Manajemen Sahur

Bismillah…

Marhaban Yaa Ramadan, Marhaban Yaa Syahrush Shiyaam…

Sesaat lagi ramadan akan hadir, semoga allah sampaikan kita semua pada bulan yang penuh anugerah dan kebaikan…..

Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat manusia…

Aktivitas sahur adalah adalah salah satu ibadah di bulan pernuh berkah ini, insha allah…

Bagaimana menyiapkan sahur bisa penuhi kebutuhan dan menahan rasa lapar ?

Tips kelola makanan sehat saat sahur :

  • Mengakhirkan sahur

Nabi Muhammad SAW memberi contoh kepada kita untuk mengakhirkan sahur, tapi bukan berarti kita makan sahur 5 menit sebelum subuh, karena sesuai hadits, mengakhirkan disini tidak berarti benar-benar mendekati subuh, beliau memberi jeda antara selesai makan sahur dengan sholat subuh.

Anas radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu,“Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau shalat, aku tanyakan (kata Anas) : “Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?”. Beliau menjawab, “Kira-kira 50 ayat membaca Al Qur’an.”(HR Bukhari Muslim).

Berapa menit kira-kira bacaan 50 ayat itu? Tergantung orangnya, tapi jika dihitung kasar sekitar 10-15 menit. Dan jika ditelaah secara ilmiah, memang benar contoh Rasulullah ini terbaik! Kita mengakhirkan sahur agar jarak sahur — buka bisa diminimalisir, setidaknya jika dibandingkan dengan kita mengakhiri sahur 1 atau 2 jam sebelum adzan shubuh. Mengapa harus memberi jarak antara sahur dan sholat shubuh?

Pertama, agar makanan yang disantap dapat secara sempurna memasuki daerah lambung dan siap untuk dicerna jadi menghindari adanya refluks karena makanan yang belum masuk lambung ‘terguncang’ keluar lagi karena kita bergegas sholat atau melakukan kegiatan lain.

Kedua, rasa kenyang yang kita rasakan tidak akan menghambat aktivitas ibadah sholat kita selanjutnya (kembali agar tidak terjadi refluks tadi).

Masya allah, betapa luar biasanya Tauladan ummat Islam ini.

  • Perbanyak serat

Serat lebih lama ‘ngendon’ di perut, jadi kita bisa merasa kenyang lebih lama. Serat bisa diperoleh dari sayur dan buah. Selain menimbulkan efek kenyang lebih lama, serat juga mencegah terjadinya konstipasi (susah BAB), jadi walau puasa, jadwal ke belakang kita bisa tetap rutin 😀 . “Tapi jika sudah makan, terus keluar, sayang dong ntar bikin cepet laper.” Perlu dipahami “Yang dikeluarkan itu bukan makanan yang baru saja kita makan, kawan”. Jadi tidak perlu khawatir ya…

  • Sayur dan buah tetap tersedia

Agak susah sih memang kalo setiap sahur harus ada buah,  tapi tetep diusahakan ya.. . Sayur dan buah itu sumber vitamin dan mineral, setiap harinya kita pasti butuh asupan vitamin dan mineral, selama masih bisa mengkonsumsi buah dan sayur, kenapa harus minum suplemen? 🙂

Tips dan Trik Berpuasa ketika Hamil

Sumber foto : FB Muiz Ernina

  • Utamakan karbohidrat kompleks

Mirip fungsi serat, dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks kita akan merasa kenyang lebih lama karena karbohidrat kompleks dicerna lebih lama dibanding dengan karbohidrat sederhana. Selain itu, karbohidrat kompleks tidak serta merta menaikkan gula darah secara signifikan, ini baik terutama untuk penderita diabetes.

Contoh dari karbohidrat kompleks adalah sayuran, nasi, buah, ubi. Contoh dari karbohidrat sederhana adalah gula, sirup jagung, jus buah, soda dan roti putih.

  • Penuhi kebutuhan harian dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang

Makan secukupnya, tidak berlebih-lebihan karena itu tidak baik. Ikuti anjuran porsi makan orang sehat. Istilahnya porsi piring makanku seperti gambar berikut :

manajemen sahur menerapkan porsi pada piring makanku, pedoman gizi seimbang

Karena makan untuk hidup bukan hidup untuk makan, kan….. Sebenarnya sehat itu sederhana dan mudah kok…

  • Hindari minum kopi atau teh kental saat sahur

Sifat diuretik dari kedua minuman itu dapat mempercepat pengeluaran cairan tubuh, kita gak mau kan lemas saat berpuasa gara-gara cairan tubuh kita keluar terlalu cepat?

kopi pekat

  • Susu!

Susu memiliki kandungan beberapa mineral yang diperlukan tubuh, terutama kalsium. Selain itu, susu juga merupakan sumber protein yang bagus untuk tubuh kita. Dengan meminum susu saat sahur, kita dapat merasakan kenyang lebih lama karena susu diserap secara bertahap dan seperti karbohidrat kompleks, susu tidak akan meningkatkan gula darah secara pesat. Susu juga membantu makanan yang masuk diserap perlahan-lahan oleh tubuh. Pilih susu yang rendah atau bahkan non lemak, untuk menghindari rasa mual, sebah, eneg, dan sebagainya. Susu kedelai atau non-fat bisa jadi pilihan. Minum susu saat sahur sangat bermanfaat kawan! Tapi tidak mesti tiap hari mengonsumsinya… Susu ini fungsinya seperti sumber protein lainnya. Jika dirasa mencukupi, maka tak menjadi bahan makanan yang wajid dikonsumsi.

Susu

  • Air putih

Ketika berpuasa, kebutuhan cairan tubuh kita tetap sama, usahakan agar kebutuhan cairan tersebut terpenuhi agar tidak terjadi dehidrasi saat berpuasa. Sebenarnya pemenuhan cairan tubuh tidak semata-mata dari air putih, segala bentuk cairan yang masuk juga menyumbang pemenuhan cairan tubuh kita seperti dari kuah sayur, buah-buahan, susu, dll. Tapi, air putih tetap menjadi penyumbang utama. Kita bisa mulai membiasakan untuk minum air putih 1 gelas saat bangun tidur, dan 2 gelas setelah makan sahur. Penuhi kebutuhan cairan tubuh agar tak dehidrasi saat berpuasa ya…

Air Putih

  • Makan perlahan

Ingat ya, segala yang serba terburu-buru itu tidak baik, pun demikian dengan masalah makan. Makanlah dengan perlahan, kunyah dengan baik agar sistem pencernaan kita bisa mencerna dengan baik dan apa yang kita makan bisa benar-benar terserap dengan sempurna.

  • Jangan tidur setelah sahur

Manfaatkan saat-saat setelah sahur dan sebelum shubuh dengan melakukan ibadah lain. Tidur setelah makan akan membuat makanan tidak tercerna dengan baik. Bukan tercerna dan diproses menjadi energi, malah-malah bisa tersimpan sebagai lemak . Lemak ini biasanya tertimbun di perut, salah satu penyebab perut buncit. Yang kadung sudah alami perut buncit, tips dan trik meminimalisirnya disini.

Tidur setelah sahur juga bisa mengakibatkan terjadinya refluks loh. Yakni makanan berbalik dari lambung ke kerongkongan. Ini terjadi lantaran saat seseorang langsung tidur setelah sahur, makanannya belum dicerna dan terpengaruh gravitasi akibat saat tidur. Jika seseorang tidur setelah sahur dan ketika bangun terasa kerongkongan panas dan mulut terasa pahit, itulah tanda-tanda refluks.

Bahaya lain tidur setelah sahur adalah terhambatnya proses pengosongan lambung. Dalam kondisi normal, isi lambung akan kosong kembali sekitar dua jam setelah makan. Namun dalam kondisi tidur, pengosongan isi lambung ini menjadi terhambat dan akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit tergantung bahan makanan yang dikonsumsi.

Tidur setelah makan sahur juga bisa meningkatkan resiko terkena stroke. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah terkena stroke.

Jadi, jangan tidur setelah sahur ya…

  • Olahraga sebelum matahari terbit

Olahraga tetap dianjurkan walau berpuasa, disarankan untuk melakukan olahraga sebelum matahari terbit atau saat sore hari agar tidak banyak keringat yang keluar dan menyebabkan dehidrasi. Jika memang tidak ingin cepat merasa lapar, lakukan saja olahraga yang ringan seperti jogging, senam lantai (push up, sit up, dll).

Jogging, Manajemen Sahur

Semoga bermanfaat… Menjelang Ramadhan 1438 H ini, selamat melatih hidup sehat. Semoga kita menjadi pemenang di hari Syawal. Aamiin….

@nurlienda

 

Sumber:

Kiswatul Hidayah dengan berbagai perubahan

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s