Ada Apa di Bulan Rajab dan Syaban ?

Bismillah…

Beberapa saat lagi, Bulan yang dinanti akan tiba, Ramadan…

Semoga sahabat semua, allah swt pertemukan dengan bulan yang penuh rahmah tsb..

Nah, bulan Rajab telah kita lewati.. Saat ini kita memasuki bulan Syaban 1436 H loh..

Ada apa di Bulan Rajab dan Syaban ?

Yuk kita simak firman Allah Ta’ala:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Selain itu, Allah Ta’ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram …” (QS. Al Maidah (95): 2). Di dalam ayat tersebut, Allah swt menyebutkan bahwa ada empat bulan haram yang istimewa. Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Apa keutamaan bulan tersebut?

Menurut para ulama, di antara keutamaannya adalah:
– Kita diharamkan berperang di dalam empat bulan tersebut
– Setiap dosa dilipatgandakan oleh Allah Ta’ala
– Setiap amal shaleh yang kita kerjakan, pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Ta’ala.

Lengkapnya Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, 207)

Apa keutamaan bulan Rajab ?

Keutamaan Bulan Rajab adalah salah satu bulan haram dan bulan yang dimuliakan. Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadal Akhiroh dan bulan Sya’ban. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Setahun ada 12 bulan, di antaranya terdapat 4 bulan haram: tiga yang awal adalah Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, dan Muharam. Sedangkan Rajab yang penuh kemuliaan antara dua jumadil dan sya’ban.” (HR. Bukhari No. 3025).

Dinamakan Rajab karena bulan untuk yarjubu, yakni Ya’zhumu (mengagungkan), sebagaimana dikatakan Al Ashmu’i, Al Mufadhdhal, dan Al Farra’ (Imam Ibnu Rajab, Lathaif Al Ma’arif, Hal. 117. Mawqi’ Ruh Al Islam).

Banyak orang meyakini bulan Rajab sebagai bulan untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat, puasa, dan menyembelih hewan untuk disedekahkan. Tetapi, kebiasaan ini tidak didukung oleh sumber yang shahih. Para ulama hadits telah melakukan penelitian mendalam, bahwa tidak satu pun riwayat shahih yang menyebutkan keutamaan shalat khusus, puasa, dan ibadah lainnya pada bulan Rajab, sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani dan Syaikh Yusuf Al Qaradhawi. Benar, bulan Rajab adalah bulan yang agung dan mulia, tetapi kita tidak mendapatkan hadits shahih tentang rincian amalan khusus pada bulan Rajab. Wallahu A’lam

Apa keutamaan bulan Syaban ?

Bulan Sya’ban adalah bulan mulia yang disunnahkan bagi kaum muslimin untuk banyak berpuasa. Hal ini ditegaskan dalam hadits shahih berikut: Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, berkata: “Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa sehingga kami mengatakan dia tidak pernah berbuka, dan dia berbuka sampai kami mengatakan dia tidak pernah puasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyempurnakan puasanya selama satu bulan kecuali Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat dia berpuasa melebihi banyaknya puasa di bulan Sya’ban” (HR. Bukhari No. 1868).

Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam belum pernah berpuasa dalam satu bulan melebihi puasa pada bulan Sya’ban” (HR. Bukhari No. 1869).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Bulan Sya’ban, ada di antara bulan Rajab dan Ramadan, banyak manusia yang melalaikannya. Saat itu amal manusia diangkat, maka aku suka jika amalku diangkat ketika aku sedang puasa.” (HR. An Nasai, 1/322 dalam kitab Al Amali. Status hadits: Hasan (baik). Lihat As Silsilah Ash Shahihah No. 1898. Lihat juga Tamamul Minnah Hal. 412. DarAr Rayyah).

Larangan Pada Bulan Sya’ban

Pada bulan ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang berpuasa pada yaumusy syak (hari meragukan), yakni sehari atau dua hari menjelang Ramadan. Maksud hari meragukan adalah karena pada hari tersebut merupakan hari di mana manusia sedang memastikan, apakah sudah masuk 1 Ramadan atau belum, apakah saat itu Sya’ban 29 hari atau digenapkan 30 hari, sehingga berpuasa sunah saat itu amat beresiko, yakni jika ternyata sudah masuk waktu Ramadan, ternyata dia sedang puasa sunah. Tentunya ini menjadi masalah…

Dalilnya, dari ‘Ammar katanya: “Barang siapa yang berpuasa pada yaumus syak, maka dia telah bermaksiat kepada Abul Qasim (Nabi Muhammad) Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam” (HR. Bukhari, Bab Qaulun Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Idza Ra’aytumuhu fa shuumuu).

Para ulama mengatakan, larangan tersebut bagi orang yang mengkhususkan berpuasa pada yaumusy syak saja. Tetapi bagi orang yang terbiasa berpuasa, misal puasa senin kamis, puasa Nabi Daud, dan puasa sunah lainnya, lalu dia melakukan itu bertepatan pada yaumusy syak, maka hal ini tidak dilarang berdasarkan riwayat hadits berikut: “Janganlah salah seorang kalian mendahulukan Ramadan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang sedang menjalankan puasa kebiasaannya, maka puasalah pada hari itu” (HR. Bukhari No. 1815).

Adakah Doa Khusus Menyambut Rajab, Sya’ban dan Ramadan?

Ada Apa di Bulan Rajab dan Syaban

Tidak ditemukan riwayat yang shahih tentang ini. Ada pun doa yang tenar diucapkan manusia yakni: Allahumma Bariklana fi rajaba wa sya’ban, wa ballighna ramadhan, adalah hadits dhaifi (lemah).

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam jika masuk bulan rajab, dia berkata: “Allahumma Barik lanaa fii Rajaba wa Sya’ban wa Barik lanaa fii Ramadhan.”(Ya Allah Berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban wa Berkahilah kami di bulan Ramadhan). (HR. Ahmad, No. 2228. Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Awsath, No. 4086, dengan teks agak berbeda yakni, “Wa Balighnaa fii Ramadhan.” Al Baihaqi, Syu’abul Iman, No. 3654)

Demikian bahasan mengenai rajab dan sya’ban, Yuk persiapkan diri menjelang ramadan nan penuh berkah..

Bisa dimulai dengan menghidupkan ramadan di rumah kita

Semoga bermanfaat, nantikan tips n trik agar ramadan lebih produktif di kesempatan yang akan datang …

@nurlienda

Referensi :

Keutamaan Bulan Rajab oleh Muhammad Abduh Tuasikal di http://muslim.or.id/bahasan-utama-2/keutamaan-bulan-rajab.html

http://www.radiorodja.com/amalan-di-bulan-rajab-ustadz-muhammad-nuzul-dzikry-lc/

Advertisements

4 thoughts on “Ada Apa di Bulan Rajab dan Syaban ?

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s