Mengenal Serat Lebih Dekat

Bismillah…..

Apa yang terpikirkan ketika mendengar kata serat ?
Sayur, buah atau susah BAB alias sembelit ? 🙂

Apakah serat itu ?
Serat merupakan polisakarida (bagian dari karbohidrat kompleks) yang tidak dapat dicerna dan diserap oleh usus halus manusia.

Mengapa serat tidak dapat dicerna dan diserap usus halus ?
Karena usus halus tidak memiliki enzim yang dapat memecah serat menjadi molekul yang lebih sederhana dan siap untuk diserap tubuh. Akan tetapi serat diproses di dalam usus besar (kolon) manusia.

Ada berapakah jenis serat itu ?
Serat terbagi menjadi dua yaitu:

1. Serat yang larut dalam air (soluble fiber)

Umumnya serat jenis ini merupakan pectin, beta-glucan dan oligosakarida yang berasal dari kacang-kacangan dan apel (2). Serat larut air berpotensi menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah loh… Mengapa bisa demikian? Penurunan risiko diabetes tipe 2 disebabkan oleh kandungan serat yang berpotensi menciptakan lapisan pada usus halus sehingga berpengaruh terhadap penyerapan glukosa. Sehingga berpotensi mencegah peningkatan kadar glukosa dalam darah.

Penurunan kadar kolesterol dalam tubuh akibat terbentuknya ikatan antara asam empedu dengan serat

Nah, manusia pada umumnya menggunakan kembali asam empedu yang dihasilkan untuk membantu proses pencernaan lemak. Jika asam empedu ini terikat oleh serat maka tubuh tidak dapat menggunakan asam empedu ini kembali. Hal ini memungkinkan tubuh manusia memproduksi asam empedu dari sumber kolesterol tubuh. Oleh karena itu, mengkonsumsi serat dapat menurunkan kadar kolesterol. (1)

Serat yang larut dalam air bersifat mudah di fermentasi oleh bakteri di dalam kolon. Sekitar 1 triliun sel bakteri yang mampu mengubah serat menjadi asam lemak rantai pendek seperti asam propionat dan asam butirat. Asam lemak ini menciptakan lingkungan yang asam sehingga menyebabkan penurunan jumlah bakteri jahat pada kolon. (1)

2. Serat yang tidak larut dalam air (insoluble fiber) biasanya berupa selulosa yang berasal dari serealia seperti beras merah, gandum; wortel; mentimun dan tomat. Serat jenis ini membantu pergerakan makanan pada sistem pencernaan agar tetap lancar dan membantu mencegah sembelit loh….

Apakah ada fungsi lain serat bagi tubuh ?

Mengkonsumsi serat dapat menurunkan rasa lapar karena serat mampu memperlambat waktu pengosongan lambung sehingga bermanfaat bagi yang ingin menahan nafsu makan. Hal ini dinyatakan dalam salah satu penelitian Linda Ekstrom (2012) di Lund University-Swedia.

Berapa banyak serat yang dibutuhkan tubuh ?

Secara umum kebutuhan serat sekitar 14 gram/1000 kkal atau 25 gram/hari untuk perempuan dan 38 gram/hari untuk laki-laki (Dietary guidelines for American, 2010). Dalam sehari setidaknya kita mengonsumsi 15 gram serat. Jika tidak, efek paling ringan adalah sembelit…..

Apa saja sumber serat yang baik bagi tubuh ?
Makanan yang mengandung biji-bijian utuh, umbi-umbian, buah dan sayuran segar, serta kacang-kacangan.

Mengenal Serat Lebih Dekat

Bagaimana denganmu, Sudah cukupkah mengkonsumsi serat hari ini ?

 

@nurlienda

#ODOPfor99days #day55

 

Referensi :

Haskå L. Dietary Fiber. 2014

Kleinman, Ronald E and  Frank R Greer. 2014. Pediatric Nutrition 7th Edition. American Academy of Pediatrics.

Fiber [Internet]. The Nutrition Source. 2015. http://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/carbohydrates/fiber/

 

Advertisements

One thought on “Mengenal Serat Lebih Dekat

  1. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Kedua | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s