Menyusun Menu Seimbang Ramadan yang Sehat dan Praktis

Bismillah…

Ketika awal ramadan tiba, menu sahur dan berbuka biasanya dihidangkan lebih istimewa….

Apabila tak menyiapkan dengan matang, biasanya aktivitas menyusun menu dan menghidangkan makanan/minuman menjadi salah satu aktivitas yang cukup menyita waktu. Padahal, momen ramadan adalah waktu yang paling istimewa untuk senantiasa mendekatkan diri kepadaNya dengan beribadah.

Menyusun menu adalah seni. Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama prinsip dasar menu seimbang yakni :

1. Halal dan Baik
Aneka jenis makanan dan minuman melimpah ketika Ramadan, tetapi tidak semuanya baik untuk dikonsumsi. Mengonsumsi makanan yang halal adalah perintah allah swt yang terdapat di QS. Al-Baqarah : 168 yang memiliki terjemah “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa-apa yang terdapat di bumi…”
Halal atau haramnya makanan/minuman dapat dilihat dari halal zatnya [zat yang diharamkan: darah, bangkai dan apapun yang berasal dari babi (QS. Al-Baqarah : 172, Al-Maidah : 3, Al-An’am : 145)] dan halal cara memperoleh serta memprosesnya.

Hati-hati makanan/minuman kemasan yang banyak beredar sekarang ini, ceklah label kemasannya terlebih dahulu. Apakah produk tersebut sudah dijamin kehalalannya dari LP POM, label MUI dan BPOM? Jangan asal pilih makanan, karena makanan yang kita makan mempengaruhi sifat dan perilaku seseorang, tak hanya kondisi fisik saja. Istilahnya “You Are What You Eat”.

2. Bergizi
Makanan yang mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh. Zat gizi ini dikelompokkan menjadi 5 bagian yakni karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

3. Beranekaragam
Tidak ada satu bahan makanan pun yang memiliki kuantitas dan kualitas zat gizi yang lengkap. Masing-masing bahan makanan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dengan makan yang beragam selama Ramadan, zat gizi yang diperoleh pun akan saling melengkapi satu sama lain.

4. Seimbang sesuai kebutuhan
Makanan yang mengandung zat gizi sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh, tidak lebih dan tidak kurang.

5. Aman
Makanan yang disajikan terbebas dari segala bahaya yang dapat mengganggu atau bahkan merusak kesehatan. Mengolah makanan sangat dipengaruhi kebersihan yang menyiapkan makanan, tempat mengolah, alat dan bahan serta cara penyimpanan makanan.

Lalu, Bagaimanakah cara menyusun menu seimbang ramadan yang sehat dan praktis ?

a. Buatlah pola dan susunan menu untuk 10 hari menggunakan master  menu

Master menu adalah sebuah daftar nama menu yang bisa menjadi panduan yang memudahkan kita dalam mengolah makanan. Master menu ini biasanya disusun selama satu bulan dengan rata-rata pengulangan menu yang sama tidak lebih dari 3 kali dalam satu bulan.
Master menu disusun dengan mengoptimalkan variasi makanan yang dapat mendukung asupan gizi juga yang di sisi lain dapat membantu kita mengatur harga dan menu-menu yang membuat anggota keluarga lebih bersemangat untuk makan.

b. Variasikan bahan makanan pokok untuk penganekaragaman

Gunakan kentang, mie, pasta dan jenis umbi-umbian lain sebagai bahan makanan pokok. Selain membuat menu semakin bewarna, zat gizinya pun saling melengkapi satu sama lain. Tak hanya berbahan beras saja.

c. Lakukan variasi teknik memasak

Tak hanya menggoreng, merebus dan menumis, terdapat berbagai teknik memasak lainnya yang bisa dicoba dan aplikasikan dalam mengolah menu ramadan.

d. Siapkan bumbu dasar yang telah diolah terlebih dahulu

Bumbu dasar inti terbagi menjadi 4 jenis yakni :

  • Bumbu dasar putih dapat digunakan untuk memasak makanan seperti opor ayam, tumisan, semur, mie/bihun goreng.
  • Bumbu dasar merah digunakan untuk memasak makanan seperti sambal godok, kuah lontong, nasi goreng, balado ikan/udang/daging, ayam rica-rica.
  • Bumbu dasar kuning dapat digunakan untuk memasak makanan seperti pesmol Ikan, Soto Ayam, ayam goreng, pepes ikan, acar kuning.
  • Bumbu dasar oren dapat digunakan untuk memasak makanan seperti gulai cumi/daging, rendang ayam, kare, sambal goreng hati/ampela, Ikan panggang.

Bumbu dasar inti, Menyusun Menu Seimbang Ramadan yang Sehat dan Praktis

Untuk mengetahui cara membuat bumbu dasar secara lengkap disini

e. Berbagi resep dan cara mengolah makanan

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengolah makanan. Bertukar resep dengan Ibu, sahabat dan kerabat bisa menjadi aktivitas menyenangkan. Selain menambah khasanah pengetahuan juga menambah erat hubungan loh.. Ketika arisan pun bisa dilakukan, apalagi jika sekalian demo masak.

f. Sertakan anggota keluarga lain dalam menyiapkan menu

Ajak adik, kakak, anak, atau bahkan suami dalam menyusun menu. Selain memberikan sensasi yang menyenangkan ketika ide menunya dihidangkan, aktivitas ini juga bisa menambah keakraban dan komunikasi yang lebih baik. Akan lebih lengkap apabila anggota keluarga terlibat dalam mengolah makanannya loh.

g. Rajin membaca buku, blog, maupun kegiatan memasak lainnya

Membaca adalah jendela dunia. Begitu juga dengan memasak. Melihat aneka resep yang tersebar di buku, blog dan sosial media sangatlah membantu dalam menemukan ide dalam menyusun menu. Ketika berkesempatan melihat tayangan mengolah makanan di televisi, video atau demo masak, pastikan telah mendapat ‘clue’ tentang memasaknya. Jadi, kita pun bisa fleksibel bereksperimen dalam menyusun menu tentunya.

Berikut ini merupakan contoh menu ramadan dari Deasi Srihandi, Komunitas Green Mommy yang Vegetarian :

Contoh master menu ramadan yang sehat dan praktis

Sahabat bisa bebas berkreasi dengan berprinsip menu seimbang tentunya. Jika bingung porsi dan jenisnya, bisa melihat Piring MakanKu, Porsi Sekali Makan

Porsi Piring Gizi Seimbang

Yuk Berkreasi dalam menyusun menu seimbang yang sehat dan praktis.

Semoga bermanfaat…

@nurlienda

 

Advertisements

5 thoughts on “Menyusun Menu Seimbang Ramadan yang Sehat dan Praktis

  1. Wah, bermanfaat banget nih mak postingannya. Kebetulan lagi mau coba jadi vegan, masih baru mau mulai. Jadi nambah masukan nih buat sahur nanti 🙂

    Terimakasih mak

  2. wuaahhh udh nyusun menu aja mba .. aku malah blm nih :D… Iya suka bingung tiap puasa mikirin mw masak apa ;p.. Tahun lalu aku beliin si mba ART buku resep sih.. biar dia juga milih mw masak apa, spy ga bingung ;p

  3. Pingback: 7 Tips dan Trik Berpuasa ketika Hamil | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s