4 Cara Latihan Mindfullness for Writing

Bismillah
Setiap hari kita dibekali waktu yang sama, 24 jam.
Namun pernahkah merasa tak cukup atas waktu yang kita punya ?
Atau merasa kurang fokus ketika melakukan sesuatu ?
Rencananya mengerjakan A, tapi ketika melakukan A malah terpikirkan aktivitas B, C atau F sekaligus…
Hal ini tentunya membuat diri tak nyaman, kurang fokus dan bahkan terkadang jadi terasa hampa.

Lalu, bagaimanakah cara agar kita bisa melakukan sesuatu dengan tepat ?
Lakukanlah aktivitas dengan mindfulness. Termasuk ketika menulis…
Apa sih mindfulness itu ?
Mindful berarti kondisi pikiran menyadari penuh yang terjadi sekarang.
Self-control jadi salah satu manfaat dari berlatih mindfulness.
Pengendalian emosi dengan baik berarti mempraktekkan mindfulness.
Mindfulness melatih diri untuk tidak terlalu khawatir akan masa depan. Toh masa depan belum pasti terjadi seperti apa, masih misteri. Dengan bekal kondisi seperti ini, maka perencanaan akan masa depan lebih matang, keputusan yang diambil lebih tepat.

Praktisi-praktisi mindfulness di bidang bisnis mendulang kesuksesan karena strategi dan perencanaan yang kreatif dan tepat sasaran. Mindfulness melatih diri bukan untuk berinovasi (cepat), tapi lebih ke kaizen (perlahan tapi pasti). Tujuan jangka panjang dibreakdown sedetail mungkin sampai aneh jika tidak mampu melakukannya. Misal: tujuan jangka panjang – menulis buku 500 halaman.
Dibreakdown tujuan jangka pendek – menulis satu kalimat setiap jam.
Tak perlu terlalu cemas akan tujuan jangka panjang, fokus yang ada di sini-kini dulu saja.

4 Cara Latihan Mindfullness for Writing

Agar lebih terbiasa, berikut 4 Cara Latihan Mindfulness for Writing :
1. Breathe
Berlatih mindfulness diawali dengan menyadari napas. Bernafas dengan tenang tak terburu-buru dan relax sejenak, lalu bertahap menjadi menyadari pikiran sendiri dan lingkungan sekitar.

2. Focus
Setiap manusia, semua, punya waktu 1 hari 24 jam. Kegiatan yang ingin dilakukan dalam 1 hari berdurasi lebih dari 24 jam. Jadi solusinya adalah kurangi kegiatan, kurangi keinginan.

Saat menulis 1 hal dan muncul gangguan, apapun itu, berhenti sejenak, sadari penuh hal itu, lalu lepaskan, tak perlu dilayani. Jika memang berkaitan dengan ide, bisa kita tuliskan keywordsnya di note, lalu balik ke tulisan yang menjadi fokus. Tak perlu takut kalau ide yang datang, godaan yang menggiurkan tidak segera ditindaklanjuti.

Pentingkah manajemen waktu agar fokus ?

Manajemen waktu berdampak baik kalau dilandasi kesadaran penuh, benar-benar paham mengapa harus seperti itu. Akan menjadi berdampak negatif kalau melakukannya dengan dilandasi ketakutan.
Dengan kesadaran penuh biasanya malah menjadi tidak bermalas-malasan.
Kita bisa meluaskan cakupan fokus dan kesadaran.
Tapi…. perlu latihan mindfulness dengan tekun dan sabar. Perlu waktu…

3. Simple
Menulis itu sederhana. Sampaikan apa yang kita ingin sampaikan, rasakan dan kita inginkan. Tak perlu membandingkan dengan orang lain. Tak perlu sibuk dengan penilaian orang lain. Perbaikan itu keharusan namun bukanlah beban. Nikmati proses dalam menulis. Hayati dan kaji apa yang tengah berkecamuk di pikiran.. Dan luapkan dengan kata-kata sederhana…

4. Practicing
Berlatih dan terus berlatih. Latihlah untuk tidak menunda menulis.
Awalilah dengan mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan kepada diri kita masing-masing,
“Mengapa kamu menulis?”
Jawaban dari pertanyaan ini menjadi langkah awal dan bekal untuk tidak menunda menulis.
Pertanyaan dan jawaban, “Mengapa kamu menulis?”
lebih penting daripada
“Apa yang akan kamu tulis?”
Jawabannya diingat setiap kali menunda menulis.
Biasanya membantu supaya tidak menunda menulis.

Mengapa kamu menulis sebagai awal, masih banyak langkah yang saya lakukan supaya tak menunda menulis-Adjie Silarus

#Jleb

Sebuah quote yang tepat sasaran. Ya, saya sering kali menunda menulis. Semoga bahasan artikel ini menjadi tonggak untuk membebaskan diri dari menunda-nunda tulisan… Semangat para #ODOPers 🙂

#ODOPfor99days

#day90

@nurlienda

Advertisements

4 thoughts on “4 Cara Latihan Mindfullness for Writing

  1. Lienda, ini yg aku alami nih, ngerjain assignment sering nggak fokus. dan pagi tadi coba meditasi mindfullness. Mudah-mudahan cepet kelar ini asikmennya T_T hahahah… makasih liendaaa

  2. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Kedua | Family Nutrition

  3. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Ketiga (Habis) | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s