6 Cara Cegah Kanker pada Anak

Bismillah

Tanggal 15 Februari, Hari Kanker Anak Sedunia loh… #latepost

Momen untuk mengingatkan masyarakat mengenai ancaman penyakit kanker, tidak hanya menjangkiti orang dewasa juga mengintai anak-anak. Pada anak-anak mengidap kanker aktivitas aktif bermain dan belajar dapat berkurang karena harus ‘rajin’ terapi dan minum obat agar pertumbuhan sel kanker tidak menyebar ke organ tubuh lainnya.

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 (Riskesdas) menunjukkan prevalensi kanker anak umur 0-14 tahun mencapai 16.291 kasus. Jenis kanker yang paling banyak diderita anak di Indonesia yaitu leukemia dan kanker bola mata (Retinoblastoma). “Lebih dari 50 persen kasus kanker pada anak yang datang ke fasilitas kesehatan, sudah dalam keadaan stadium lanjut. Minimnya pengetahuan orang tua tentang kanker, menjadi salah satu penyebab kanker yang diderita anak-anak dalam kondisi stadium lanjut. Padahal apabila dapat terdeteksi secara dini, kanker pada anak dapat disembuhkan dengan pengobatan dan terapi yang baik”, kata Direktur Pengendalian Penyakit Menular dr. Lily S. Sulistyowati.

Kapankah kanker mulai menyerang pada anak ?

Kanker dapat menyerang anak mulai dari usia bayi hingga usia 18 tahun.

Apa saja tanda dan gejala awal kanker pada anak ?
• Pucat, memar/pendarahan dan nyeri tulang.
• Terlihat adanya benjolan atau pembengkakan yang tidak nyeri dan tanpa demam. Atau adanya tanda-tanda infeksi lain.
• Penurunan berat badan atau demam tanpa sebab yang jelas, batuk yang menetap atau sesak napas dan berkeringat di malam hari.
• Perubahan-perubahan yang terjadi pada mata seperti terlihatnya manik putih, juling, hilangnya penglihatan dan memar/bengkak di sekitar mata.
• Perut yang membuncit.
• Sakit kepala yang menetap atau berat. Kemudian muntah, yang biasanya terjadi pada pagi hari atau dapat memburuk dari hari ke hari.
• Nyeri pada tangan, kaki atau tulang, sehingga mengalami pembengkakan tanpa riwayat trauma atau infeksi.

Jikalau Sang anak dicurigai terkena kanker, sebaiknya segera membawanya ke Puskesmas, RS atau fasilitas kesehatan lainnya. Tujuannya adalah untuk mengonfirmasi apakah gejala yang dijumpai tersebut benar kanker atau bukan. Adapun enam jenis kanker pada anak meliputi leukemia, retinoblastoma, neuroblastoma, limfoma, osteosarkoma, dan karsinoma nasofaring.

Lalu, Bagaimana cara mencegah kanker pada anak ?

Mari kita perhatikan gambar berikut untuk jelasnya,

6 Cara Cegah Kanker pada Anak

 

Yuk terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) untuk mengurangi risiko terserang kanker. Perilaku yang perlu diterapkan sejak dini antara lain makan makanan bergizi dengan pola seimbang, cukup buah dan sayur; melakukan aktivitas fisik secara benar, teratur dan terukur;  serta mengelola stres dengan tepat dan benar di keluarga dan lingkungan kita.

Bagaimana dengan Anda ?

@nurlienda

#ODOPfor99days #day26

Referensi :

Kendalikan Kanker pada Anak

Advertisements

5 thoughts on “6 Cara Cegah Kanker pada Anak

    • Minimal jauhkan asap rokok ketika di rumah… Asap kendaraan bisa diminimalisir dengan menggunakan transportasi massal secara berkesinambungan 🙂
      Untuk jenis-jenis kanker bisa googling ya XD
      Terima kasih sudah berkunjung

  1. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Pertama | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s