Manis yang Menyesatkan, Asin dan Lemak yang Bikin Ketagihan

Bismillah…

Pernah mendengar istilah “Life as sweet as sugar”?

Pagi hari yang cerah, tak lengkap rasanya tanpa segelas teh manis hangat, segelas kopi atau segelas susu.

Aneka pangan manis berada di sekitar kita dan menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari yang tak terpisahkan…

Tapi, berapa batasan konsumsi manis yang direkomendasikan ?

Untuk memudahkan, mari kita perhatikan sejenak PERMENKES RI Nomor 30 tahun 2013 yang menyatakan bahwa mengonsumsi gula lebih dari 50 gram, natrium lebih dari 2000 miligram atau lemak total lebih dari 67 gram per hari berisiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung.

Selain itu, dalam WNPG (Widya Karya Pangan dan Gizi) tahun 2012 mengusulkan beberapa rekomendasi untuk menyempurnakan Pesan Gizi Seimbang (PGS) dalam upaya mencegah berbagai masalaah gizi dan kesehatan.

Salah satu rekomendasi pesan yang diusulkan adalah “Batasi gula terutama gula tambahan seperti makanan dan minuman padat fruktosa misalnya HFCS”. Bahaya yang diakibatkan kelebihan konsumsi gula salah satunya adalah kerusakan gigi pada anak dan dewasa (selengkapnya disini).

Fruktosa adalah salah satu gula utama dari buah-buahan, yang lainnya adalah sukrosa dan glukosa.. Tetapi fruktosa yang ditemukan dalam makanan olahan sering kali berbeda dengan alur logika kita. Produsen pemanis makanan yang berasal dari sirup jagung tinggi fruktosa (HFCS) ternyata bukan bersumber dari buah-buahan. Pemanis tersebut merupakan sebuah campuran yang diproses jagung, yang seringkali merupakan hasil dimodifikasi secara genetik dalam budidaya tanaman jagung.

Karakteristik fruktosa strukturnya sama dengan glukosa (C6H12O6), namun metabolismenya berbeda dengan glukosa, tidak menekan pusat lapar, hampir semuanya diekskresikan oleh hati, dikonversi dengan cepat oleh hati menjadi glukosa, glikogen, laktat dan lemak, Berpotensi besar menginduksi terjadinya resistensi insulin.

Dengan mengetahui karakteristik dari fruktosa, maka bisa dipahami bahwa fruktosa menimbulkan masalah kesehatan karena dengan tidak adanya efek untuk menekan pusat lapar, meskipun kita makan banyak tidak merasa kenyang dan lebih parahnya lagi ternyata fruktosa berpotensi menginduksi resistensi insulin yang dapat memicu terjadinya sindroma metabolik yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai penyakit semacam Diabetes mellitus.

Berikut ini adalah contoh kandungan gula dalam minuman yang sehari-hari yang kita konsumsi

 

Kandungan Gula dalam makanan/snack anak-anak

Bagaimana mengurangi HFCS dan gula tambahan lainnya dalam konsumsi sehari-hari?

Cara terbaik untuk mengurangi HFCS dan gula tambahan lainnya adalah memeriksa produk yang akan dikonsumsi dan melihat pada label produknya. Jika gula yang tercantum pada label bahan sebagai HFCS, fruktosa, sukrosa, glukosa, sirup jagung, konsentrat sari buah, madu pemanis jagung, dan dekstrosa, batasi asupan pemanis tersebut dan cobalah untuk mendapatkan rasa manis dari buah utuh sebagai gantinya.

Kita tak hanya mendapatkan gula alami dengan cara tsb, Tapi juga mendapatkan serat yang sangat dibutuhkan tubuh serta mendapatkan antioksidan pula…

Jika ingin liat cara ngidam makanan/minuman manis, mari kita perhatikan ilustrasi berikut ini :

What a wise way, i think…

Yuk kita mulai dari sekarang… Bijak dalam mengonsumsi gula…

Untuk pembahasan mengenai konsumsi garam dan lemak akan dibahas pada artikel selanjutnya…

Semoga bermanfaat…

Salam Sadar Gizi!

#10HariNonstopNgeblogGizi

 

Referensi :

Pram Pramono dalam Grup FB Gerakan Sadar Gizi

 

Advertisements

4 thoughts on “Manis yang Menyesatkan, Asin dan Lemak yang Bikin Ketagihan

  1. Pingback: Kumpulan Artikel #10HariNonstopNgeblogGizi | Family Nutrition

  2. Pingback: Yuk Jalankan Gaya Hidup Sehat sebagai Fondasi Pembangunan Kesehatan Indonesia | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s