Film Iqro’, Ngaji baru Kaji

Bismillah
Sebuah kesempatan untuk hadir pada pemutaran Gala Premiere Film Iqro’ di TSM XXI muncul dalam notifikasi grup Blogger Bandung. Kesempatan emas untuk menonton film yang membuat saya penasaran di awal tahun 2017. Yippy, tepat 3 hari stay di Bandung dan saya mendapatkan kesempatan tersebut, alhamdulillah.. Saya dapat silaturahim sambil nonton hehehe…

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah) bagi orang yang berakal”-QS. Ali Imron ayat 190

Sebuah penggalan ayat yang sukses membuat saya merinding dan menjadi intro Film Iqro’, Petualangan Meraih Bintang. Film yang digarap Masjid Salman ITB dan Salman Film Academy ini diperankan oleh berbagai artis kawakan Indonesia.

Film Iqro’ seolah menjadi tonggak baru film anak-anak dan keluarga di awal tahun 2017.

Aqila, seorang anak yang sangat menyukai ilmu sains ini ingin mengamati alam semesta di Observatorium Boscha sebagai tugas sekolahnya. Namun Aqila ini kurang memiliki minat untuk belajar al-quran. Ia pun meminta bantuan kepada kakeknya, Prof Wibowo (diperankan Cok Simbara) yang berprofesi astronom dan tinggal di Pusat Peneropongan Bintang Boscha, untuk menggunakan teropong bintang di Boscha. Sang kakek mengajukan satu syarat : “Aqila harus bisa membaca al-Quran”. Ngaji baru mengkaji ayat-ayat semesta… Itulah yang disampaikan kakek Wibowo kepada Aqila dan Aqila pun menyanggupinya…

Ketika berada di rumah kakeknya, Aqila bertemu dengan Ros. Ros merupakan putri dari pembantu kakeknya. Untuk mengisi waktu liburan, Aqila diajak mengikuti kegiatan di masjid yaitu ngaji bersama Kak Raudhah… Berbagai peristiwa saat ngaji dialami oleh Aqila. Mulai dari dijahili Faudzi, kesulitan mengaji hingga mengikuti festival iqro’. Konflik terjadi bukan hanya pada Aqila, namun pada kakek Wibowo dan keluarga.. Tawa segar tak luput mewarnai film iqro’ ketika Ayah Faudzi (Mike Lulock) dan Nenek Faudzi yang diperankan Meriam Bellina hadir pada beberapa scene.

Film iqro’ ini menghibur, menghanyutkan perasaan dan juga membuat saya beberapa kali menitikan air mata. Dan….. yang terpenting, film iqro’ mengingatkan diri akan pentingnya ngaji sebelum mengkaji… Film ini menambah motivasi untuk mempelajari Al Quran lebih intens lagi..  Lebih merutinkan membaca dan mengkaji maknanya serta kembali menempatkan Al Quran sebagai sumber ilmu yang diberikan olehNya… Pesan untuk senantiasa tawakal hanya kepadaNya pun sukses membuat saya tersedu….

Film iqro’ sebuah film alternatif untuk anak dan keluarga.
Sebuah film keluarga dengan mengkompilasikan sisi hiburan, tuntunan (edukasi) dan juga menginspirasi. Para orang tua hendaknya menonton film ini dan ajaklah pula putra-putrinya. Banyak hal yang dapat didiskusikan selain akan semakin mempererat hubungan keluarga, juga membuat kita berpikir kembali ke manakah arah parenting kita sebenarnya?

Saya sarankan untuk para pelajar dan pembelajar beserta para guru untuk menonton film ini. Film Iqro’ dapat mengingatkan bahwa Al Quran dan Sains itu tidak dapat dipisahkan. Kata kunci belajar adalah Bacalah. Membaca sebenarnya bukan hanya pada literatur dalam buku-buku, namun juga pada alam semesta.
Ngaji Al Quran, hakikatnya adalah mengkaji diri sendiri dan alam semesta secara beriringan tak terpisahkan.

Jika ditanya, maukah nonton Film Iqro’ lagi ?
Saya pasti akan jawab MAU… Sekalian ajak ponakan-ponakan.. Apalagi yang masuk pada usia pengayaan profesi, Film Iqro’ ini menggambarkan kehidupan astronom di Indonesia… Biar gak penasaran, ini trailer Film IQRO’nya

Film Iqro’ ini insya allah akan tayang serentak pada tanggal 26 Januari 2017 di Bioskop-bioskop terdekat, tepat pada saat saya milad #eh.. Jadi tunggu apalagi, silahkan ajak putra-putri, pasangan dan ponakan-ponakan untuk menontonnya…

film iqro' ngaji baru kaji

@nurlienda