Rezeki

Bismillah…

Apa yang terlintas ketika mendengar kata rezeki ?

Materi, atau yang lainnya ?

Rezeki seringkali terikat kuat dengan materi…

Sering kita berjuang dan meminta untuk memperoleh rezeki yang banyak..

Namun apakah rezeki hanya sebatas materi? Terukur dengan banyaknya jumlah?

Rezeki adalah kata yang mengungkap banyak makna, menurut saya…

Rezeki bisa berupa harta, makanan, kelapangan, kesehatan, kekhusyukan dan masih banyak lagi…

Apakah rezeki kita barakah?

Ini beberapa tanda rezeki yang barakah….

rezeki yang berkah

Bagaimanakah bisa memperolehnya?

Dari niat, cara memperoleh dan menikmatinya…

Banyak diantara kita yang sering merasa rezeki yang diberikanNya kurang dari harapan atau bahkan melampaui harapan.. Mengapa ini bisa terjadi? Let’s flash back what we have done, before get the result

Sudahkah kita memulai sesuatu dengan niatan yang baik, dimulakan dengan basmallah… Dan melakoni berbagai cara-cara yang dicontohkanNya? Menggunakannya dengan sebaik-baiknya, dengan bijak, dan berpusat pada kebaikan bersama?

Terkadang kita berfokus pada diri sendiri atas rezeki yang diperoleh,

mungkin pernah terbersit, ini semua karna jerih payahku…

atas kerja keras dan keringatku,

Tapi ingatlah… sesungguhnya, apa-apa yang kita peroleh itu ada hak orang lain di dalamnya…

Jangan sampai kalap dan melupakan asal muasalnya…

Pemberi semua rezeki hanyalah Dia… Melalui berbagai perantara…

Bisa orangtua, atasan, saudara, teman, bahkan orang yang tak dikenal sekalipun…

Jadi, bersyukurlah atas rezeki yang kita miliki…

“Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai karunia yang besar (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri (nya) ” (QS. An-Naml [27] : 73)

Sebuah ayat yang mengingatkan kita untuk senantiasa berhati-hati, Atas apa yang kita pikirkan dan kita lakukan sobat….

Dalam Qur’an Surat Ibrahim ayat 7 :
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Semoga tulisan ini membuat kita senantiasa bersyukur.

Lebih giat dalam berusaha…

@nurlienda

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s