Mengenal Probiotik dan Prebiotik lebih dekat

Bismillah…

Saat ini healthy food tengah booming…

Aneka super foods  hadir dengan berbagai varian..

Yogurt, Kefir, dan aneka minuman yang bermanfaat untuk kesehatan diklaim kaya prebiotik dan probiotik.

Mengenal Probiotik dan Prebiotik lebih dekat, Puding yogurt stroberi, Alternatif Prebiotik dan Probiotik

Berbagai penelitian gizi telah membuktikan komponen spesifik makanan fungsional yang berpengaruh terhadap kesehatan yakni prebiotik dan prebiotik.

Though they are available as dietary supplements, it is not necessary to use special pills, potions, cleanses or other concoctions to incorporate prebiotics and probiotics into your diet. These “nutrition boosters” are natural ingredients in everyday food. In fact, Kristi King, MPH, RDN, CNSC, LD, spokesperson for the Academy of Nutrition and Dietetics, suggests focusing on the food sources first. “They are more readily available for absorption and digestion,” she says. While research continues in this area of nutrition — investigating how effective and safe these substances are and how much we need to obtain health benefits — here’s what we know now.

Tapi tahukah Anda, apakah perbedaan probiotik dan prebiotik?

PreVSProbiotics

Prebiotik adalah bahan pangan yang tidak dapat dicerna usus, berfungsi sebagai media untuk pertumbuhan dan perkembangan  untuk flora (kuman) normal dan menghambat pertumbuhan kuman jahat dalam sistem pencernaan. Contohnya adalah Fructo-oligosaccharides/FOS, Inulins, Isomalto-oligosaccharides, Lactilol, Lactosucrose, Lactulose, Pyrodextrins, Soy oligosaccharides, Transgalacto-oligosaccharides/TOS, Xylo-oligosaccharides.

Prebiotics are selectively fermented, dietary ingredients that result in specific changes in the composition and/or activity of the gastrointestinal micro flora thus conferring benefits upon host health. Unlike probiotics, a prebiotic targets the micro flora already present within the ecosystem, it acts as a ‘food’ for the target microbes.
Probiotik adalah mikroorganisme hidup “baik” yang secara alamiah terdapat di dalam sistem pencernaan, (disebut juga dengan flora normal,) atau mikroorganisme baik yang sengaja dikembangbiakkan sebagai suplemen makanan/minuman yang apabila dikonsumsi dalam jumlah seimbang akan memberikan dampak positif bagi kesehatan.

Mikroorganisme ‘baik’ bisa berupa bakteri, ragi atau mikrofungi. Pada umumnya probiotik yang dikonsumsi masyarakat adalah bakteri, misalnya dari keluarga Lactobacillus, Bifidobacterium dan Enterococcus, dalam bentuk minuman fermentasi seperti yoghurt dan makanan fermentasi seperti acar dan asinan, atau dari hasil industri bioteknologi, yang diaplikasikan ke dalam suplemen berbentuk padat atau cair.

Probiotik berfungsi untuk menjaga keseimbangan mikroesosistem dalam sistem pencernaan, membantu proses pencernaan, berperan positif dalam sistem immun dan menetralkan atau menghilangkan racun. Gaya hidup yang tidak sehat, tidak memperhatikan kebersihan makanan atau minuman, stress dan konsumsi antibiotik yang berlebihan adalah faktor-faktor yang dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme dalam sistem pencernaan.

Istilah probiotik diperkenalkan kepada masyarakat umum melalui industri suplemen makanan/minuman, padahal sebenarnya kita sudah memperoleh bakteri baik tersebut semenjak kita dilahirkan, yang diwariskan oleh orangtua kita melalui saluran kelahiran. Mikroorganisme baik ini biasanya tidak diperoleh bayi yang dilahirkan melalui bedah cesar, inilah salah satu faktor penyebab mengapa bayi cesar cenderung memiliki alergi, sistem imun yang tidak optimal dan jumlah mikroorganisme flora normal yang rendah.

Probiotik adalah bahan pangan yang mengandung kuman hidup yang baik untuk sistem pencernaan. Bakteri yang biasa digunakan adalah lactobacilli dan  bifidobacteria yang sering digunakan di berbagai produk susu dan olahannya serta produk hasil fermentasi.

Probiotik berarti mikroorganisme yang berguna bagi tubuh, dan kalau konteksnya adalah pangan, berarti makanan atau minuman yang berisi mikroorganisme yang diharapkan begitu masuk dalam tubuh akan dapat berguna dan meningkatkan kesehatan tubuh. Makanan probiotik ini bisa berbentuk yogurt, keju, mentega, sari buah dan susu yang difortifikasi dengan bakteri asam laktat.

Contohnya dalam minuman yoghurt yang terkandung Lactobacillus Bulgaricus Sp. yang dapat meningkatkan ketercernaan laktosa susu dan meningkatkan asam laktat yang membantu pencernaan dalam tubuh (walau tidak sampai ke usus) dan Lactobacillus Acidophilus Sp. yang mampu menembus asam lambung dan hidup membentuk koloni di usus serta membantu pencernaan.

Probiotics can be used to treat diarrhea, infections of the urinary tract and female genital tract, irritable bowel syndrome, even reduce recurrence of bladder or colon cancer or atopic dermatitis in children, seasonal allergies, sinusitis and bronchitis. Thus Probiotics can improve immunity, aids in better digestion, absorption of calcium and prevention of allergies and colon cancers.

Kuman kok dipelihara?

Kuman yang dimaksud disini adalah flora normal usus. Kuman ini penting karena membantu sistem pencernaan mengolah makanan dan mencegah kuman jahat untuk menempel pada usus dan menimbulkan penyakit. Tetapi seiring dengan pemberian antibiotik dan lainnya, terjadi gangguan keseimbangan flora normal usus, sehingga perlu pemberian suplemen dari luar. Apa keuntungan dan kerugian mengkonsumsi suplemen ini ?

Dimanakah kita bisa mendapatkan kuman baik?

Prebiotik maupun probiotik dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, gandum, bawang merah dan putih, jelly, roti, cookies, pastries, dan berbagai produk olahan susu seperti susu, yogurt, dan es krim sebagai sumber alaminya.

Saat ini telah diperkenalkan berbagai macam suplemen makanan atau minuman bahkan susu yang mengandung prebiotik atau probiotik. Aman tidak sih suplemen ini? Penggunaan probiotik telah dikenal sejak zaman dahulu berupa hasil fermentasi makanan atau minuman, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Prebiotik alami disarankan hanya sekitar 1-4 gram untuk konsumsi harian Anda. Sedangkan prebiotik yang bersumber dari suplemen sebaiknya digunakan dalam pengawasan dokter. Jika Anda termasuk orang yang hipersensitif maka gejala yang timbul adalah buang angin, kembung atau diare. Sebaiknya penggunaan prebiotik dihentikan bila gejala muncul.

Lalu pilih yang mana, probiotik atau prebiotik ?

Karena keduanya penting maka sebaiknya Anda mengkonsumsi keduanya untuk hasil yang lebih maksimal. Tetapi untuk produk suplemen, probiotik jauh lebih aman sebagai produk penjualan bebas. Ada tidak suplemen gabungan prebiotik dan probiotik ? Saat ini telah dikembangkan suplemen yang menggabungkan keduanya yang disebut sinbiotik. Produk yang ada di pasaran biasanya adalah gabungan dari bifidobacteria dan fructo-oligosaccharides (FOS), Lactobacillus GG dan inulins, atau bifidobacteria dan lactobacilli and FOS atau inulin. Keamanan produk ini masih terus diteliti dan bila Anda termasuk orang yang sensitif, gejala yang timbul biasanya hanya berupa buang angin.

Sumber alami prebiotik berasal dari produk susu yang mengandung  FOS (Frukto Oligosakarida) dan GOS (Galakto Oligosakarida). Selain itu prebiotik jenis inulin (serat karbohidrat oligosakarida), juga terdapat dalam buah-buahan, kacang polong-polongan, biji utuh sereal misalnya gandum, sayur-sayuran misalnya asparagus, brokoli, dan bumbu-bumbu masak misalnya bawang putih, bawang merah, dan bawang prei.

Seiring dengan meningkatnya teknologi industri pangan, Prebiotik murni telah ditambahkan pada makanan dan minuman komersil seperti roti, biskuit, yoghurt, dan minuman ringan tertentu.

Prebiotik adalah makanan untuk bakteri baik yang hidup di dalam usus manusia. Pemberian prebiotik pada makanan atau minuman dimaksudkan untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri baik (Lactobasilus dan Bifidus) di usus sehingga pertumbuhan bakteri yang merugikan (yang dapat menyebabkan berbagai penyakit) dapat ditekan.

Mengenal Probiotik dan Prebiotik lebih dekat

@nurlienda

 

Advertisements

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s