Cerita dibalik berhijab praktis

Bismillah…
Muslimah merupakan salah satu makhluk yang diciptakan olehNya. Ia memiliki banyak kelebihan dan kekurangan… Dan hijab adalah sarana untuk menjaga diri dan kemaluannya… Adapun pedoman penggunaan pakaian muslimah telah tertera dalam QS. Al Ahzab: 59 dan An Nuur: 31 yang berisi pakaian muslimah itu harus menutup seluruh badannya kecuali wajah dan kedua telapak tangan.

Sesungguhnya, hijab menjadi awalan upaya untuk mematuhi aturanNya… Penggunaannya pun sangatlah sederhana.. Tak perlu bingung untuk mengenakannya… Mencari tutorial sana-sini agar terlihat cantik dan anggun.. Karena, menurut saya semua muslimah yang menggunakan hijab akan menjadi lebih cantik dan meneduhkan pandangan… Asalkan memiliki niatan yang kuat dan istiqamah dalam mengenakannya….

Tak perlulah memaksakan menggunakan hijab berbahan sutra dengan bandrol mahal dan merk ternama… Cukuplah ia nyaman dipakai, enak dipandang (tidak kusut dan acak-acakan) serta mengikuti panduan hijab sesuai syariat. Agar mudah dalam beraktivitas seharian dan tak beralasan menunda shalat karena sulitnya mengenakan hijab yang beraneka bentuk setelah berwudhu. Mengenakan hijab syar’i itu praktis sebenarnya… Dengan seringnya berlatih mengenakan dan tak perlu lilit sana lilit sini…

Dalam tempo hampir 10 tahun proses berhijab, Saya memberanikan diri…. Mencoba berhijab dengan menjulur lebih panjang  dari biasanya… Alhamdulillah salah satu impian yang belum terwujud seutuhnya, dapat saya simulasikan… Semoga dalam waktu dekat saya bisa mengenakannya… Dan kesempatan itu hadir ketika saya memenangkan kuis dari Zaora, jazakillah teh Maria Ulfah. Sebuah kado istimewa, khimar berbahan diamond crape dengan warna cerah dan gamis picasso warna kopi yang nyaman untuk beraktivitas. Penggunaan khimarnya pun praktis, tidak licin dan mudah dibentuk loh… I love it 🙂

Cerita dibalik berhijab praktis

Apa sih makna berhijab ?

Bagi saya, hijab bisa menjadi sarana untuk memperbaiki diri… Ketika Anda merasa belum pantas menggunakannya dikarenakan perilaku, kepribadian dan kepahaman akan agama maupun hal-hal lain, sesungguhnya itu adalah alasan semu… Insya allah dengan Anda berhijrah menggunakannya, keseluruhan dari alasan-alasan atau penundaan itu akan hilang seiring proses yang Anda lakukan dan berjalannya waktu…

Ingatlah, hakikat makhlukNya adalah sedang mengantri untuk kembali padaNya… Jangan sampai, ketika kita kembali padanya belum berhijab.. Hitungan kewajiban berhijab adalah masa aqil baligh yakni haid bagi seorang wanita… Apabila sekarang Anda belum berhijab dan usia Anda telah mencapai 20 tahun serta masa Aqil baligh Anda adalah 14 tahun, maka 6 tahun telah dihabiskan dengan tidak menjalankan perintahNya… Betapa banyak waktu lagi yang akan disia-siakan dan yang akan ditanggung akan pemungkarannya…

Saudariku, tidak ada orang yang sempurna, semua butuh kesadaran diri dan pemaknaan hidup… Ketika kita sadar, apa hakikat hidup kita… Menjalani seluruh perintahNya dan menjauhi laranganNya adalah sebuah keputusan yang tepat dalam percepatan pencapaian visi hidup dan membuat hidup lebih barakah…

Hidup adalah sebuah pilihan

Apapun itu, sesungguhnya seluruh pilihan kita akan dipertanggungjawabkan di hari akhir kelak…

Jangan sampai kita menyesal atas pilihan-pilihan kita, Ingatlah… waktu tidak pernah bisa diputar ulang…

Yesterday is Memory, Today is a Gift and Tomorrow is a Present

@nurlienda

#ODOPfor99days #day65

Advertisements

One thought on “Cerita dibalik berhijab praktis

  1. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Kedua | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s