur ini membantu memecah ikatan kimia di dalam makanan menjadi lebih sederhana yang biasanya ditandai dengan munculnya rasa asam.

mengunyah makanan dengan benar bantu minimalisir perut buncit

Jadi jika makanan yang kita kunyah sudah berasa asam atau rasa dari makanan itu tidak lagi seperti rasanya yang semula maka makanan tersebut sudah bisa ditelan. Jadi proses mengunyah ini tak perlu sampai 32 kali, tapi tidak kurang dari 10-12 kali agar makanan tidak membebani usus.

Bagaimana pun ketika makan orang diharapkan menikmati setiap makanan yang dikunyahnya, yaitu dalam hal tekstur, rasa dan juga aroma dari makanan yang masuk ke dalam mulutnya sebelum ditelan. Contohnya saat orang makan sandwich, selama ia masih bisa membedakan tekstur dan rasa dari selada, roti dan ayam maka teruslah mengunyah, lalu mulailah menelan saat semua rasa tersebut hilang atau tak bisa dibedakan.

Jika seseorang mengunyah terlalu cepat, maka makanan tersebut sudah tertelan sebelum enzim dari air liur yang membantu memecah molekul makanan keluar. Selain juga membuat perut cepat terasa kenyang. Tapi makanlah dengan mengunyah yang cukup dan menikmatinya sehingga tubuh bisa memberikan sinyal ke otak kapan asupan makanannya sudah cukup dan menghindari makan berlebihan yang bisa memicu obesitas.

3. Mengurangi konsumsi garam
Terlalu banyak garam dapat menambah extra natrium terhadap cairan tubuh yang dapat memperlambat mekanisme, sehingga akan sulit mendorong air keluar dari sel yang akibatnya perut akan terasa penuh dan menggelembung. Hati-hati terhadap sumber natrium yang tersembunyi pada kecap, saus, pengawet, penyedap rasa, maupun berbagai makanan kemasan lainnya seperti mi instan, kornet, sosis, nuget, makarel (sarden), buah dan sayur kalengan.

4. Konsumsi serat yang tepat

konsumsi serat bantu minimalisir perut buncitSerat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

Serat juga berguna dalam diet penurunan berat badan karena berbagai alasan berikut:
a. Ini membuat sistem pencernaan anda berfungsi secara efektif yang memberikan tubuh yang sehat

b. Diet kaya serat dapat membantu mencegah kondisi pencernaan terkait seperti wasir dan sembelit

c. Terapkan diet rendah lemak dan kaya serat untuk mengurangi risiko kanker

d. Makanan berserat tinggi membantu anda ingin mengurangi asupan makanan dan menurunkan berat badan secara bertahap

e. Banyaklah mengonsumsi makanan yang berserat tinggi juga rendah lemak dan kalori. Sehingga sangat baik untuk tubuh anda

f. Serat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah

g. Serat yang tinggi terkait dengan kadar kolesterol rendah.

5. Hindari sembelit
Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat kesulitan pada saat B.A.B. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara rutin untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

6. Awasi penggunaan obat-obatan
Berhati-hatilah dengan pengonsumsian obat yang berlebihan, karena obat mempunyai efek samping pada perut yakni mengembangnya perut. Seperti pada obat aspirin dan pil kontrasepsi yang merupakan obat pemicu sembelit dan penggelembungan perut.

7. Olahraga
Olahraga merupakan salah satu cara yang wajib ditempuh untuk menghilangkan perut buncit. Karena olahraga dapat membantu menggerakkan cairan dalam perut dalam mendorong keluar dari jaringan dimana yang akan dikeluarkan melalui pori-pori berbentuk keringat atau melalui empedu sebagai urin. Olahraga yang disarankan adalah aerobik.

Agar tubuh tidak kaget ketika berolahraga alias pegal linu dsb, maka mulailah berolahraga dengan durasi yang pendek namun konsisten, mulai dari 10 menit 3x seminggu dan dilanjutkan bertahap, di salah satu jurnal menyatakan penambahan durasi 2 menit per latihan akan menghindari cedera otot dan kerja jantung yang berlebihan.

Jika ingin lebih tertantang, cobalah 30 hari tantangan mengecilkan perut berikut :

tantangan mengecilkan perut buncit

So, start it now…

Hm, Penasaran dengan isian perut buncit?

Check this out!

Gambar ini merupakan ilustrasi 3D perut buncit…

Jadi, masih mau perut buncit?

Wallahu’alam bishawab,

Semoga bermanfaat 😀

Ingin ngobrol lebih lanjut? Follow twitter saya di @nurlienda

Advertisements

4 thoughts on “Perut Buncit?

  1. Pingback: Yuk Biasakan Lakukan Aktifitas Fisik yang Teratur, Cukup dan Jaga Berat Badan Normal | Family Nutrition

  2. Pingback: 9 Olahraga Minimalisir Perut Buncit | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s