5 Tips Cerdas Membaca Label Makanan

Bismillah

Indonesia menjadi salah satu negara yang tengah dibanjiri berbagai produk impor. Layaknya surga makanan, semua ada disini… Memahami label makanan menjadi skill dasar untuk tetap sehat di tengah arus konsumerisme yang menghadang kita. Informasi penting seringkali kita lewatkan seperti kandungan bahan makanan dan informasi nilai gizi biasanya terdapat di bagian samping atau bagian belakang kemasan. Jika kita ingin menjadi konsumen yang sehat, yuk perhatikan 5 tips cerdas dalam membaca label makanan :

1. Kontrol asupan kalori
Kita dapat melihat kandungan kalori pada bagian takaran saji, dan energi total (calories). Cara mengontrol asupan kalori adalah dengan cara mengetahui kebutuhan energi dalam sehari. Batas konsumsi kalori per hari sekitar 1800-2500 kalori, dan kebutuhan kalori bisa bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, berat badan, dan aktivitasnya ya… Untuk makanan yang mencantumkan energi dalam bentuk kilojoule (kJ), cukup kalikan nilai kilojoule tersebut dengan 4.2 (1 Joule = 4.2 Kalori).

Smart Tips:
Untuk snack, kita bisa konsumsi makanan yang per saji tidak lebih dari 100 kalori dan memiliki presentase lemak yang rendah. Hal ini perlu diterapkan jika Anda memiliki kelebihan berat badan…

2. Kontrol asupan lemak
Periksalah pada bagian Takaran Saji, Energi dari Lemak, dan nilai Lemak Total. Makanan atau minuman yang rendah lemak (kurang dari 2,5 gram lemak per saji) bisa jadi pilihan tepat. Pilih juga makanan yang rendah lemak jenuh karena lemak jenuh bisa menaikkan risiko stroke dan penyakit jantung. Makin rendah lemak jenuh, makin baik.

Smart Tips:
Rendah lemak belum tentu rendah kalori. Perhatikan juga total kalori dan total gulanya untuk cegah kelebihan kalori yang bisa diubah jadi lemak.

3. Kontrol asupan gula
Tidak hanya kadar lemak, jumlah gula dalam makanan juga perlu kita kontrol. Menurut DepKes RI, konsumsi gula yang ditambahkan dalam sehari sebaiknya tidak melebihi 25 gram atau setara 3-4 sendok makan. Tidak menemukan kata gula? Bisa jadi karena ditulis dengan nama lainnya, yaitu sukrosa. Label klaim adalah istilah yang digunakan untuk ucapan-ucapan seperti “glucose-free atau sodium-free!” (Yang berarti bahwa itu memiliki kurang dari 5 mg per porsi).

Smart Tips:
Pilih produk yang secara alami rendah gula, atau yang memiliki label ini:
No added sugar (tanpa tambahan gula): makanan tersebut tidak ditambahkan gula tetapi masih mengandung gula secara alami. Contoh: Jus buah, susu, yogurt.
Sugar free: Mengandung lebih sedikit dari 0,5 gram gula per saji. Contoh: permen bertuliskan sugar free

4. Kontrol asupan garam 

5 Tips Cerdas Membaca Label Makanan

Garam memang tidak ditulis sebagai garam dalam label makanan. Karena itu, kita harus pintar-pintar membaca. Keep in mind, sodium atau natrium adalah nama lain dari garam. Selain bisa sebabkan tekanan darah tinggi, konsumsi garam berlebih juga bisa membuat tubuh terlihat “membulat” karena mengikat air. Batas konsumsi garam (dalam bentuk sodium atau natrium) yaitu 2300 mg per hari (setara 1 sendok teh). Untuk penderita hipertensi, disarankan batasi konsumsi sodium maksimal 1500 mg per hari (sekitar ½ sendok teh).

Smart Tips:

Rendah natrium (low sodium): Tiap sajian produk mengandung 140 mg natrium atau kurang.
Garam lebih sedikit (reduced, less sodium): Produk ini mengandung sedikitnya 25% natrium lebih sedikit daripada versi biasa.
Tanpa tambahan garam (unsalted, no salt added): Tidak ada garam yang ditambahkan selama pengolahan produk tersebut. Akan tetapi, makanan dengan label ini kemungkinan masih tinggi garam.

5. Tetap aktif dan produktif
Penuhilah kebutuhan vitamin dan mineral. Makanan yang kaya vitamin dan mineral ampuh buat kita terus aktif dan produktif sepanjang hari. Selain dari buah dan sayur, kita bisa mendapatkan vitamin dan mineral dari produk makanan seperti salad buah, yogurt dan keju.

Smart Tips:
Pilih makanan atau minuman yang tinggi vitamin dan mineral, yaitu yang kadar % Angka Kecukupan Gizi (AKG)nya lebih dari 20%. Penjelasan lengkap mengenai AKG disini. Nilai % AKG menunjukkan seberapa banyak produk makanan memenuhi kebutuhan gizi harian.
Contoh:  Sebuah susu kemasan mengandung kalsium 30% AKG (lebih dari 20%), berarti susu tersebut tinggi kalsium dan kandungan kalsiumnya bisa mencukupi 30% kebutuhan kalsium harian kita.

@nurlienda

5 Cara Mengolah Makanan saat Camping

Bismillah…

Libur telah tiba, saatnya beraktivitas outdoor seperti camping bersama keluarga, sahabat maupun rekan kerja…

Jika menyiapkan makanan saat camping telah dibahas disini

Cara pengolahan selama camping pun penting untuk diperhatikan…..

Kita akan membahas lima cara mengolah makanan saat camping :

1. Menggoreng

Cara memasak yang paling mudah dan menambah asupan energi dari segi lemak. Tapi ketika semua masakan diolah dengan cara demikian, radang tenggorokan dapat menjadi efek samping setelah mengonsumsinya… Jadi bijaklah dalam mengonsumsi makanan yang digoreng-goreng ya, apalagi saat bepergian dan beraktivitas outdoor

2. Merebus

Mudah, tapi cenderung menghabiskan banyak bahan bakar… Warna yang dihasilkan lebih pucat, cocok untuk suasana dingin, makanan berkuah menjadi nilai tambahnya dan sup adalah andalannya…

3. Menumis

Memasak dengan sedikit minyak ini, mempertahankan zat gizi dari segi vitamin dan mineral lebih baik untuk sayur. Lauk yang dimasak dengan cara ini pun lebih baik tampilannya. Pengkayaan rasa dari bumbu dasar diperlukan dalam pengolahan ini.

4. Dibakar

Membakar lauk, menghasilkan aroma khas yang meningkatkan selera makan, cocok ketika nafsu makan menurun akibat kelelahan… Sebaiknya dipergunakan sesekali saja.. Efek aromatik dari pembakaran ternyata bisa menjadi bahan karsinogen, pemicu kanker jika berlebih ambang batasnya.

5. One Dish Meal

Menggabungkan komponen karbohidrat, lauk dan sayur menjadi 1 hidangan adalah pilihan yang cocok ketika waktu memasak terbatas. Nasi goreng adalah salah satu hasilnya…

Makanan yang tersedia, apapun ketika lapar mendera, akan menjadi makanan terbaik, terlezat..

Dengan menyiasati komponen makanan, akan membantu kita dalam menjaga kebugaran tubuh dan badan agar tetap fit ketika beraktivitas.

5 cara mengolah makanan saat camping

Tips ketika beraktivitas outdoor seperti camping :

Susu adalah suplemen tambahan. Tidak hanya berfungsi sebagai sumber protein, juga mengatur keseimbangan ketika terjadi keracunan. Suplemen yang perlu dibawa adalah vitamin C dengan takaran 50-100 mg/hari, vitamin B1 untuk menjaga metabolisme tubuh tetap terjaga dan adaptasi maksimal.

Semoga bermanfaat…

@nurlienda

#‎ODOPfor99days‬

#day78

Solusi Atasi Masalah Gizi Anak

Bismillah
Indonesia masih mengalami permasalahan beban ganda gizi di semua kelompok umur. Beban ganda ini maksudnya adalah di satu sisi masih banyak yang mengalami masalah kekurangan gizi dan di sisi lain terdapat pula yang kelebihan gizi sehingga mengalami masalah kegemukan…

Rantai masalah gizi bermula dari balita, usia sekolah hingga remaja, mereka mengalami berbagai masalah gizi seperti anemia, kurang gizi dan juga obesitas. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013, sebanyak 19,6% anak balita masih mengalami kekurangan gizi, 37,3% anak balita mengalami pendek (stunting), dan sekitar 20% usia di atas 18 tahun mengalami kegemukan.

solusi-atasi-masalah-gizi-anak-stunting

Faktor-faktor yang menyebabkan masalah gizi ganda di Indonesia:
1. Rendahnya pengetahuan terkait gizi dan kesehatan
2. Kurangnya konsumsi vitamin dan mineral yang bersumber dari sayur dan buah-buahan
Hasil Riskesdas 2010 memperlihatkan 93,5% penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun kurang mengonsumsi buah dan sayur. Artinya, hanya 6,5% penduduk yang cukup mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu, Laporan Survei Diet Total (SDT) 2015 menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia hanya mencapai 57,1 gram dan 33,5 gram per orang dalam satu hari.
3. Keamanan pangan terutama pangan jajanan anak sekolah.

Pentingkah mengatasi masalah gizi anak ?
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan 50% kematian bayi disebabkan masalah gizi. Jadi jangan anggap sepele ya…

Lalu, Bagaimana Solusi Atasi Masalah Gizi Anak ? 
1. Konsumsi sayur, buah, dan pangan hewani yang berkualitas;

2. Sanitasi lingkungan yang memadai;

3. Pola hidup sehat yang dijalankan oleh seluruh anggota keluarga;

4. Aktivitas fisik yang rutin dan mencukupi kebutuhan harian;

5. Pantau berat badan setiap bulan.

@nurlienda

#ODOPfor99days
#day59

3 Tips Gizi Pranikah untuk Pria

Bismillah…

Setiap pasangan yang telah menikah tentunya ingin memiliki keturunan. Putra-putri yang sehat, cerdas sholeh dan sholehah menjadi idaman semua keluarga… Menyiapkan segala keperluan baik dari segi fisik termasuk gizi, mental dan berdoa kepada Sang Pencipta adalah cara yang ampuh… Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai 7 Tips Gizi Pranikah untuk Wanita, maka kesempatan kali ini tentang persiapan gizi pranikah untuk pria.

Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa ada 3 penyebab infertilitas pada pria yakni gangguan spermatogenesis (pembentukan sperma), kegemukan dan asupan makanan/minuman (diet).

Lalu, apa tips gizi pranikah untuk pria?

A. Jalankan Gaya Hidup Sehat

Bagi Anda yang perokok, tolong secara bertahap berhentilah merokok ! Jika Anda sering mengonsumsi alkohol, berhentilah… Batasi mengonsumsi minuman yang mengandung kafein hingga < 800 mg/hari setara 2 gelas. Perbanyak konsumsi minuman air mineral yang bersih dan aman. Biasakan melakukan aktivitas fisik seperti bersepeda, jogging, atau olahraga lainnya minimal 5 jam per minggu secara rutin.

B. Jaga dan Pertahankan Berat Badan Ideal

Bagi yang sedang menyiapkan diri, ceklah status gizi Anda melalui berat badannya… Apakah Anda tergolong kurus, gemuk atau normal dan ideal ? Kegemukan cenderung menurunkan kesuburan (fertilitas) pada pria maupun wanita… Hal ini dikarenakan berat badan berpengaruh terhadap pergantian kadar hormon reproduksi loh…

3. Konsumsilah makanan yang bergizi seimbang dan beragam

Asupan makanan yang berkualitas dan memadai akan membentuk komposisi sperma dengan struktur yang baik. Ada beberapa zat gizi yang baik untuk dikonsumsi mempelai pria karena khasiatnya yang bisa meningkatkan jumlah dan pergerakan sperma. Selain itu, diet yang baik melancarkan sirkulasi darah, memperbaiki keinginan seks dan ejakulasi.

Berikut 14 Vitamin dan Mineral Peningkat Kesuburan untuk Calon Manten Pria :
1. Kalsium, untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang masa hidup sperma. Didapat dari susu (pilih yang rendah lemak), yogurt, keju, brokoli, bayam, ikan salmon, biji bunga matahari, kacang almond, dan wijen.
2. Kromium, jenis mineral yang tidak diproduksi oleh tubuh. Kromium penting untuk mengatur gula darah dan hormon insulin. Sumber kromium terdapat dalam bawang merah mentah, tomat, madu, kerang dan hati.
3. Ko-Enzim Q10, berguna untuk menghasilkan energi dan meningkatkan jumlah pergerakan sperma. Sumber ko-enzim ini bisa didapat dari daging sapi, ikan makarel, sardin, ayam, kacang tanah dan minyak nabati.
4. Asam lemak esensial, penting untuk mengatur kadar hormon tubuh. Penelitian menyebutkan bahwa ekor sperma mengandung omega-3, terutama DHA. Asam lemak esensial bisa didapat dari minyak biji matahari dan ikan laut dalam seperti salmon, makarel dan sarden.
5. Asam folat, termasuk dalam golongan vitamin B yang larut dalam air. Asam folat merupakan salah satu elemen dalam pembentukkan DNA. Efek kekurangan folat pada pria adalah berkurangnya kualitas dan jumlah sperma. Folat akan “bekerja” efektif bila dikombinasikan dengan zat besi. Kekurangan zat besi akan menurunkan volume sperma dan jumlah kadar hormon testoteron. Folat didapat dari bulir gandum atau beras, bayam, hati, telur dan serealia yang difortifikasi.
6. L-Arginin, merupakan asam amino yang ada dalam kepala sperma. Penting untuk pembentukan sperma, menambah jumlah dan kualitas sperma, juga memperbaiki keinginan untuk berhubungan seks dan ejakulasi. Sumber L-arginin adalah ayam, daging sapi.
7. L-karnitin, berperan menjaga fungsi normal sperma dan membuat gerak sperma lebih cepat. Kandungan L-karnitin tinggi pada daging domba, kambing, sapi, kelinci, ayam dan susu sapi.
8. Niasin, dikenal sebagai salah satu grup vitamin B. Niasin dibutuhkan untuk menghasilkan energi dan melancarkan sirkulasi darah. Sirkulasi darah yang lancar membuat kegiatan ereksi penis berlangsung lama. Sumber makanannya antara lain hati, kacang tanah, ayam, ikan tuna, salmon dan selai kacang.
9. Selenium, merupakan jenis antioksidan untuk melindungi sperma dari kerusakan dan memaksimalkan pembentukan sperma. Calon ayah dengan jumlah sperma rendah ternyata memiliki kadar selenium rendah. Selenium didapatkan dari ikan tuna, ikan gindara, daging sapi, telur dan nasi.
10. Vitamin B12, bermanfaat mempertahankan kesuburan karena mampu memperbaiki jumlah dan pergerakan sperma. Bisa didapat dari daging sapi, produk susu, telur dan ragi.
11. Vitamin C, menurunkan risiko terjadinya kerusakan sperma, mencegah penggumpalan sperma sehingga lebih mudah bergerak. Dapatkan dari serealia, apel, anggur, jeruk, stroberi, asparagus, kol merah, merica, kentang dan kacang polong.
12. Vitamin D, membantu penyerapan kalsium dari makanan yang dikonsumsi dan membantu memperbaiki kesuburan. Sumber vitamin D adalah susu rendah lemak, ikan salmon, makarel, tuna, sarden, telur dan serealia.
13. Vitamin E, mampu memperbaiki fungsi kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon pertumbuhan dan perkembangan sperma, juga memengaruhi aktivitas sperma. Vitamin E lebih efektif bila dikombinasikan dengan antioksidan seperti vitamin C. Sumber vitamin E terdapat dalam gandum yang masih tertutup kulit ari, kacang almond dan minyak biji matahari.
14. Zink, menjaga kesehatan organ reproduksi terutama kelenjar prostat. Zink diperlukan untuk menyusun lapisan luar ekor sperma. Sumber zink pda bahan makanan dalah biji labu kuning, kacang-kacangan, polong-polongan, kerang, daging sapi/ayam tanpa lemak yang dicincang.

Jika ketiga tips ini dilakukan, semoga kian bugar dan fit jelang pernikahan dan pasca momen pernikahannya ya… Semoga bermanfaat.

Bagaimana denganmu, persiapan apa yang dilakukan jelang pernikahan ?

#ODOPfor99days #day71

@nurlienda

Referensi :

dr. Saptawati Bardosono dalam Seminar Premarital Nutrition FKM UI dan Buku Panduan Cara Cepat Hamil oleh Dr. Rosdiana Romli SpOG

Kegemukan dan 7 Cara Diet Sehat & Cepat Berhasil

Bismillah…

Gemuk merupakan salah satu bentuk tubuh yang kini banyak dimiliki oleh masyarakat kita. Mengapa orang bisa menjadi gemuk ? Barangkali itu yang ada dibenak sahabat… Faktanya, setiap makhluk hidup memerlukan energi. Energi ini diperlukan untuk beraktivitas, mirip halnya dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada kendaraan bermotor.

Energi bagi manusia berasal dari sumber energi, seperti karbohidrat kompleks (beras, jagung, terigu, umbi-umbian, pati, hasil olahan pati) dan karbohidrat sederhana (gula pasir, gula merah, gula batu, gula-gula, sirop, makanan/minuman yang diolah menggunakan gula). Selain sumber karbohidrat, makanan pembentuk energi adalah makanan berlemak, berminyak, bersantan.

Bagaimana kegemukan bisa terjadi ?
Jika kita mengonsumsi makanan sumber energi yang melebihi kebutuhan (aktivitas rendah) maka kelebihan energi akan disimpan sebagai lemak. Lemak tersebut ditimbun di bawah kulit (jaringan adipose) atau sebagai lemak visceral (sekitar jeroan).

Di dalam tubuh, karbohidrat (kompleks dan sederhana) dijadikan GLUKOSA, dialirkan dalam darah sebagai glukosa darah (gula darah) dan digunakan sebagai bahan bakar seperti halnya BBM. Selain dari karbohidrat (gula), glukosa dapat juga dibuat dari lemak atau protein melalui proses GLUKONEOGENESIS.

Mengapa orang gemuk sulit menurunkan berat badan ?

Banyak orang gemuk yang mengatakan: “Makan saya cuma sedikit lho” tapi kok tetap gemuk. Penyebabnya adalah adanya proses daur ulang sumber energi. Ketika asupan sumber energi yang sangat rendah berpotensi mengganggu kesehatan loh…

Konsep bahwa jika INPUT (asupan sumber energi) lebih rendah dibandingkan dengan output (kebutuhan energi) pada aktivitas yang ringan (biasa-biasa saja) tidak akan membantu membongkar cadangan(lemak) sehingga DIET RENDAH ENERGI yang dimaksudkan untuk menurunkan berat badan sering gagal atau paling tidak pengaruhnya sangat kecil sehingga memerlukan waktu yang sangat panjang.

Kegemukan dan 7 Cara Diet Sehat & Cepat Berhasil

Sumber gambar disini

Lalu, Bagaimana cara diet lebih cepat berhasil dan tetap sehat?
1. Konsumsi makanan pokok (nasi, roti, mie, kentang, bihun dan lain-lain) menjadi ¼ – 1/2 dari biasanya
2. Batasi bahkan hindari konsumsi karbohidrat sederhana (kue basah/kering, teh + gula, kopi + gula, sirup, es krim, gula-gula, dan aneka snack bergula lainnya)
3. Ganti makanan cemilan (snack) dengan buah-buahan
4. Perbanyak konsumsi sayur dan buah dari biasanya
5. Kurangi konsumsi dan penggunaan garam untuk mengurangi penyerapan glukosa oleh usus halus
6. Batasi seminimal mungkin asupan lemak, minyak, santan. Say goodbye to gorengan, keripik dan kerupuk
7. Disiplin olah raga untuk memutus siklus daur ulang melalui intensifikasi proses glikolisis dengan cara meningkatkan dan mengintensifkan aktivitas fisik, misalnya olah raga aerobic (jalan cepat, jogging, berenang, senam aerobic dan sebagainya). Aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu akan dapat membongkar cadangan energi yaitu massa lemak tubuh. Dengan catatan frekuensi dan durasi aktivitas fisiknya teratur ya…. Sehingga massa lemak berkurang dan akan menurunkan berat badan. Bukan menurunkan berat badan lewat massa non-lemak  separti cairan tubuh dan sebagainya yang sering dilakukan ketika mengonsumsi obat pelangsing 🙂

Yuk kendalikan berat badan, sebagai salah satu upaya investasi kesehatan jangka panjang…

Target kita adalah berat badan normal mendekati ideal. Lengkapnya disini

Bagaimana denganmu, apakah sudah menjalankan diet sehat ?

@nurlienda

#ODOPfor99days #day70

Referensi :

Djoko Sutopo, Ahli Gizi Senior

5 Mitos Makanan Peningkat Kesuburan

Bismillah…
Beberapa makanan dan minuman dipercaya dapat meningkatkan libido dan bahkan kesuburan pada seseorang… Sebenarnya seperti apakah mitos dan faktanya itu ? Apakah seperti yang ramai diperbincangkan orang-orang atau malah sebaliknya ? Mari kita simak dalam paparan 5 mitos makanan peningkat kesuburan :

1. Semangka
Mitos: Viagra alami.
Fakta: Hampir 92 persen komponen semangka adalah air. Delapan persennya adalah zat gizi yang mengandung senyawa citrulline. Ketika diserap tubuh citrulline diubah menjadi arginin. Arginin merupakan senyawa yang membuat pembuluh darah pada tubuh menjadi rileks. Efek yang dihasilkannya sama seperti saat seseorang mengkonsumsi viagra untuk meningkatkan libido.

2. Madu
Mitos: Campuran madu di dalam minuman bantu merangsang libido pada pria.
Fakta: Mineral boron yang terkandung bermanfaat meningkatkan kadar darah dalam testosteron dan membantu mencegah impotensi. Tingginya karbohidrat pada madulah yang dianggap bisa menjadi sumber energi untuk aktivitas seksual.

3. Stroberi
Mitos : Sering mengonsumsi stroberi membuat libido mudah terangsang.
Fakta : Tidak ditemukan zat yang meningkatkan libido. Kalium dan vitamin Cnyalah yang dapat meningkatkan kesuburan pria.

4. Telur Ayam Mentah
Mitos: Telur ayam mentah bisa meningkatkan gairah.
Fakta: Telur ayam mengandung vitamin B5 dan B6 yang bantu menyeimbangkan hormon yang penting untuk kesehatan organ vital tapi tidak untuk libido. Vitamin B6 dapat membantu mengurangi stress. Hal ini yang mungkin sering dikaitkan dengan peningkatan gairah…

5. Tiram
Mitos : Tiram bisa meningkatkan gairah seksual pada pria.
Fakta : Kandungan protein dan zink (Zn)nya dapat meningkatkan produksi hormon testosteron tetapi tidak langsung merangsang libido loh…

Hm, ternyata seperti itu kondisinya… Semoga keberadaan artikel ini dapat membantu sahabat memahami mitos dan fakta seputar makanan peningkat kesuburan…

5 Mitos Makanan Peningkat Kesuburan

  Sumber Gambar disini

Bagaimana denganmu, Makanan apa yang dapat meningkatkan gairah ?

@nurlienda

#ODOPfor99days #day64

7 Tips Gizi Pranikah untuk Wanita

Bismillah….
Menikah merupakan salah satu momen yang dinantikan oleh seorang manusia. Baik perempuan maupun laki-laki. Berbagai pernak-pernik dalam menyiapkan hari pernikahan pun disiapkan. Salah satunya adalah pemenuhan kesiapan fisik.

Bukan sekedar ingin tampil sempurna dan fit, ternyata dibutuhkan pula kesiapan gizi untuk calon mempelainya… Bagi yang sedang menyiapkan diri, silahkan dibaca dan dikaji… Tujuh tips gizi pranikah untuk wanita :

1. Penuhi Asupan Vitamin E untuk Perempuan
Vitamin E pada wanita mampu menjaga hormon endokrin yang berhubungan dengan proses pematangan dan proses pembuahan sel telur (embrio). Kekurangan vitamin E pada wanita dapat mengakibatkan menurunnya kesuburan loh…  Dalam sebuah penelitian dijelaskan bahwa pematangan sel telur dapat terhambat akibat adanya stress oksidatif pada perempuan yang disebabkan oleh berbagai faktor penyebab seperti pencemaran lingkungan, makanan yang buruk, dan lain-lain. Hal ini menyebabkan pematangan sel telur akan terhambat karena stress oksidatif, pada akhirnya wanita mudah keguguran saat atau sebelum proses pembuahan berlangsung Oleh karenanya para calon mempelai wanita hendaknya memperhatikan kembali asupan vitamin Enya….

Salah satu sumber vitamin E yang populer adalah kecambah (tauge). Menurut beberapa penelitian, kecambah yang berasal dari biji kacang hijau (tauge) memiliki kandungan vitamin E yang lebih banyak dibandingkan dengan kandungan vitamin yang ada pada kacang hijau. Bahan pangan seperti minyak nabati (minyak kelapa sawit, minyak kelapa, minyak bunga matahari) kacang-kacangan dan biji-bijian   serta sayuran (asparagus, bayam). Namun, sayuran mengandung vitamin E yang lebih sedikit dibandingkan minyak nabati, kacang-kacangan dan biji-bijian.

2. Hindari Berat Badan tidak Ideal
Bagi yang sedang menyiapkan diri, ceklah status gizi Anda melalui berat badannya… Apakah Anda tergolong kurus, gemuk atau normal dan ideal ? Kegemukan cenderung menurunkan kesuburan (fertilitas) baik wanita maupun pria loh…

3. Jangan Membiasakan Bergadang dan Jalankan Pola Hidup Sehat 

Tubuh fit dan bugar merupakan idaman semua calon manten. Janganlah membiasakan bergadang agar metabolisme & regulasi tubuh dapat berjalan dengan baik. Pola hidup yang sehat akan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik, insya allah…

4. Penuhi Kebutuhan Zat Besi dan Zink 
Zat besi penting untuk pembentukkan haemoglobin. Perempuan disarankan untuk menjaga asupan zat besi agar terhindar dari anaemia. Asupan zink berhubungan dengan ovum yang lebih sehat dan sangat dibutuhkan untuk proses metabolik lainnya. Disarankan mengonsumsi 12 mg/hari. Zat besi dan zink dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi saat kehamilan dan dapat berakibat fatal jika terjadi kekurangan di dalam tubuh. Pangan sumber zat besi terdapat pada bayam, brokoli, daging, ikan dan telur. Bahan makanan sumber zink adalah daging ayam, daging dan produk turunannya (telur, susu, dan keju).

5. Konsumsilah Protein dengan Benar
Saat hamil dan sebelum hamil, seorang calon ibu haruslah tercukupi kebutuhan proteinnya. Ibu hamil memerlukan protein untuk pembentukan sel-sel tubuh janin. Hati-hati, cara pengolahan protein yang tidak tepat dapat merusak kandungannya.. Info lengkapnya disini

6. Konsumsi Makanan Sumber Asam Folat
Asam folat berfungsi untuk membentuk materi genetik di dalam sel tubuh dan juga pembentukan sel darah merah. Pemenuhan konsumsi asam folat mendukung calon mempelai tetap fit dan bugar… Sebagai calon istri dan calon ibu tentunya membutuhkan asam folat dengan jumlah cukup untuk perkembangan otak dan intelejensi calon janin. Dalam keadaan normal, tubuh memerlukan 50 mikrogram asam folat. Jika dalam sehari asam folat yang diserap tubuh kurang dari 50 mikrogram, maka dalam 4 bulan, ia akan terkena defisiensi (kekurangan) asam folat. Kebutuhan asam folat akan meningkat selama kehamilan. Bisa mencapai 800 mikrogram hingga 1 miligram perharinya. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing, bayi dengan berat badan rendah (BBLR), Down’s Syndrome serta keguguran.

Menurut dr. Saptawati Bardosono, suplementasi zat besi dan asam folat yang diberikan selama kehamilan sebenarnya sudah terlambat. “Seharusnya sebelum hamil kadar asam folat dalam tubuh calon ibu sudah cukup, sehingga ketika terjadi pembuahan dan pembelahan sel pada satu bulan pertama janin tidak akan kekurangan. Mengonsumsi bahan makanan sumber asam folat dan zat besi seharusnya dimulai sejak seorang pasangan merencanakan pernikahan.

7. Anggaran Dapur yang Tepat Guna
Bagi yang terbiasa hidup mandiri mungkin ini tidak menjadi masalah. Namun bagi sebagian orang ada baiknya mulai melatih membuat perencanaan anggaran dapur yang tepat guna.. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat siklus menu, mengenal dan menyiapkan aneka bumbu, koleksi resep aneka makanan yang bergizi dan seimbang. Makanan sehat itu tidak harus mahal. Asalkan mengetahui pilihan alternatif pangan sumber-sumber gizi agar berimbang dan beragam. Mau terus belajar dan berkreasi di dapur 🙂

7 Tips Gizi Pranikah untuk Wanita

Bagaimana denganmu, Apa persiapanmu menuju hari istimewa ?

@nurlienda

#ODOPfor99day #day67

Referensi :

Hasil Seminar Premarital Nutrition FKM UI