Mentega vs Margarin, Pilih Mana ?

Bismillah…

Mentega, bahan dasar aneka masakan sehari-hari..

Margarin digunakan sebagai pelezat masakan…

Tapi.. Apakah Bunda dapat membedakan margarin dengan mentega?

Margarin dan mentega merupakan dua sumber energi yang berbeda. Walau demikian banyak para ibu rumah tangga yang belum dapat membedakan mentega dengan margarin. Nah, Agar Bunda tidak kebingungan lagi dalam membedakan mentega dan margarin, Yuk simak beberapa informasinya.  Semoga setelah mengetahui perbedaannya, Bunda dapat memilih sumber energi yang lebih sehat untuk membuat berbagai hidangan untuk keluarga.

Mengenal Mentega dan Margarin 

Mentega memiliki aroma yang lebih tajam dan menggiurkan selera, berwarna kuning pucat dan mudah meleleh ketika dipanaskan. Mentega biasanya dijual dalam kemasan kertas aluminium dan bisa ditemukan di bagian bahan makanan yang didinginkan di swalayan. Sedangkan margarin memiliki tekstur yang lebih padat/kaku, berwarna kuning terang, tidak mudah meleleh dibandingkan dengan Mentega. Margarin jika dipanaskan akan mencair dan berubah menjadi minyak berwarna kuning tua dengan sedikit endapan.

Kandungan Mentega vs Kandungan Margarin

Mentega (butter) merupakan sumber energi yang berasal dari lemak hewani yang telah dipadatkan. Mentega mengandung tinggi asam lemak linoleat yang dapat mengurangi lemak tubuh. Mentega kaya akan kandungan vitamin A, D, E dan K namun tergolong trans fat. Sedangkan, margarin adalah sumber energi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (lemak nabati). Lemak nabati tersebut merupakan salah satu sumber lemak non-trans fat yang tidak berbahaya bagi jantung. Margarin sehat dengan kandungan vitamin A, D, E, K, B1, dan B2 contohnya margarin Blu* B*n* Serbaguna.

Apakah terdapat perbedaan kadar lemak mentega dan margarin ?

Mentega mengandung sekitar 50 % lemak jenuh (lemak tidak sehat yang meningkatkan kadar kolesterol). Margarin pilihan yang lebih sehat karena memiliki lemak jenuh 20%. Margarin dapat digunakan sehari-hari sebagai pengganti mentega, margarin juga membantu kita untuk mempertahankan sistem kardiovaskular yang sehat. Untuk lebih jelasnya, Mari lihat perbandingannya berikut yang didapat dari Klinik Gizi Keluarga :

Mentega dan margarin, Pilih Mana?

Bolehkah saya memberikan mentega kepada anak-anak?
Menurut Survei Aktivitas Fisik dan Gizi Anak Nasional Australia Tahun 2007 menyebutkan bahwa anak-anak saat ini mengkonsumsi dua kali tingkat maksimum yang disarankan untuk lemak jenuh. Kebiasaan makan yang dimulai saat masa kanak-kanak akan menetap sepanjang hidup. Oleh karenanya, kita dapat mengatur anak-anak dalam kebiasaan makan sehat sejak usia dini dengan membuat margarin bagian dari makanan sehari-hari yang sehat.

Bolehkah saya menggunakan margarin ketika menggunakan obat penurun kadar kolesterol darah?
Pilih margarin berbasis sterol (seperti canola, olive atau sunflower oil)- yang diperkaya dengan fitosterol untuk optimalkan penggunaan obat penurun kadar kolesterol darah (Statin). Mengubah gaya hidup Anda untuk menyertakan diet seimbang yang sehat dan aktivitas fisik secara teratur akan meningkatkan hasil pengobatan statin.

Proses Pembuatan Mentega dan Margarin

Mentega terbentuk dari krim yang berasal pada permukaan susu yang sedang diproses. Sedangkan margarin dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang diproses dan diekstraksi secara halus dan detail. Karena lemak nabati memiliki bentuk yang cair pada suhu ruang, maka lemak nabati harus melalui proses pemadatan sebelum berubah bentuk menjadi margarin.

ilustrasi margarin vs mentega

Manfaat Mengonsumsi Margarin

Mengonsumsi margarin secara teratur dengan cara dijadikan olesan roti saat sarapan maupun campuran masakan untuk hidangan sehari-hari akan meningkatkan jumlah kolesterol baik dalam darah sehingga seluruh organ tubuh akan menjadi lebih sehat dan terlindungi. Kandungan vitamin A dalam margarin akan menjaga kesehatan mata dan kulit Bunda dan keluarga serta baik untuk pertumbuhan si kecil. Bunda dapat berkreasi dengan berbagai masakan favorit keluarga dengan menambahkan Margarin Serbaguna. Bahkan, kini Bunda tak perlu lagi mencampur butter dan margarin untuk membuat kue. Bunda bisa menggunakan margarin serbaguna yang aromanya lezat dan kaya akan kebaikan bahan nabati.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan makanan yang ada, Bunda dapat berkreasi menciptakan aneka masakan yang lezat dan bergizi dengan menambahkan margarin. Kandungan gizi dalam margarin akan memberikan semangat untuk seluruh anggota keluarga saat beraktivitas. Meskipun Mentega dan Margarin baik kesehatan, kandungan energi di dalamnya cukup tinggi. Sehingga konsumsilah dengan tidak berlebihan ya..

Selamat berkreasi, Bun!

Semoga bermanfaat…

@nurlienda

 

Referensi :
heartfoundation.org.nz/healthy-living/healthy-eating/food-for-a-healthy-heart/replace-butter, diakses pada 1July 2014.
mayoclinic.org/healthy-living/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/butter-vs-margarine/faq-20058152, diakses pada 1July 2014.
washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2010/09/28/AR2010092802826.html, diakses pada 27Juni 2014.

Advertisements

One thought on “Mentega vs Margarin, Pilih Mana ?

  1. Pingback: Yuk Cermati Label Makanan | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s