Bentuk Pendidikan yang Hakiki

Bismillah
Pendidikan merupakan sarana untuk merubah nasib seseorang,
Salah satu upaya untuk memutus mata rantai permasalahan,
Dan terkadang menjadi sebuah mekanisme yang ramai diperbincangkan masyarakat…

Apa sih tujuan pendidikan ?
Untuk Apa kita menjalani pendidikan ?
Pendidikan formal, non formal, maupun informal yang telah dilakoni selama belasan tahun….

Lima bentuk pendidikan sebagai tujuan yaitu :
1. Spiritual: Cara untuk mencapai tujuan Hidup. Belajar dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt, agar derajat naik di hadapan-Nya, agar visi hidup tercapai, dsb.
2. Individu: Guna mencapai harapan pribadi. Ingin menyandang gelar, ingin menjadi contoh bagi anak…
3. Sosial: Untuk kebermanfaatan bagi orang lain. Misalnya agar bisa menghasilkan karya untuk umat, membangun lembaga dan gerakan untuk membantu orang lain, dll.
4. Instrumental: Terkait syarat gelar, ijazah, dan level pendidikan untuk mendapat jabatan. Agar naik pangkat jadi manager, kepala bagian bahkan diangkat direktur.
5. Vokasional: Terkait kompetensi yang ingin dikuasai. Belajar teknik memasak, agar mampu merancang menu sehat, bergizi dan seimbang untuk keluarga…

Yuk dicek, manakah yang hilang atau sering kita lupakan ?
Mana yang sekedar kita pikirkan dan ucapkan di awal namun lewat sambil lalu saja saat menjalani sebuah pendidikan ?
Mana yang benar-benar kita jadikan pegangan dan tak pernah lepas dari pikiran sebagai sebuah tujuan kuat yang kita kejar ?

bentuk pendidikan yang hakiki bercermin pada pagar inspiratif

Sebuah pengingat diri, akan bentuk pendidikan yang hakiki… Semoga tulisan ini bermanfaat….
Disarikan dari tulisan Dr. Yosal Iriantara

@nurlienda

#‎ODOPfor99days‬

#day75

Advertisements

3 thoughts on “Bentuk Pendidikan yang Hakiki

  1. Yang pendidikan spiritual ini yg sering terlepas dari genggaman. Banyak yg belajar agamanya instan melalui sosmed tanpa menggali lebih dalam lagi dari sumber2 yg layak. Semoga ya anak cucu kita nanti bisa diarahkan pendidikannya dengan lebih berimbang, antara ilmu dengan akhlak.

    • Ya, pendidikan spiritual inilah yang perlu menjadi fondasi, saya kira. Pijakan dasar… Dan belajarlah pada ahlinya… Informasi agama instan yang beredar itu hanya pemantik, agar kita lebih dalam mempelajarinya, belajar dengan adab-adab yang dicontohkan dan tentunya dari sumber-sumber yang layak.

      Semoga ya anak cucu kita nanti bisa diarahkan pendidikannya dengan lebih berimbang, antara ilmu dengan akhlak, aamiin.. Saya sepakat…

  2. Pingback: #ODOPfor99days Putaran Ketiga (Habis) | Family Nutrition

Komentar Sahabat, Penambah Semangat Saya :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s