6 List Hitam saat Berlebaran, RULES OF IED PARTY

Bismillah…
Lagi mudik kok sakit ?
Ternyata ada LIST HITAM SAAT BERLEBARAN loh…
Berbagai sajian makanan yang melimpah dan begitu menggoda akan segera hadir.
Terkadang kita terjebak, saking senangnya, haus akan minuman yang beraneka jenis dan makanan yang diidamkan dan ditahan sebulan penuh…
Tapi, berhati-hatilah, ada rambu-rambu yang perlu diperhatikan.
Agar kita tidak lengah saat berlebaran, masalah makan ini bisa sebabkan turunnya tingkat kebugaran kita loh bahkan jatuh sakit.
Oleh karenanya, hindari kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat lebaran.
Kami menyebutnya, 6 LIST HITAM SAAT BERLEBARAN, RULES OF IED PARTY:
1. Tidak makan sebelum sholat Idul Fitri

No food or drink

Makan sebelum sholat Ied sangat penting bahkan dalam suatu riwayat disebutkan dalam sebuah hadist “Rasulullah biasa berangkat shalat ied pada hari Idul Fitri dan Beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha Rasulullah tak makan lebih dahulu, kecuali sepulang dari shalat Ied, baru Beliau menyantap hasil Qurbannya.” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Kenapa makan sebelum sholat ied penting ?
Karena selama puasa pola makan kita beda yakni ada makan sahur, dengan makan sebelum sholat ied merupakan proses adaptasi pola makan ke pola sebelum puasa. Manfaat lainnya adalah agar kita tidak lapar sehingga kita tidak akan makan berlebih-lebihan setelah sholat apalagi ketika acara silaturahmi yang biasanya banyak sesi akan makanan yang lezat.
2. Makan Berlebihan
Berhentilah sebelum kenyang itu prinsip yang harus kita pegang teguh. Allah swt membenci orang yang berlebih-lebihan. Ingat diet itu juga ibadah loh…
3. Memilih makanan /minuman berdasarkan nafsu dan selera bukan berdasar kandungan zat gizinya
Kondisi ini menjadi salah satu sebab banyak orang yang sakit sehabis puasa apalagi orang yang harus menjalankan diet sesuai penyakitnya semisal kencing manis, darah tinggi, jantung dll.
4. Makan dilakukan berdiri atau duduk bersandar bahkan tiduran ketika mengudap makanan
Ketika makan maka saluran cerna kita akan bekerja berat memproses makanan yang masuk agar kerja ringan dan makanan dapat terolah dengan baik, maka posisi makan sangat penting termasuk agar pasokan oksigen sebagai motor metabolisme dapat tercukupi.
5. Tidur setelah makan
Tidur setelah makan sangat tidak baik bagi kesehatan. Nabi Muhammad SAW telah memberi tuntunan bahwa kita tidak diperbolehkan tidur setelah makan, beliau menganjurkan agar makanan dicairkan dengan cara berzikir dan sholat. Waktu ideal jarak antar makan dan tidur adalah minimal 2 jam.
6. Tidak menyediakan makanan/minuman fresh
Kebiasaan kita untuk menyediakan makanan/minuman yang berkadar gula, garam, lemak dan zat-zat pengawet yang tinggi menyebabkan para tamu yang datang susah memperoleh makanan yang segar alami dan sehat. Nah, Agar menunjang terciptanya derajat kesehatan kita bersama, jangan lupa sediakan alternatif makanan segar dan menyehatkan semisal minum air putih/air mineral serta buah-buahan ya…
Yuk hindari 6 List Hitam saat Berlebaran ya..
Selamat hari raya Idul Fitri,

list hitam saat berlebaran, rules of ied party

Mohon maaf lahir batin,
Semoga kita menjadi orang yang lebih bertaqwa dan dapat berjumpa ramadan tahun yang akan datang…
Semoga Bermanfaat,

@nurlienda

Salam Sadar Gizi, disadur dari Pramono, Ahli Gizi RSUD Ulin Banjarmasin
(Pramono, RSUD Ulin Banjarmasin)
Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s