Haruskah cantik untuk mencintai dan dicintai ?

Bismillah…

Selamat pagi, cantik…

Sebuah sapaan yang seringkali diucapkan mama kepadaku dan adik perempuanku…

Sebuah booster yang ampuh di pagi hari 🙂

Ya, Cantik merupakan fitrah setiap wanita dan makhluk lain yang diciptakanNya…
Kata cantik tidak identik dengan penampilan fisik semata..
Cantik berarti dapat menjaga dan merawat yang diberikannya berupa fisik,
Mengasah dan mempertajam kecantikan dari segi mental serta spiritual dengan kesholihan dan budi pekerti yang baik..

Sebenarnya, Apa sih Cantik itu ?
Cantik dapat dimaknai dengan keanggunan, kehalusan dan keelokan (Buku Ensiklopedi kata-kata Al Qur’an AL Karim dalam Dewan Bahasa Arab). Kecantikan dapat pula berupa sifat manusia, akhlak dan tabiatnya serta tutur katanya yang indah. Kecantikan secara kasat mata merupakan hal yang indah dan dapat membuat seseorang menjadi suka dan mencintai…

Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka membuatmu kagum. Dan jika mereka berkata-kata, kamu mendengarkan mereka. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar-QS. Al Munafiqun : 4

Lalu, Haruskah Cantik untuk Mencintai ?
Saya rasa iya, dengan kecantikan yang dimiliki masing-masing wanita, perlulah ia merawat dirinya…
Perlulah ia menjaga diri dari kesia-sian seperti tidak menjaga kebersihan dan kesehatan… Dengan alasan tidak perlu cantik, tidaklah dibenarkan…
Namun, tak perlulah ia merubah bentuk apa-apa yang diberikan olehNya…
Mengubah bentuk alis bahkan menggunakan sulam alis…
Lakukan operasi pada bagian-bagian wajah, tubuh yang dirasa tak sempurna…
Padahal pada hakikatnya, apa yang diberikannya adalah yang terbaik untuk kita…
Contohnya saja, beberapa orang rela operasi tahi lalat untuk menghilangkannya, karena dianggap merusak penampilan.. Padahal di sisi lain, itu adalah daya tarik akan kecantikannya bagi orang lain…

Nah, Bagaimana peran cantik jika kita telah dicintai ?
Saya rasa semua orang yang telah dicintai pastilah terlihat cantik…
Bagi manusia, Istrinya lah yang tercantik bagi suaminya.. Ayah & ibu kepada putrinya dan bahkan pencipta kepada hamba dan makhlukNya…

Tidak halal bagimu menikahi wanita-wanita sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan istri-istri (yang lain), meskipun kecantikan mereka menarik hatimu, kecuali wanita-wanita (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan ALLAH Maha mengawasi segala sesuatu-QS.Al Ahzab : 52

Sebuah pengingat yang apik… Tinggal bagaimana kita menyikapi makna cantik itu sendiri…
Apakah cantik menjadi suatu upaya untuk dicintai dan mencintai atau sebaliknya…

Hal yang perlu kita pahami dan diresapi adalah allah swt tidaklah melihat rupa kita melainkan hati dan amal kita.. Seperti sebuah hadist berikut : ”Sesungguhnya ALLAH tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

Wallahu’alam bishawab…

@nurlienda

#ODOPfor99days

#day42

Advertisements

3 thoughts on “Haruskah cantik untuk mencintai dan dicintai ?

  1. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Kedua | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s