Manis yang Menyesatkan, Asin dan Lemak yang Bikin Ketagihan Bagian 2

Bismillah…

Bagai sayur tanpa garam, istilah yang sering kita dengar…
Makanan asin menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari. Hakikatnya semua makanan mengandung natrium (Na) dalam sayur sekalipun walaupun dengan kadar yang paling rendah.

Konsumsi natrium yang berlebihan (>2300 mg/hari menurut USDA Dietary Guidelines (2010) dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan salah satunya tekanan di dalam darah tinggi/hipertensi.

Mengapa kelebihan natrium bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah ?
Banyaknya natrium di dalam tubuh akan mengikat terlalu banyak air, padahal keberadaan air di dalam tubuh akan memperlebar pembuluh darah. Sehingga jika kekurangan air maka tubuh akan bekerja lebih keras sehingga tekanan darahnya meningkat. Adanya peningkatan tekanan darah membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga efek yang ditimbulkan juga semakin besar. Tekanan darah tinggi mengakibatkan pecahnya pembuluh darah dan berakibat stroke.

Berapakah jumlah konsumsi garam yang aman bagi tubuh ?

5 gram garam, setara 1 sendok teh setara 2000-2400 mg natrium loh…

Jika mengikuti pedoman amerika mengenai konsumsi garam maksimal 2300 mg natrium.ย World Health Organization (WHO) menganjurkan untuk membatasi konsumsi sodium 2.400mg per hari.

Bagaimana cara meminimalisir kelebihan konsumsi garam ?

#1. Gunakan bumbu alami seperti bawang, jahe, tomat, ย dll untuk mengurangi penggunaan garam

Apalagi ketika akan membuat sayur berkuah banyak, penggunaan kombinasi bumbu alami akan mengeluarkan rasa umami dan asin yang tepat sehingga meminimalisir penggunaan garam maupun penyedap rasa loh…

#2. Baca label pada kemasan makanan, yakni kandungan natrium dalam tabel informasi nilai gizi

Kandungan natrium dalam makanan sebaiknya <20 % Angka Kecukupan Gizi

Jika ingin mengetahui mengenai label makanan lebih detail disini

#3. Minimalisir konsumsi natrium berlebih dengan kebiasaan makan yang baik

Kebiasaan mengonsumsi snack yang kaya natrium seperti chiki, kerupuk, keripik singkong, perlu diminimalisir, karena pada faktanya, sebuah kerupuk yang biasa kita konsumsi mengandung 250-400 mg/buah loh….

Selain itu, mie instan mengandung natrium yang besar mulai dari 900 mg – 1900 mg tergantung merk dan berat mie instannya, mari kita simak contohnya…

#4. Jalankan program membatasi konsumsi natrium natrium yang tak terkontrol saat bepergian

Ketika kita makan di luar alias hang out, baik di kantin, kafe, resto maupun counter fastfood, banyak makanan yang disajikan dengan penggunaan natrium yang tinggi loh… Oleh karenanya, mari kita minimalisir jajan di luar rumah dengan menjalankan 3 tips berikut ini :

Jadi, bijaklah dalam mengonsumsi natrium ya..

Makanan yang lezat dan gurih bisa menjebak kita menjadi kenikmatan sesaat saja jika kita asal mengonsumsinya…

Semoga bermanfaat…

#10HariNonstopNgeblogGizi

 

@nurliendaย 

 

Nantikan pembahasan mengenai lemak yang bikin ketagihan pada pembahasan selanjutnya ya…

๐Ÿ˜€

 

Advertisements

8 thoughts on “Manis yang Menyesatkan, Asin dan Lemak yang Bikin Ketagihan Bagian 2

    • iya, Mba Sari..
      Sensitifitas lidah bisa berkurang jika kita keseringan mengonsumsi MSG dan garam dalam jumlah besar, apalagi jkia ditambah merokok..
      Oleh karenanya, sangat baik jika kita melatih lidah agar kembali sensitif dengan bijak mengonsumsi garam dan juga Bahan Tambahan Makanan berupa penyedap dan penguat rasa seperti MSG dan aneka bumbu instan…
      Untuk mendapatkan rasa umami, bisa diperoleh dari perpaduan rempah-rempah plus tomat, berdasarkan pengalaman kami
      ๐Ÿ˜€

  1. Dan sodium pun mengikat air dalam tubuh (water retention) hehehe jadi emang sebaikanya hindari garam berlebihan dan pilih garam yang sehat seperti himalayan salt/rock salt ๐Ÿ˜€ Keren blognya mak! Saya follow ya.

  2. Pingback: Kumpulan Artikel #10HariNonstopNgeblogGizi | Family Nutrition

  3. Pingback: Yuk Jalankan Gaya Hidup Sehat sebagai Fondasi Pembangunan Kesehatan Indonesia | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s